Dunia Lain

Dunia Lain
Hari pertama - Episode 43


__ADS_3

Keesokan harinya Andre sudah mulai mempersiapkan seragam kampus nya dan mulai membereskan beberapa barang seperti buku, tas, catatan kecil dan lain lain. Tapi sepertinya Andre terlalu melebih lebihkan mengenai kesan pertama yang bagus.


"Andre!! kita besok akan ke Kampus, bukan pergi ke luar kota. Tidak perlu buru buru seperti itu" Ujar Dimas.


"Andre!! sekarang cepat kamu mandi!!!! biar ibu yang bereskan" Ternyata Ibu Andre juga jengkel dengan Andre yang terlalu melebih lebihkan mengenai kesan pertamanya.


Di tambah lagi bukannya Andre bisa menyusun barang barangnya, ia malah membuat kamarnya sangat berantakan dan lama kelamaan hal itu membuat ia kesulitan mencari barang barang miliknya


"ANDRE!!!" Dan akhirnya Andre di marahi Ibu nya.


Setelah beberapa saat di nasihati oleh ibunya, Andre pun di minta oleh ibunya untuk mandi dan biar Dimas yang menyusun barang barangnya.


"Bagaimana? sudah ku bilang jangan terlalu panik" Ujar Dimas sambil menyusun barang milik Andre.


"Sudahlah lupakan hal itu" Sepertinya Andre tidak ingin Dimas membahas mengenai hal itu, Dimas pun hanya bisa tersenyum menahan tawa.


Setelah Dimas selesai menyusun barang barangnya Andre, ternyata memerlukan waktu yang lama karena susah sekali menemukan beberapa barang Andre di tengah kamar yang berantakan seperti itu. Kemudian Dimas pun juga sekalian membereskan kamar mereka. Saat Dinas sudah selesai membereskan, Andre sudah ada di bawah untuk makan.


"Akhirnya siap juga membereskan nya, ternyata Andre membuat kamar ini sangat berantakan" Ujar Dimas.


Bruk!!


Saat Dimas ingin membuka pintu dan keluar, tiba tiba ada sesuatu yang jatuh dari rak buku mereka.


"Hmm? Ini kan buku menggambar nya Andre, kenapa bisa jatuh seperti ini? Ngomong ngomong belakangan ini ia juga banyak menggambar juga sih saya lihat. Kira kira apa yang ia gambar ya?" Dimas pun diam diam melihat apa saja yang ada di dalam buku gambar Andre.


Ternyata di buku gambar tersebut hanya ada beberapa gambar yang aneh, semua gambar milik Andre lebih terlihat seperti coretan yang aneh dan tidak jelas.


"Andre!!!! ke sini dulu!!!" Teriak Dinas dari kamar mereka.


"Iya!!!!" Kemudian Andre pun langsung ke kamarnya dan Dimas.


"Andre, kenapa kamu mencoret buku gambar ini?" Tanya Dimas.


"Ohhh itu sebenarnya saya ingin membuat gambar wajah kakak menggunakan coretan itu, saya lihat di internet kelihatannya mudah. Tapi saat aku mencobanya malah gagal, hehehe" Kemudian setelah mendapat jawaban dari Andre, Dimas terkejut karena ternyata yang di gambar oleh Adiknya adalah wajah dia.


"Apa? lupakan saja, sepertinya kakak terlalu lelah sampai membesar besarkan ini" Kemudian Dimas langsung turun dan begitu juga Andre.

__ADS_1


Keesokan harinya Andre sangat bersemangat karena hari itu merupakan hari pertamanya kuliah di Kampus kakaknya, sakin bersemangatnya Andre sambil lupa untuk tidur lebih awal.


"Andre, cepat bangun ini sudah pukul 6. Nanti kamu harus mandi dan lain lain lagi" Ujar Dimas yang kesulitan membangunkan Andre.


Ngoookkkk..... Nggoookk...


"Astaga malah mendengkur, baiklah jika begitu...." Dimas pun langsung menarik selimut milik Andre, kemudian hal tak terduga pun terjadi. Ternyata Andre juga ikut tertarik dan akhirnya terjatuh menimpa kakaknya.


BRUKKK!!!


"Dimas!!! kamu jangan menarik selimut Andre ya!!! terakhir kali kakinya terkilir karena kamu menariknya!!!" Teriak Ibu Andre dari dapur yang mendengar kegaduhan dari lantai atas.


"Aduhhh... Andre!!! bangun!!! berat lho!!!" Ujar Dimas yang tertimpa badan Andre.


"Hoammn... kakak? kenapa kamu di situ?"


"Sudahlah jangan bertanya, lebih baik kamu pergi.... berat lho...."


Andre pun langsung berdiri dan masih bingung kenapa ia bisa berada di atas kakaknya saat bangun.


"Aduh... sudah lupakan saja, cepat mandi kita sebentar lagi akan ke kampus. Sudah ya kakak ingin sarapan dulu" Dimas pun langsung keluar dari kamar dan segera ke bawah untuk makan.


Akhirnya setelah makan mereka berdua pergi bersama sama dengan menggunakan bus, di perjalanan Andre sangat gugup karena ia masih memikirkan mengenai kesan pertama apa yang akan ia tunjukan ke teman teman baru nya.


"Andre, kamu kenapa?" Tanya dimas yang melihat Andre terus saja bersikap aneh dan telihat gelisah di perjalanan.


"Ehh tidak apa apa" Ujar Andre sambil mengaruk kepalanya.


Tak lama kemudian bus berhenti di sebuah halte, Andre pun bingung karena ia tidak melihat Kampus di dekat sana.


"Ayo Andre kita turun" Ujar Dimas.


"Lho turun? tapi kita kan belum sampai" Ujar Andre.


"Sudah ikuti kakak saja, ayo cepat nanti keburu bus nya jalan lagi lho" Ujar Dimas.


Kemudian Andre dan Dinas pun turun dari bus tersebut. Kemudian bus itu pun pergi meninggalkan mereka di halte tersebut.

__ADS_1


"Sudah yuk Andre dari sini kita jalan ke kampus"


"Lho kita tidak memakai bus?" Tanya Andre heran.


"Tidak, soalnya busnya tidak akan melewati Kampus kita. Sudah lah kita jalan saja tidak akan lama kok" Ujar Dimas yang mulai berjalan meninggalkan Andre.


"Ohhh, Eh!! Kakak!!! tunggu!!!!" Andre pun segera mengejar kakaknya.


Ternyata benar seperti apa yang Dimas katakan setelah sekitar 5 menit berjalan mereka akhirnya sampai ke Kampus, ternyata Kampus tersebut cukup besar sampai membuat Andre terjamin kagum.


"Nah kita sudah sampai, bagaimana menurut mu? bagus kan?"


"Wah besar sekali, ayuk kak kita masuk" Ujar Andre riang.


Ternyata di kampus tersebut sangat ramai, bukan hanya itu di sana juga sedang menerima mahasiswa yang baru. Sehingga ada beberapa orang yang di berikan tour keliling agar tidak tersesat. Di tengah keramaian tersebut ada sebuah barisan yang berisikan mahasiswa yang baru, Dimas pun meminta agar Andre segera ke sana agar bisa mendapatkan tour keliling Kampus.


"Andre cepat ke sana, di sana kamu akan di berikan tour keliling. Nanti kita bertemu di kelas ya" Ujar Dimas.


"Baik!!" Jawab Andre dengan semangat.


Andre pun segera menuju barisan itu dan akhirnya karena semua mahasiswa baru sudah berkumpul maka tour keliling akan di mulai.


"Halo semuanya, nama saya adalah Diana Rahmawati. Hari saya akan menjadi pemandu kalian. Saya akan membagikan beberapa kartu nama untuk kalian dan ingat ya ini akan di pakai sampai kalian lulus dari sini" Kemudian kakak pemandu tersebut langsung membagikan kartu nama untuk semua mahasiswa baru yang ada. Kemudian mereka pun langsung di berikan tour keliling Kampus.


"Baiklah karena semua sudah mendapatkan kartu namanya, maka saya akan memulai tour kita kali ini dan ingat jangan sampai terpisah ya" Dan akhirnya Tour keliling di mulai.


Di tour itu mereka di berikan sebuah denah kampus dan di berikan penjelasan mengenai tempat yang ada di sana selama tour.


Setelag tour selesai Kakak Pemandu tersebut mengantar setiap Mahasiswa ke ruang kelas mereka masing masing.


"Baiklah semoga saya bisa memberikan kesan pertama yang bagus" Ujar Andre dalam hatinya yang sedang menunggu ia di panggil.


"Baiklah semuanya, kali ini kita akan menerima Mahasiswa baru. Baiklah nak silakan masuk" Ujar pengajar tersebut sambil membuka pintu untuk Andre.


Andre pun mulai memberikan langkah pertama nya di ruangan itu dan berharap bahwa semuanya akan baik baik saja.


To Be Contiune >>>

__ADS_1


__ADS_2