Dunia Lain

Dunia Lain
Rencana Penyelamatan - Episode 17


__ADS_3

Saat sedang membuat rencana tiba tiba monster itu menjebolkan sebuah dinding dan langsung menghancurkan setiap benda yang menghalangi nya seakan akan semua dinding dan benda itu seperti sebuah kertas yang menghalangi nya.


" Baik semuanya, kita harus bersiap siap " Ujar Andre yang mulai menggunakan bahasa isyarat.


Semuanya pun hanya membalas dengan menganggukkan kepala mereka, kemudian saat makhluk itu sedang tidak menyadari. Keiya yang dengan gesitnya meletakan banyak jaring benang dan kemudian membuat mereka semua terkurung di jaring itu.


" HEYYY!!! KAMU!! AKU ADA DI SINI, TANGKAP AKU JIKA KAMU BISA " Adith pun langsung berteriak keras ke monster itu.


ROAAAARRRRR!!! AKU AKAN MEMCAHKAN KEPALA KECIL MU ITUU


Untuk pertama kalinya mereka melihat moster itu berbicara dan monster itu langsung mengejar Adith dengan cepat, beruntung Adith bisa membuat monster itu kehilangan arah dan langsung menabrak jaring benang itu.


" Sinta, Adith bersiap siap lah karena kini kita telah membuat nya sedikit terhalang " Ujar Andre.


KESINI KALIAN!!!! DASAR PENGGANGGU, KALIAN TIDAK AKAN BISA!!!! MENGHENTIKAN FARWANI!!!!


Monster itu langsung mengambil sebuah pilar dan melemparkan nya kemana mana.


" Sial, kita harus segera mengakhiri ini 15 Jam lagi gerhana " Ujar Dimas.


" Sinta sekarang giliran kamu dan Adith bersiap lah " Ujar Andre yang mulai memunculkan pusaka pemberian siluman pohon.


" Baik!! " Ujar mereka berdua kompak.


Kemudian Sinta membuat sebuah bola angin yang membuat setiap pilar dan jaring benang itu mulai terhisap ke dalam nya dengan menggunakan pusakanya, semakin lama kurungan benang itu semakin kecil dan akan mengenai mereka. Begitu pula dengan monster tersebut yang sudah terhisap ke dalam.


" ADITH SEKARANG!!!! " Ujar Andre yang mulai memotong benang itu dan membuat jalan keluar untuk yang lain.


Sreeetrr sringgg kreeekkk!!!!


Terdengar suara Barang barang yang terikat dan begitu pula dengan monster tersebut.


KALIAN KALI INI GAGAL BENANG INI SAMA SEKALI TIDAK MELUKAI KU


" Semuanya bersiap lah untuk bertarung!!! " Ujar Dinas.


" Baik!! " Ujar semuanya kompak.


Sekarang semua sudah mulai mempersiapkan senjata mereka masing masing, kecuali Dimas yang sedang berdiri tenang di sana sambil melihat moster itu dan tiba tiba monster itu langsung melompat ke arah Andre dan memegang kepalanya.


SEPERTINYA MEMECAHKAN KEPALA INI AKAN SEMUDAH MENGHANCURKAN SEBUAH KACANG


" Ohh ya? B-bagaimana jika... SINTA SEKARANG!!!! " Tiba tiba Andre berteriak dan Sinta pun meniup banyak pilar di belakang monster itu dan monster itu langsung terjatuh.


" Andre kau baik baik saja? " Ujar Adith


" Iya " Ujar Andre dengan sedikit luka di tangannya akibat sedikit terkena pilar yang di tiup Sinta.

__ADS_1


" Keiya sekarang giliran mu " Ujar Dimas.


" Baik " Keiya langsung menarik benang yang masih terikat di tubuh monster itu dan beberapa benang itu ada yang menggores tangan monster tersebut.


Tiba tiba tubuh monster itu sudah mulai membengkak dan mulai membesar, kemudian Tubuh monster itu meledak mengeluarkan asap hitam dan hanya menyisakan kepalanya yang mulai menghilang juga.


B-bagaimana BISAAAA!!!!!


" Lain kali kamu jangan meremehkan musuh mi sendiri " Dimas pun menceritakan kejadian saat mereka sedang membuat rencana.


___Saat sedang membuat rencana____


" Baiklah begini, Kita harus mengurung monster itu agar dia mudah di lawan sekaligus mengunci pergerakan nya, jadi aku ingin keiya membuat sebuah penghalang dari benang itu agar makhluk itu tidak bisa lari, dan agar bisa melukainya. Sinta akan membuat sebuah titik angin yang akan menghisap jaring itu dan membungkus monster itu " Ujar Andre.


" Tapi bagaimana mana jika kita. terjebak? " Tanya sinta.


" Tenang, Aku dan Andre akan membuat lubang dan kalian hanya perlu keluar " Ujar Adith.


" Tapi kan dia masih bisa beregenerasi " Ujar keiya.


" Tenang kita hanya perlu meliputi benang itu dengan ekstrak bunga Cleomer, bunga itu tidak di sukai monster laba laba sepertinya " Ujar Dimas.


" Sementara bagas kamu akan mencari Siluman pohon dan rubah di kurung dan jangan lupa dengan penunggu sungai dan nenek ku " Ujar Andre.


RRROOOOOAAAARR......


___ Selesai___


" Ok semuanya mari tinggalkan dia, Kita masih mempunyai pekerjaan yang penting. Kita harus menemui bagas sekarang " Ujar Adith.


" Iya benar juga " Ujar sinta, Dan mereka pun meninggalkan ruangan itu dan segera menemui bagas terlebih dahulu.


KALIAN JANGAN PERGIHH JANGAAAANNNNNNNNNNN........


Jangan tinggalkan aku sendiri.... Di sini sangat gelap.


Begitulah kata kata terakhir dari monster itu dan dia pun menghilang dengan air matanya yang keluar dari kain yang di ikat di kepalanya.


Dasar siluman laba laba tidak berguna!!! Percuma saya menggunakan kekuatan ku dan menjadikan mu boneka. Saya tidak akan melepaskan penduduk mu.


" Jadi selama ini... kamu telah.. "


" Tepat sekali asih, Aku tekan mengubah siluman laba laba menjadi monster ku dan mengendalikan nya seperti boneka, Jadi apa yang mau kamu lakukan? Apakah kamu akan bergantung pada anak 8 tahun lalu? "


Sementara itu Andre dan yang lainnya segera menemui bagas.


" Bagas bagaimana apakah kamu sudah menemukannya? " Tanya dimas.

__ADS_1


" Aku hanya menemukan mereka bertiga, nek asih tidak tahu ada di mana "


" Di-dia ada di tempat Farwani berada kita harus ke sana " Ujar siluman rubah.


" Baiklah mari kita ke sana " Ujar andre.


" Tunggu!! " Tiba tiba siluman pohon menghentikan mereka.


" Kenapa? ada yang salah? " Tanya Adith.


" Kita harus menyusun rencana dulu agar kita tidak kesalahan melawannya " Ujar siluman pohon.


" Penunggu sungai ini panah mu, Saya kembalikan " Ujar Andre.


" Baik terimakasih "


Mereka pun akhirnya memutuskan untuk menyusun rencana dulu sebelum melawan farwani, tapi saat mereka membuat rencana sepertinya mereka lupa bahwa siluman rakun masih ada. Sehingga mereka sepertinya akan bertarung dengannya.


" Siluman pohon apakah siluman rakun itu masih ada? " Tanya Andre.


" Iya dia masih ada kita harus berhati hati, Ambillah Biji buah ini. Ini akan memudahkan aku mencari dan mengenali kalian" Jawab Siluman pohon.


" Baik, tapi bagaimana jika hilang? " Tanya Adith.


" Akan lebih baik kita menelan nya saja, tenang itu aman " Ujar siluman pohon.


" Me-menelannya? Sungguh? " Tanya siluman rubah.


" Sudah telan saja " Kesal penunggu sungai.


Tidak sadar setelah membuat rencana waktu sudah mulai menipis dan tinggal 5 jam lagi, Akan lah mereka akan bisa mengatasi semua ini dalam waktu 5 jam?


Di perjalanan tiba tiba Andre menanyakan sesuatu pada siluman pohon.


" Siluman pohon, bolehkah aku menanyakan suatu hal? "


" Iya ada apa Andre? "


" Apakah kamu dan Siluman rubah menyembunyikan sesuatu dari ku? "


" Ke-kenapa kamu tiba tiba menanyakan itu? " Siluman pohon pun terkejut.


" Tidak hanya menanyakan saja "


" Ehhh tidak ada sepertinya " Jawab Siluman pohon.


" Sepertinya dia memang menyembunyikan sesuatu " Ujar bagas yang sedang menguping pembicaraan mereka di belakang.

__ADS_1


Apakah mereka akan bisa menghentikan farwani? Dan apakah benar Siluman pohon dan Siluman rubah menyembunyikan sesuatu?


To Be Contiune>>>


__ADS_2