
Keesokan harinya saat Andre dan Dimas sedang menuju ke kampus, mereka tidak melihat lagi adanya serangga yang tertusuk pagar besi. Yang mereka lihat hanyalah anak anak TK yang sedang bermain dengan riangnya. Melihat semua anak TK yang bermain membuat Andre menjadi senang dan tersenyum.
"Wahh.. sepertinya semuanya telah kembali normal" Gumam Andre.
"Andre, kamu jangan senang dulu. Kita masih harus mencari tahu siapa yang menelepon kita dan meminta kita datang pukul 03:33 pagi, apa lagi orang itu bisa meniru suara kita semua" Ujar Dimas sambil memasang wajah serius.
Andre pun langsung terdiam mendengar Dimas mengatakan hal seperti itu, di dalam Kampus mereka melihat Ira sedang mencetak beberapa koran kampus yang akan di bagikan di perpustakaan. Karena hal itu tak jarang perpustakaan menjadi ramai karena banyak koran yang meliput berita berita yang menarik.
"Kak Ira bagaimana koran kita hari ini?" tanya Andre sambil menyandarkan tangannya ke pintu perpustakaan.
"Karena kejadian ambulan di TK itu banyak yang membaca koran kita, ini semua berkat kalian berdua. Karena hal itu sampai sekarang hampir semua koran kita habis" Ujar Ira senang.
"Bangus lah jika begitu, ngomong ngomong di mana Kak Diana?" Tanya Andre heran.
"Diana sedang mengambil beberapa koran kampus yang sudah tak terpakai" Jawab Ira sambil menyusun semua koran baru yang ada.
"Untuk apa? apakah dia ingin membacanya?" Andre pun heran mengapa Diana mengambil koran tak terpakai.
"Bukan, dia ingin membuat kertas untuk kita mencetak koran baru. Dulu kami menggunakan kertas baru, tapi itu cukup memakan banyak dana, jadi kami putuskan untuk membuat kertas baru dari kertas lama" Jawav Ira.
Andre pun mencoba mengambil sebuah koran kampus, saat membaca isi koran itu. Ia melihat sebuah laporan mengenai mahasiswa yang hilang, Andre pun penasaran dengan ulasan tersebut dan bertanya ke Ira.
"Kak Ira, siapa mahasiswa ini?" Tanya Andre sambil menunjuk ke salah satu gambar mahasiswa yang hilang.
"Itu Banas, terakhir kali dia terlihat sekitar 2 hari lalu. Saat salah satu mahasiswa ini menemukan HP nya, di daftar riwayat panggilannya berakhir di pukul 10 malam" Jawab Ira sambil meletakan beberapa koran yang sudah jadi ke meja pengawas perpustakaan.
"Jadi bagaimana keadaan Banas itu? apakah sudah di temukan?" Tanya Dimas.
__ADS_1
"Sayangnya belum" Ira pun langsung membawa beberapa koran ke sebuah mesin penjual dan memasukan satu per satu koran tersebut ke dalam nya.
Saat sudah selesai memasukan beberapa koran kampus ke dalam mesin penjual tersebut, Ira pun langsung mengambil beberapa koran lagi. Tapi koran koran itu tidak akan di masukan ke dalam mesin penjual yang ada di dekat perpustakaan, melainkan beberapa akan di letakan di mesin penjual yang ada di Taman Kampus dan beberapa ada yang di letakan di dekat Gerbang Masuk.
"Andre, Dimas bisa tolong bantu aku membawa koran ini?" Tanya Ira.
"Tentu saja kak kami akan membantu" Ujar Andre.
Andre dan Dinas pun langsung membawa beberapa koran dan tidak lupa mereka juga membantu memasukan koran tersebut ke dalam mesin penjual. Seusai memasukkan koran tersebut ke dalam mesin penjual.
"Kak Diana masih belum selesai mengambil koran lama ya?" Tanya Andre ke Ira saat itu.
"Seharusnya di sudah selesai, tidak mungkin dia lama sekali mengambil koran itu" Jawab Ira.
Tak lama kemudian Diana dan Dahan pun datang menghampiri mereka semua sambil membawa beberapa kotak yang berisi koran lama, Ira pun terkejut ketika melihat isi dari kotak itu di penuhi oleh koran lama yang sudah tidak terpakai.
"Ini hanya untuk berjaga jaga jika kita kekurangan kertas" Jawab Ira santai.
"Kak Diana, ini harus di letakkan di mana? cepat kak ini berat sekali" Ujar Daihan yang sedang membawa 2 kotak yang penuh berisikan koran lama.
"Oh iya maaf, letakan di dekat gerbang aja. Di samping mesin penjual itu juga boleh" Ujar Diana sambil menunjuk ke arah mesin penjual tersebut.
Daihan pun segera membawa dan meletakkan kedua kotak yang berisikan koran tersebut di samping mesin penjual yang ada di samping gerbang.
"Oh iya Kak, bagaimana? apakah Kak Diana sudah mengetahui siapa yang menelepon kita semua semalam?" Tanya Andre.
"Sayangnya belum, aku sudah meminta salah satu teman ku untuk melacak nomor itu. Tapi sayangnya hasilnya nihil, kami tidak mendapatkan apa pun" Ujar Diana.
__ADS_1
"Sudah ya Andre saya ingin masuk ke kelas dulu, sepertinya jam pelajaran akan di mulai" Ujar Ira.
"Iya juga, jika tidak salah 5 menit lagi jam pelajaran akan di mulai" Lanjut Diana.
Diana dan Ira pun segera masuk ke dalam gedung utama untuk belajar, bukan hanya itu Daihan pun juga ikut masuk ke sana. Tapi anehnya Dimas belum ingin masuk ke dalam gedunh utama, karena penasaran Andre pun bertanya ke Dimas.
"Kakak kenapa belum ingin masuk ke dalam? apakah ada yang mengganggu?" Tanya Andre heran.
"Tidak apa apa, semuanya baik baik saja. Kakak hanya menunggu bel saja, lagi pula kakak hari ini belajar di luar ruangan. Karena laboratorium sedang di renovasi jadi nanti kelas sains kakak akan berada di Taman Kampus" Jawab Dimas santai.
"Lho memangnya apa yang terjadi di laboratorium?" Tanya Andre heran.
"Sebenarnya beberapa hari yang lalu ada percobaan elephant toothpaste, tapi salah sati mahasiswa mendapatkan reaksi yang terlalu berlebihan jadi sampai mengotori seisi ruangan. karena noda nya banyak yang melekat di dinding laboratorium maka di lakukan renovasi, sudah ya Andre lebih baik kamu cepat masuk. Nanti telat lho" Ujar Dimas.
"Baik kak, aku akan segera masuk ke dalam" Jawab Andre.
Andre pun juga kembali masuk ke dalam kelas nya karena waktu belajar akan segera di mulai. Saat pelajaran sedang berlangsung, keadaan di lapangan kampus langsung menjadi sepi senyap. Andre pun heran mengapa keadaan Kampus langsung sepi padahal saat Ia masuk ke Kampus itu untuk pertama kali, keadaannya sangat berbeda jauh.
Saat pelajaran di mulai saat itu keadaan Kampus sangat ramai dan banyak orang yang berlalu lalang di sekitar Kampus. Tapi kali ini semuanya sepi, Andre pun berpikir jika alasan saat ia masuk sangat ramai karena banyak mahasiswa baru yang berdatangan untuk mendaftar masuk ke dalam Kampus.
Kyyyaaaa!!!!
Tiba tiba di tengah pelajaran muncul suara teriakan yang sangat keras, karena teriakan itu pula seluruh kampus menjadi sangat heboh.
"Siapa yang berteriak? suaranya keras sekali" Ujar Andre.
To be contiune >>>
__ADS_1