Dunia Lain

Dunia Lain
Siluman Rubah Dan Rakun - Episode 18


__ADS_3

Di lorong itu seperti biasa hanya terlihat gambar lukisan yang menceritakan kejadian 8 tahun lalu, memang semua gambar itu sudah tua tapi setiap gambar itu terlihat familiar bagi Andre. Di tengah perjalanan mereka menemukan 2 buah tangga yang terbuat dari batu dan kelihatan sudah di penuhi tanaman merambat dan banyak retakannya.


" Menurut kalian kita harus ke mana? " Tanya Dimas.


" Bagaimana jika kita ke atas dulu, setauku ada sesuatu di sana " Ujar Bagas.


Akhirnya mereka semua sepakat agar ke atas terlebih dahulu, saat Adith melegakan kakinya di anak tangga ke lima. Tiba tiba tangga itu roboh dan membuat Adith jatuh ke tangga lantai bawah.


" Adith !!! kamu baik baik saja? " Tanya Andre.


" Iya, aku baik baik saja. Hanya sedikit luka di tangan " Adith pun langsung bangkit dengan bantuan teman temannya.


Kemudian Sinta dan Kriya mengambil obor di dekat tangga agar bisa memerangi jalan di depan mereka yang gelap.


" Ngomong ngomong apa yang ingin farwani lakukan saat gerhana matahari? " Tanya Sinta yang sedang memegang obor.


" Saya tidak tau, tapi menuruti dia akan menggunakan permata milik Sangkarawang untuk menyerap energi yang di hasilkan dari gerhana dengan menumbalkan 5 dosa dan beberapa siluman tertentu " Ujar Siluman rubah.


" Tapi mengapa dia melakukan ini semua? Bukankah dia dan Nek Asih itu teman? "


" Dulu nya iya, tapi sekarang tidak "


" Apa maksudnya? " Tanya Sinta kepada siluman rubah lagi.


" 8 Tahun lalu memang terjadi amukan dari beberapa siluman hutan karena beberapa manusia yang mengganggu mereka. Kemudian Asih dan Farwani mengubah Hutan itu menjadi gunung dan mengurung semua siluman dan makhluk ghaib lainnya ke gunung itu dan Asih meminta Farwani untuk berjaga di sana agar tidak ada Siluman atau makhluk gaib lainnya yang keluar dan mengganggu manusia, tapi sayangnya karena terlalu lama di gunung Farwani menjadi berprasangka buruk mengenai Asih dan berpikir jika Asih hanya ingin membuat dirinya di kurung di sana dengan alasan menjaga gunung agar Asih bisa bersenang senang di dunia manusia " Saat sudah selesai bercerita tiba tiba muncul suara langkah kaki dari belakang mereka.


" Siapa di sana? Apakah ada orang? " Siluman pohon pun mulai meningkatkan tingkat kewaspadaannya dan mulai memperhatikan sekitar.

__ADS_1


" Tenang saja ini hanya aku " Tiba tiba muncul siluman rakun yang berjalan perlahan ke arah mereka.


" Apa mau mu!! Kenapa kamu datang kasini " Ujar Adith yang bersiap siap menggunakan senjatanya.


" Tenang Aku ke sini tidak bermaksud untuk menyerang kalian, aku datang ke sini untuk mengatakan bahwa aku akan ikut kalian " Semua langsung terkejut dengan perkataan siluman rakun.


" Apa maksudmu ikut bersama kami? Bukankah kamu menuruti perkataan Farwani? "


" Itu tadi kan? Sekarang aku hanya ingin membebaskan kelompok ku, Farwani awalnya akan berjanji jika aku mengalahkan kalian dia akan melepaskan kawanan ku tapi dia mengingkari janjinya "


" Apakah kami bisa mempercayai mu? Saya tau jika kalian para rakun suka berbohong " Ujar siluman rubah.


" Anggap saja saya sudah tidak mempedulikan apa yang kan terjadi jika saya berkhianat pada farwani " Ujar siluman rakun.


" Sudah siluman rubah sepertinya kita harus memberikannya kesempatan ke 2, saya tau kalian berdua memang tidak akur satu sama lain. Tapi tolong kali ini terima lah dia " Ujar siluman pohon.


" Baik lah, tapi jika dia berbohong aku akan memenggal kepala nya "


Dengan Setengah percaya, Siluman Rubah pun menerima siluman rakun meski ia tidak memulainya tapi ini semua demi mengalahkan Farwani. Kemudian setelah mereka berjalan tidak terlalu lama mereka melihat sebuah cahaya saat mereka mendekati cahaya itu mereka sangat terkejut karena yang mereka lihat adalah mereka sedang berada di perut gunung berapi.


" Tunggu bukannya Gunung singawari adalah Gunung Mati? " Ujar keiya.


" Iya tapi ini kan bukan di dunia manusia. Jadi tidak heran jika di sini Gunung nya aktif, tapi jika gunung di sini aktif maka erupsi nya akan membuat penghalang di sini hancur dan membuat semua makhluk di sini akan bebas berkeliaran " Ujar Dimas.


" Tapi bukannya Roh gunung ini akan selalu menjaga agar gunung ini tidak aktif? " Ujar penunggu sungai.


" Aku rasa roh gunung ini sudah di kuasai oleh farwani " Ujar siluman rakun.

__ADS_1


saat mereka melihat ke bagian atas gunung mereka melihat bulan sudah di samping matahari yang menandakan Gerhana sebentar lagi akan terjadi, di saat itu pula mereka baru saja menyadari sesuatu bahwa di sana sudah ada 5 permata yang di letakan di sebuah mangkuk yang terbuat dari batu dan di sana juga ada pusaka milik fatwani yang berupa sebuah seluring yang terbuat dari lahar gunung yang di diinginkan dan di bentuk seluring.


" Ohhh jadi kalian sudah tiba? Mari ku sambut kalian dengan sebuah pertunjukan dari beberapa siluman ular ini " Tiba tiba Farwani datang ke arah mereka dan ia membawa 3 ekor siluman ular.


Mereka pun akhirnya harus melawan siluman ular yang lincah itu dan di tambah di sekitar mereka yang berisi lahar panas membuat mereka semakin terpojok.


" Chiiihhh sial kita terpojok, siluman rakun apakah kamu dan siluman rubah bisa membuat ilusi agar semua ular ini pergi dari sini? " Tanya Dimas.


" Apa? Bekerja sama dengan rubah tidak munking " Siluman rakun pun tidak menyetujui hal itu karena sejak dulu kedua siluman ini memang tidak pernah bisa akur satu sama lain.


" Lagi pula siapa yang mau bekerja sama dengan mu? " Siluman rubah pun langsung melompat dan mulai menyerang siluman ular itu.


" Siluman rubah hati hati jangan membunuh mereka, sepertinya mereka sedang di hipnotis atau munking mereka tekah di kendalikan farwani seperti siluman laba laba!! "


" Siluman laba laba? maksudmu?... "


" Iya penunggu sungai!!! monster yang kalian hadapi di labirin tambang dan di bawah tadi adalah siluman laba laba yang telah di kuasai oleh Farwani dan di berikan kekuatan gelap " Ujar siluman rubah yang sedang melawan beberapa siluman ular.


Kemudian di tengah pertarungan yang sangat berbahaya itu, bagas langsung pergi dan meninggalkan mereka di sana.


" Bagassss!!!! Kembali kami membutuhkan kamu, hanya kamu yang tau di mana letak farwani berada!!! "


" Sudah siluman pohon biarkan saja, kita harus melawan siluman ular ini dulu " Ujar Dimas.


Kemudian mereka akhirnya harus melawan siluman ular itu tanpa melukai semua siluman itu tampa bagas.


" Siluman Rubah kamu harus harus bekerja sama dengan Rakun agar kita bisa segera menghentikan Farwani, aku tau kalian memang tidak akur tapi tolong kali ini saja kalian harus bekerja sama "

__ADS_1


Apakah kedua siluman itu akan bekerja sama? Dan mengapa bagas meninggalkan mereka begitu saja? Apakah dia berkhianat?


To Be Contiune>>>


__ADS_2