
Keesokan harinya ia dan teman temannya pergi ke taman bersama sama dan tak lupa juga ia membawa buku dan langsung ke taman bersama teman temannya. Kemudian akhirnya mereka memutuskan untuk duduk di ayunan taman itu.
" Baiklah andre, coba kamu tunjukan di halaman berapa yang memiliki kaitan dengan kejadian murid yang hilang "
" Pertama di halaman 23 Ada Teru si boneka, yang mencari murid yang terjebak di dalam hujan dan murid tersebut sedang berada di luar bangunan. Aku rasa 2 hari yang hujannya juga aneh di mana meski sudah lama tapi air di sungai tidak meluap sama sekali dan sejak hari itu muncul berita murid yang hilang "
" Tapi, bukankah rata rata murid di temukan di perpustakaan? " Ujar Sinta.
" Aku rasa ini ada kaitan dengan beberapa mitos sekolah ini "Ujar Andre.
" Jadi maksudmu ini bukan hanya 1 mitos yang berilah tapi semua mitos sekolah di kota ini? " Ujar Adith.
" Iya benar sekali, kemudian halaman 65 Ada Siska si rambut panjang. Mitos ini berasal dari sekolah kita, di katakan setiap malam akan ada suara orang yang merayap di atap setiap kelas untuk mencari sesuatu yang berharga baginya "
" Siska? Tunggu bukan kah dia sudah..... " Mendengar nama siska membuat sinta terkejut seakan akan ia mengetahui sesuatu mengenai Siska si rambut panjang.
" Kenapa Sinta? Ada yang salah? " Tanya Andre.
" Ehhh tidak ada, hanya tadi ada seekor lalat " Ujar sinta sambil mengaruk kepalanya.
" Baiklah akan saya lanjutkan, kemudian di halaman 85 Ada Geisha si murid pembersih. Setiap murid yang datang paling pertama di sekolah akan selalu suara seseorang menyapu dan ketika murid itu keluar dari kelas dan melihat keluar lapangan dari lantai 2 maka ia akan melihat murid perempuan yang sedang menyapu, di sini di katakan geisha tidak akan menyerang kecuali ada yang mengotori tempat yang sudah ia sapu "
" Jadi apa hubungannya dengan kejadian murid yang hilang? " Tanya Keiya.
" Entahlah tapi, geisha akan melegakan mayat orang yang mengotori sekolah di sebuah tong sampah. Sebelum saya ke sini saya melihat koran pagi ini dan berlukiskan bahwa sekolah simanjung dekat rumah Kurniawan di temukan beberapa mayat murid di sebuah tong sampah, tapi anehnya murid itu sudah hilang 3 hari lalu dan batu di temukan hari ini "
" Entahlah tapi ini ada hubungannya dengan mino " Tiba tiba Kurniawan muncul di belakang mereka dan membuat Andre terkejut.
" K.. Kurniawan sejak kapan kamu ada di sini? " Tanya Andre yang terkejut.
" Sejak tadi, ngomong ngomong kenapa 2 hari lalu saat kita di perpustakaan dekat sekolah. Kamu kenapa berbicara sendiri di depan perpustakaan? "
" Jadi dia mengetahui nya " Ujar Andre dalam hatinya dengan menggunakan wajah malu.
__ADS_1
" Ehh lupakan saja, tapi kalian coba lihat data yang aku buat ini " Kemudian Kurniawan mengirimkan sebuah file ke mereka semua.
" File apa ini? " Tanya Adith.
" Kalian lihat saja " Ujar Kurniawan yang kemudian duduk di ayunan itu juga.
Kemudian mereka semua membaca file yang di kirimkan Kurniawan ke mereka, dan ternyata isi film itu bukan hanya file biasa.
" Tunggu bukannya ini.... "
" Iya kamu benar Adith, ini data setiap murid yang masih menghilang dan di temukan dalam keadaan yang mengenaskan di kota ini dan asal kalian tau setiap murid itu menghilang di hari ke 5 ujian mereka dan di temukan di hari terakhir ujian "
" Tunggu kenapa setiap murid yang hilang itu Anak anak beprestasi? "
" Iya dan kita besok akan ujian dan murid beprestasi di setiap mata pelajaran kemungkinan akan menghilang "
" Tunggu artinya... " Andre langsung terkejut dan langsung menjatuhkan bukunya dan secara kebetulan buku itu membuka halaman 95 yang menunjukan mino si murid ujian.
" Tunggu kenapa? kenapa harus kalian bertiga? " Ujar Sinta.
" Kamu lupa? Andre unggul dalam bahasa inggris, Adith unggul di Matematika dan Kurniawan unggul dalam IPA. Setauku Bagas unggul dalam olahraga dan sisanya saya tidak tau kemungkinan akan ada sekitar 12 murid dari kelas kita yang akan menghilang " Ujar Keiya
" Tidak, bagas tidak akan ikut menghilang " Ujar Kurniawan
" Lho kenapa? " Tanya Keiya.
" Murid yang hilang rata rata berdasarkan mata pelajaran yang di ujiankan, sedangkan sekolah kita tidak membuat ujian tulisan mengenai olahraga "
Tiba tiba semuanya terdiam untuk sementara waktu, terutama Andre dan Asih yang merasa khawatir karena akan mendapatkan masalah baru. Meskipun sudah pernah terlibat dalam kejadian gunung singawari, mereka masih tidak menyangka bahwa masalah baru akan menimpa mereka
" Apakah kita akan selamat? Saya tau kita selamat dari masalah yang sangat mengerikan di gunung singawari, tapi masalah ini sedikit berbeda karena ini sudah menimpa kota semangka " Ujar andre dalam hatinya.
Setelah beberapa saat terdiam, akhirnya suasana kembali menjadi yang awalnya serius menjadi sedikit santai, Tapi tiba tiba mereka menyadari sesuatu aneh, ternyata ada salah satu dari mereka yang hilang atau tidak datang pada saat itu.
__ADS_1
" Tunggu bagas di mana? " Ujar Adith yang baru menyadari bagas tidak ada di sana.
Kemudian karena khawatir Keiya pun menelepon bagas untuk berjaga jaga.
" Halo, Bagas kamu kok gak datang? "
" Shhhhh.... Semua diam dulu " Ujar Sinta.
" Ehh maaf hari ini saya akan ke klinik mata, saya sudah janji akan pemeriksaan hari ini. Soalnya belakangan ini pandangan ku mulai kabur "
" Ehhh baiklah " Kemudian Sinta pun menutup teleponnya.
" Bagaimana? Bagas gak kenapa-napa kan? " Tanya Adith.
" Tenang dia hanya akan pemeriksaan mata, katanya sih mulai rabun " Ujar Keiya.
" Ohh baiklah "
Kemudian mereka pun masing masing pulang, memang kali ini tidak ada hal yang menarik, Hanya membahas mengenai kejadian yang aneh sedang menimpa beberapa murid, tapi tiba tiba Hujan turun di lebat dan mereka pun memutuskan untuk berteduh di pohon.
" Yaaaahh, pas mau pulang goni malah hujan " Kesal Sinta.
Setelah lama menunggu hujan tak kunjung reda, setelah beberapa saat mereka menyadari sesuatu yang janggal.
" Tunggu ini hujannya kok tidak menyebabkan banjir? padahal kita sudah 1 jam menunggu loh " Ujar Andre.
" Tunggu, jangan jangan ini hujan yang sama seperti yang lalu " Ujar Keiya.
Setelah menyadari bahwa hujan tersebut janggal mereka pun menyadari bahwa hujan yang satu ini sama dengan hujan yang mereka hadapi sebelumnya kemudian angin kencang pun mulai bertiup dan membuat beberapa ranting pohon bergesekan dan tiba tiba hujan di sana semakin deras dan kemudian muncul sosok yang mirip boneka kain yang terbang perlahan menuju arah mereka saat ini.
To Be Contiune>>>
__ADS_1