
Andre pun mulai berjalan masuk ke ruang kelas tersebut dan beridiri tau tepat di samping papan tulis yang ada di sana.
"Baiklah nak, sekarang kamu bisa memperkenalkan diri mu" Ujar guru tersebut.
"Baik pak, Halo semuanya, nama saya Andre Sutrianto. Saya awalnya berasal dari kota Simangla dan sekarang pindah ke Komplek Perumahan Wasti, kini saya sekarang berumur sekitar 19 tahun"
"Baiklah nak silakan duduk di meja di dekat jendela itu, kita akan memulai pembelajaran ini" Ujar guru tersebut sambil mengambil sebuah spidol.
Meski sudah jam pelajaran di sekitar Kampus tersebut masih ramai, mungkin itu karena penerimaan mahasiswa baru. Meski Andre merupakan salah satu dari mahasiswa baru di Kampus itu, Andre tetap merasa kagum dengan Kampus tersebut.
Triiinggggg!!!!!!
Tak lama kemudian, sekitar 15 menit setelah Andre masuk ke kelas itu. Bel Kampus berbunyi.
"Baiklah semuanya sampai sini dulu pelajaran kita, semuanya jangan lupa tugas yang bapak berikan hari ini. Selamat siang"
"Siang pak!!" Jawab sekelas kompak.
Saat Andre mendengar bahwa sudah waktunya istirahat, ia teringat dengan pesan kakaknya yang akan menemuinya di luar kelas. Andre pun mulai menunggu di luar pintu kelas, tapi Dimas tak kunjung datang.
"Kakak di mana ya? katanya nanti bertemu di luar kelas. Lebih baik aku mencarinya sekarang" Ujar Andre.
Dengan berbekal ingatan dan informasi yang ia dapatkan saat tour Kampus, Andre pun segera pergi mencari Dimas di ruang kelas nya.
Bruk!!
"Aduh, maaf saya buru buru jadi tidak melihat" Tampa sengaja Andre menabrak seseorang, Andre pun segera meminta maaf dan pergi dari situ.
"Hei!!! teryata kamu di sini ya" Tiba tiba orang itu langsung berteriak sambil memegang pundak Andre. Saat menoleh ke belakang ternyata yang di tabrak Andre adalah Dimas.
"Kakak? kenapa kamu ada di sini? bukannya kakak mengatakan jika kita akan bertemu di luar kelas?"
"Lho? bukannya di lorong kelas? sudah lupakan saja kamu mau ke Kantin tidak? kakak yang traktir ya" Ujar Dimas mengalihkan pembicaraan.
"Benarkah? tentu saja" Ujar Andre riang.
Setelah dari Kantin Andre kembali ke kelas nya, di sana terlihat sangat ramai. Tapi yang membuat Andre merasa tidak nyaman adalah mereka kelihatan berbicara sambil berbisik bisik seakan akan sedang membicarakan Andre.
__ADS_1
"Kenapa mereka berbisik bisik seperti itu? apakah ada yang salah dengan pakaian ku?" Ujar Andre dalam hatinya sambil memperhatikan teman sekelasnya.
Saat Andre mulai duduk di kursi nya, Antre hanya melamun melihat ke jendela karena tidak tau ingin melakukan apa. Di saat itu pula guru yang mengajar sebelum waktu istirahat kembali muncul. Kali ini guru tersebut tidak sendirian, guru itu datang bersama seorang murid perempuan yang memiliki rambut hitam panjang.
"Baiklah semuanya, kali ini kita kedatangan mahasiswa baru lagi. Baiklah nak silakan perkenalkan diri mu" Ujar guru tersebut.
"Halo semuanya, nama saya Mirai Kirawani saya berasal dari Komplek Perumahan Wasti, salam kenal semuanya"
"Baiklah, kebetulan di depan Andre terdapat tempat yang kosong, silakan duduk di situ bapak akan memulai pelajaran nya"
"Baik pak"
Andre yang masih melamun melihat ke jendela seketika di kejutan dengan seseorang yang memanggilnya.
"Halo jadi kamu yang namanya Andre? bolehkah aku duduk di depan mu?"
"......."
"Ehh halo? apakah kamu mendengar apa yang aku bicarakan?"
"Ehh, iya maaf silakan tidak apa apa" Ujar Andre yang masih terkejut.
Saat waktu pulang tiba Andre dan Dimas menunggu di gerbang kampus untuk menunggu ojek online yang mereka pesan.
"Kakak apakah ojeknya masih lama?"
"Sudahlah kamu sabar saja, ini kan baru 5 menit "
"Kakak saya akan menunggu di taman kampus saja ya?" Untuk menghilangkan kejenuhan nya Andre pun mengatakan ke kakaknya jika ia akan menunggu di taman kampus.
"Baiklah, tapi jangan sampai tersesat ya"
Saat Andre duduk di bangku kosong yang ada di taman kampus, Andre bertemu dengan murid perempuan tadi yang meminta izin untuk duduk di sampingnya. Andre pun mengiyakan pertanyaan tersebut dan mengizinkan perempuan itu duduk di sampingnya.
"Hai apakah aku boleh duduk di sini?" Ujar murid perempuan itu.
"Ehh... baik silakan saja, tidak masalah" Ujar Andre. Murid perempuan itu pun duduk di samping Andre sambil menanyakan beberapa pertanyaan.
__ADS_1
"Jika boleh tau nama mu apa? aku dengar kamu tinggal di Komplek Perumahan Wasti juga. Apakah aku boleh berkunjung ke rumah mu?"
"Nama ku Andre, jika kamu ingin berkunjung mungkin aku akan memberitahu ibu ku terlebih dahulu"
"Nama ku Mirai, apakah kamu ingin memjadi teman pertama ku di kampus ini?"
"Hmm boleh saja, ngomong ngomong mengenai teman apakah kamu tau pohon subur yang ada di tengah taman Komplek Perumahan Wasti?" Tanya Andre.
"Hmmm sebenarnya saya juga baru pindah ke sana. Tapi setauku pohon itu tiba tiba muncul di taman itu sekitar 2 bulan lalu"
"2 bulan lalu? bukannya itu saat aku dan lainnya terjebak di sekolah?" Ujar Andre dalam hatinya.
"Memangnya ada apa? apakah ada masalah? " Tanya Mirai.
"Andre!!! ayo cepat!!! Ojeknya sudah datang nih!!!" Ujar Dinas yang memanggil Andre dari kejauhan.
"Ehh tidak, sudah ya aku pergi dulu sepertinya kakak ku memanggil ku" Ujar Andre.
"Baiklah sampai jumpa"
Andre pun segera menemui kakaknya di gerbang kampus. Andre pun masih memikirkan mengenai pohon yang ada di taman Perumahan Wasti.
"Ada apa Andre? kenapa wajahmu serius seperti itu? Apakah ada masalah?" Tanya Dimas.
"Ehh tidak ada kak, ayo kak kita pulang" Ujar Andre sambil mengaruk kepalanya.
"Ternyata ia masih belum paham, baiklah mungkin ia akan mengingatnya perlahan lahan" Ujar Mirai dari bangku taman.
Di perjalanan Andre hanya terus memikirkan apa kaitan kejadian 2 bulan lalu dengan pindahannya ke Komplek Perumahan Wasti, sakin seirus memikirkan hal itu Andre sampai tidak sadar jika ia sudah sampai di rumahnya.
"Andre!! kamu kenapa terus melamun? ayo turun kita sudah sampai lho"
"Apa? kita sudah sampai?" Ujar Andre bingung.
Andre pun segera turun dari ojek yang mereka tumpangi, kemudian Dimas membayar ojek tersebut dan mereka pun langsung masuk ke rumah. Bagi Andre hari itu merupakan hari yang sangat melelahkan karena ia tidak menyangkah ternyata ia akan sering tersesat di kampus tersebut.
"Lebih baik lain kali aku meminta kakak memberitahukan ku letak beberapa tempat yang ada di sana, jika tidak aku akan kesusahan" Ujar Andre dalam hatinya.
__ADS_1
To Be Contiune >>>