Dunia Lain

Dunia Lain
Masa Lalu - Episode 10


__ADS_3

Keesokan harinya, saat mereka semua sudah bangun. Mereka semua di minta untuk pergi kerja ruang tamu.


" Ehh nek di mana Andre? " Ujar Sinta.


" Dia masih tidur jadi dia sepertinya akan bangun sore ini atau tidak besok " Asih pun langsung membawa sebuah buku yang sangat tebal.


" Buku apa itu nek? tebal sekali " Sepertinya Adith sangat penasaran dengan isi buku itu.


" Ini adalah buku yang berisi sejarah gunung ini, dan beberapa ramalan yang tertulis di pintu masuk dunia ini yang saya catat di buku ini. "


" Ramalan yang tertulis di pintu masuk dunia ini? Apakah yang di maksud itu adalah lukisan lukisan itu? "Ujar sinta dalam hatinya.


Tok.. Tok.. Tok...


" Masuk saja tidak apa apa "Ujar Asih, sebelum cerita di mulai ada yang mengetuk pintu ternyata itu hanya siluman pohon dan siluman rubah yang pulang setelah memetik buah di hutan.


" Halo semuanya, lihat apa yang kamu bawa " Ujar siluman rubah.


" Waahhh ada buah " Ujar sinta.


Kemudian Siluman rubah dan siluman pohon masuk ke gubuk dan membagikan buah ke semua orang, setelah semuanya mendapatkan buah Asih pun lanjut bercerita.


" Semua di awali dari sebuah desa, nama desa itu adalah desa cimanki. Di desa itu Terdapat sebuah Hutan yang lebat yang konon berisi semua makhluk makhluk halus di sana, Penduduk di sana awalnya memiliki kehidupan yang baik baik saja. Tapi sejak seseorang dari sebuah kota datang ke desa tersebut dan menawarkan akan membangun sebuah taman bermain di desa itu, semua orang di desa itu menyetujui hal itu, kecuali seorang anak kecil bernama Endra yang tidak menyetujui itu karena ia sudah memiliki kenangan baik di sana dan ia juga memiliki peliharaan seekor rubah yang ia selamatkan di hutan. Meski rubah itu munking akan memangsanya suatu hari nanti, tapi ia tetap mencintai rubah itu seperti Adiknya sendiri. Setiap malam hari ia selalu pergi ke hutan untuk menjenguk teman rubahnya di sebuah pohon yang ia jaga dan rawat agar bisa memberikan buahnya ke penduduk desa yang kekurangan. Tapi ia terus membuat kegaduhan di desanya agar pekerja itu pergi, sampai sampai merusak kendaraan mereka, karena sudah muak pekerja itu langsung mencoba membunuhnya agar ia bisa mendapatkan uang dari hasil taman bermain. Keesokan harinya ia mengejar anak itu sampai di sebuah hutan yang lebat, karena melihat temannya dalam bahaya. Rubah peliharaan nya menggigit kaki pekerja itu, tapi sayangnya pekerja itu tidak bisa di hentikan. Pekerja itu langsung menendang rubah itu dan langsung ingin menembaknya tapi.. "


" Tapi apa nek? Kenapa kamu menangis? " Asih langsung menghentikan ceritanya dan meneteskan air matanya.

__ADS_1


" Tapi sayang nya yang ditembak pekerja itu adalah anak itu yang sedang melindungi teman rubah nya, melihat hal itu membuat rubah itu marah dan seketika rubah itu menjadi sangat besar dan memunculkan ke 9 ekornya dan mengejar pekerja itu. Ternyata rubah yang anak itu pelihara adalah seekor siluman kecil, selain rubah itu yang marah semua siluman dan hantu di hutan itu menjadi marah dan keluar dari persembunyian nya dan menyerang penduduk desa dan para pekerja yang lain yang ada di sana. Karena Melihat kegaduhan antara dunia manusia dan dunia gaib membuat Sri Amih dan Sri Warni menjadi terpaksa menghentikan pertarungan yang terjadi, kemudain muncul lah gunung di desa itu. Kemudian Sri warni di tugaskan untuk membawa semua makhluk itu gunung dan mengurung mereka di situ agar tidak membuat kegaduhan dan gunung itu di namankan Gunung Singawari "


" Gunung singawari? Artinya apakah anak itu di kuburan di sini? " Ujar Sinta


" Sayang nya tidak " Tiba tiba siluman rubah menjawab, sontak hal itu membuat semua orang terkejut karena siluman rubah mengatakan bahwa ia baru pertama kali mendengar cerita itu.


" 3 Tahun kemudian setelah kejadian itu, Sri warni menjadi merasa di kurung di gunung karena ia sudah lama di sana untuk berjaga jaga jika ada yang membuat onar, karena sudah merasa marah dan mengira Sri Amin telah membodohinya hal itu membuat Sriwarni membuka pintu gerbang antar dunia itu dan membiarkan semua makhluk keluar dari sana dan karena Sri warni telah membuat sebuah kerusuhan maka dengan terpaksa Sri amin mengurungnya di puncak gunung dan mengurung semua makhluk itu kembali di gunung ini "


Tiba tiba Siluman rubah dan siluman pohon langsung menangis setelah mendengar cerita itu. Terutama di bagian saat anak itu tertembak, entah apa yang terjadi tapi hal itu membuat mereka menjadi sedih dan kemudian keluar. Sementara itu setelah ceritanya selesai Andre langsung keluar dari kamar hal itu pun membuat semua orang menjadi lega.


" Andre!!! " kemudian dinas langsung memeluk Andre di ikuti oleh teman temannya.


" Ehhh Kakak k-kamu " kemudian Andre pun menangis karena akhirnya bisa menemui kakaknya lagi.


" Iya Andre ini aku Dinas kakakmu "


" Nenek? Kamu juga di sini? Akhirnya kita semua bisa bertemu lagi "


ARGHHHHHHHH!!!!!


Tapi kesenangan itu sepertinya tidak bertahan lama karena terdengar suara Siluman Hutan yang berteriak. Kemudian semua orang pun keluar dari gubuk itu.


" Siluman hutan Ada apa? "


" Dia sudah memulai tahan pertamanya "

__ADS_1


" Warni ternyata kamu telah memulainya " Ujar Asih.


" Warni? Maksud nenek Sri Warni di cerita itu? Yang telah melakukan kegaduhan itu? " Ujar keiya.


" Iya, ketika gerhana terjadi.. "


" Maka 5 dosa menjadi taruhannya "Kemudian keiya langsung melanjutkan perkataan Asih.


" Jadi kamu sudah tau ya? "


" Iya "


" Tunggu sebenarnya apa yang terjadi di sini? " Andre pun bingung karena tiba tiba semua orang menjadi serius.


" Aku dan siluman rubah akan menceritakan nya, kalian masuk saja ke dalam " Ujar siluman pohon.


" Baik, Anak anak ikut saya ke saya ke dalam kita harus segera bersiap siap, karena Warni akan melakukan hal yang buruk kita harus menghentikan nya "


Kemudian Asih dan lainnya masuk ke dalam gubuk dan bersiap siap, asih memberikan mereka semua masing masing 1 buah pusaka yang ia miliki. Kemudian siluman pohon dan siluman rubah menceritakan ulang semua kejadian yang terjadi saat ia sedang tertidur karena terluka.


" Jadi seperti itu ceritanya " Ujar siluman pohon.


" Kalau begitu kita harus segera bersiap siap. jika tidak maka kita semua akan dalam bahaya " Ujar Andre.


Kemudian Andre masuk dan bersiap siap untuk ikut neneknya, meski ia belum mengetahui banyak hal. Tapi ia merasa bahwa ia harus ikut ke sana, selain itu siluman pohon, siluman rubah, dan penunggu sungai juga bersiap siap.

__ADS_1


Dan perjalanan mereka yang sebenarnya pun di mulai.


To Be Contiune>>>


__ADS_2