Dunia Lain

Dunia Lain
The Terror in school - Episode 22


__ADS_3

SINOPSIS S2 :


Setelah kejadian di gunung singawari, aku tidak pernah bertemu siluman rubah, rakun atau bahkan siluman pohon dan penunggu sungai. Tapi berkat perjalanan ku ke sana aku bisa menemukan kakakku dan juga nenek ku, karena kejadian itu menyebabkan pihak sekolah tidak akan membuat camping di gunung itu lagi. Meski begitu setiap libur semester saya selalu ke sana dan menemui mereka, satu tahun di kelas 11 aku habiskan bersama mereka setiap harinya setiap waktu, detik dan menit kami habiskan bersama dan mengisinya dengan banyak canda tawa. Saat aku sudah kelas sebelas kami memang masih melakukan hal yang sama, tapi.... Semuanya berubah saat aku sudah kelas 12 SMA tepatnya saat ujian semester akhir. Aku tidak bisa bertemu mereka cukup lama karena begitu padat nya jadwal yang aku miliki, tapi semua itu bukan hal yang buruk, tapi yang mengerikan adalah karena ujian akhir semester kami berbeda. Begitu banyak masalah yang kami hadapi, banyak cerita, banyak pengalaman dan BA..NYAK NYA...WA.... YANG... HI... LANG.... , Entah mengapa di kejadian itu aku ingin menangis tapi tidak bisa dan inilah kisah baru ku.....


DUNIA LAIN : THE TERROR ON SCHOOL


3 minggu setelah kejadian di gunung singawari sekolah Andre di liburan karena renovasi yang terjadi di sekolah dan berdasarkan surat pernyataan yang di kirim bu sika mereka akan di liburan selama 1 minggu saja, 1 minggu itu Andre habiskan bersama teman temannya di gunung singawari untuk bermain bersama makhluk di sana memang cukup aneh tapi itulah yang mereka semua pikirkan termasuk Bagas saat mendengar bahwa ada libur. Mereka pun membuat janji agar ke Gunung Singawari pada hari pertama mereka libur di minggu itu.


" Bagaimana semua sudah siap kan? " ujar Andre yang sudah bersemangat untuk pergi ke gunung singawari.


" Sudah dong... yuk kita langsung saja ke sana " Ujar Sinta.


Mereka pun pergi ke dunia lain gunung singawari dengan jalan yang sama dengan pertama kali mereka ke sana, di sana kawah gunung sudah tidak ada dan keadaan di sana sangat ramai dan tidak suram lagi seperti awalnya. Di sana sudah tidak ada lagi kesedihan hanya ada keceriaan antara penduduk desa yang di kurung dan para siluman, begitu pula di aliran sungai yang damai dan pertambangan yang berisik. Semua di penuhi oleh keceriaan sekaan akan hal buruk yang menimpa gunung itu sebelumnya sama sekali tidak pernah terjadi.


" Ngomong ngomong, siluman pohon " Tiba tiba andre memanggil siluman pohon.


" Iya ada apa? "


" Pusaka ini apakah harus kami kembalikan, sepertinya kami tidak membutuhkan itu lagi "


" Lebih baik kalian simpan saja, untuk berjaga jaga jika kalian tertimpa musibah " Ujar siluman pohon.


" Baiklah, oh iya siapa pemimpin di sini? "


" Entahlah tapi sepertinya para pemimpin akan memilih penunggu sungai "


Setelah Andre dan Siluman pohon berbincang bincang, mereka pun kembali pulang saat hari sudah sore dan kembali ke rumah masing masing. Suasana di rumah Andre sangat berbeda di banding sebelumnya karena banyak tawa dan senyum di rumah itu. Semua berjalan baik sampai Andre naik ke kelas 12 SMA dan kakaknya sudah kuliah dan saat Andre akan menghadapi ujian Akhir semester nya, ia di minta Bu Asmah atau bisa di bilang guru biologi nya untuk memasang pengumuman ujian di mading di sekolah bersama sinta.

__ADS_1


Triiiiinggg....


" Andre cepat bel sekolah sudah berbunyi kita harus segera ke kelas!!! " Ujar sinta.


" Iya tunggu aku harus memasang mading ini dulu "


" Cepat lah, nanti kita terlambat "


" Ok sudah "


Andre dan Sinta pun segera pergi ke kelas mereka dan untungnya mereka tepat waktu dan tidak di marahi oleh bu sika.


" Kalian dari mana saja? Kalian hampir saja terlambat " Ujar bagas.


" Tadi kami di suruh Bu Asmah untuk menempelkan pengumuman ujian di masing sekolah kita " Ujar Sinta.


" Selamat pagi anak anak " Tiba tiba bu sika datang dan memotong pembicaraan mereka.


" Ibu hanya ingin memberitahukan bahwa kita akan ujian akhir semester di bulan maret ini "


" Lho bukannya biasanya bulan April atau mei kita ujiannya bu? Kenapa cepat sekali? " Ujar Adith.


" Entah lah kata pak kepala bahwa ujian kali ini akan sedikit berbeda, tapi jadwalnya sudah di bagikan " Ujar bu sika.


kemudian bu sika menuliskan jadwal ujian mereka di papan tulis dan membacakanya.


" Baik anak anak, ini jadwal ujian sudah ibu tulis jangan lupa di catat dan kita akan ujian 3 hari lagi atau pada tanggal , Hari pertama kita akan ujian matematika, hari kedua Bahasa Indonesia, hari ke tiga PPKN, hari ke empat IPA, hari ke lima IPS, hari ke enam Bahasa inggris dan hari terakhir atau hari ke tujuh kita akan ujian presentasi akhir semester kita, sudah paham anak anak ibu semua? "

__ADS_1


" Paham bu " Jawab semua murid kompak.


Kemudian bel sekolah berbunyi dan semua murid pun pulang ke rumahnya masing masing, tapi Andre, Adith, Sinta, Keiya dan Bagas sengaja pulang menggunakan rute yang sama agar bisa membicarakan sesuatu.


" Semuanya kira kira ujian kali ini nilai Matematika ku bisa lulus tidak? " Ujar Adith.


" Tentu saja, kamu lulus kan kamu yang nilai matematika nya paling bagus di kelas " Jawab sinta dengan nada kesal karena dia tidak bisa matematika.


" Bukan masalahnya ada beberapa yang saya tidak paham " Ujar Adith.


" Sudah lah, lagi pula aku juga tidak yakin dengan nilai IPS ku nanti, karena nilai IPS ku selalu di bawah KKM, apalagi di sejarah " Ujar Adith.


" Kalo kamu bagaimana Andre? " Tanya Bagas.


" Aku hanya tidak yakin pada nilai matematika juga sih, ngomong ngomong kata siluman pohon pusakanya boleh di simpan. katanya untuk berjaga jaga jika ada yang mengancam sih " Ujar Andre.


" Beneran? tapi bukankah itu sedikit berbahaya? " Ujar sinta.


" Memang sih tapi kita lihat saja " Ujar Andre.


Setelah berbincang bincang di jalan mereka pun akhirnya sampai di rumah masing masing, semuanya pun mulai memanfaatkan 2 hari mereka untuk belajar dan dan hari ke 3 untuk beristirahat, selain itu mereka juga harus menyiapkan presentasi akhir semester mereka yang memiliki tema pendidikan sehingga membuat mereka harus bekerja keras agar bisa lulus di ujian tersebut.


" Aku pulang " Ujar Andre yang mulai masuk ke rumah dan langsung ke kamarnya dan segera mandi.


Kemudian setelah mandi ia pun langsung makan.


" Ibu, ayah di mana ? "

__ADS_1


" Ohhh ayah sedang pergi kerja katanya sih bakal lembur jadi kamu tidur yang cepat ya "


Setelah makan Andre pun langsung belajar di kamarnya dan di temani oleh sebuah lagu dan teh hangat untuk membuatnya semangat


__ADS_2