Dunia Lain

Dunia Lain
Pola yang Aneh - Episode 23


__ADS_3

Kkkkrrrriiiinnngggg!!!!!!!


" Aduhhh apa sih? pagi pagi jam alarm ini sudah ribut " Andre pun turun ke ruang tamu.


Saat melihat jam saat melihat sudah pukul 09:00 pagi, ia terkejut dan langsung berlari ke kamar dan membangunkan kakaknya.


" Kakkk!!! kakakkkk!! Bangun!!! kita sudah terlambat ke sekolah!!! "


" Sekolah? Bukannya kita libur karena sudah mau ujian? Bu sika sudah mengatakan itu kan? " Kemudian Dimas langsung kembali tidur.


" Ohh iya, tapi kok aku lupa sesuatu ya? "


" KITA JANJIAN KE PERPUSTAKAAN DENGAN YANG LAIN!!! " Ujar kedua kakak beradik itu dengan kompak.


~Semalam sebelum Andre akan tidur~


" Andre nanti besok pukul 10 kita ke perpustakaan dekat sekolah ya, nanti teman teman yang lain akan datang " Ujar sinta di chat.


" Kakak katanya sinta kita besok ke perpustakaan jam 10 "


" Sudah setel saja alarm jam 9, biar gak telat "


~Kembali ke waktu Andre sekarang~


" Kakkkk ambilin handukkk!!! "


" Aduhhhh, nanti ini kakak lagi beresin buku "


Sepertinya keributan yang di sebabkan oleh kepanikan Andre dan kakaknya menyebabkan seluruh rumah menjadi berisik dan membuat ibu mereka terbangun.


" Aduhhh ini anak anak kok ribut sekali? Mau tidur pun susah "


" Kakkkkk jangan lupa bawa buku catatan ku "


" ANDREEE!!!!! DIMASSSS!!!! KALIAN KENAPA PAGI PAGI RIBUT? "


Kemudian Andre dan dimas di marahi habis habisan dan membuat ayah mereka dan asih tidak bisa tidur, setelah di marahi habis habisan mereka langsung pergi ke perpustakaan dekat sekolah sambil membawa beberapa buku.


" Andreeee!!!!!! Cepatttt!!! Sebentar lagi kita akan kehabisan tempat duduk!!!!! " Ternyata keiya sudah ada di sana menunggu mereka.


Kemudian Adith dan Dimas langsung berlari ke perpustakaan itu saat sudah masuk ternyata banyak murid sekolah mereka yang ke sana salah satunya adalah adik kelas mereka Kurniawan, selain itu mereka juga melihat Adith Sinta dan Bagas yang sedang menunggu mereka sambil membaca beberapa materi ujian.

__ADS_1


" Kalian kenapa di sana saja? cepat kita sudah mau mulai nih " Ujar Adith yang sudah membuka beberapa buku.


Kemudian mereka langsung belajar untuk ujian sebelumnya mereka tidak pernah mendapatkan ujian secepat itu karena biasanya mereka ujian di bulan Mei atau April, tapi saat sedang belajar tiba tiba terjadi hujan deras yang membuat beberapa dari murid di sana tidak bisa pulang, tiba tiba Andre melihat seseorang di jendela perpustakaan dan orang itu terus menatapnya.


" Weee siapa orang di sana? " Tanya Andre ke teman temannya.


" Kamu juga melihatnya? entahlah aku juga tidak tau " Jawab Bagas.


Setelah melihat dengan jelas ternyata itu hanya penunggu sungai yang sepertinya sedang ingin memberikan sebuah pesan


" Weee, menurutku penunggu sungai ingin memberikan kita pesan atau sesuatu " Ujar Andre.


Kemudian tiba tiba atap perpustakaan di atas mereka bocor sehingga di letakkan sebuah gelas di sana untuk menampung air. Beberapa kali ada tetesan dan beberapa kali muncul aliran air dan terkadang mereka harus mengganti gelas tersebut.


" Sepertinya pesannya di sampaikan melalui bocor ini " Ujar keiya.


" Yang benar saja, Tidak munking pesan itu di sampaikan melalui air yang bocor " Ujar Adith.


Kemudian sinta menyuruh semuanya diam dan mendengarkan pola bocor tersebut.


• _ _ _


" Memiliki pola kan? Jika kita dengar kelihatan seperti kode " Ujar sinta.


" Iya benar juga, tapi kita lebih baik mencatat kode ini dulu dan kemudian kita tanya pustakawan " Ujar Adith.


Kemudian Sinta langsung mencatat setiap pola yang ia temukan dan mendapatkan sebuah hasil yang kelihatan membentuk sekitar 12 pola, kemudian sinta dan lainnya tetap di perpustakaan bersama murid yang lain dan di sana hujan juga masih turun meski sudah pukul 4 sore tapi anehnya tidak ada banjir dan air di sana tidak meluap sedikit pun.


Dan setelah mereka selesai belajar, Andre melihat jam sudah pukul 6 dan hujan juga belum selesai dan kebocoran tadi juga sudah hilang setelah sinta mencatat 12 pola yang ia dapat, kemudian seperti yang sudah di rencanakan mereka segera menemui pustakawan dan menanyakan mengenai pola yang Sinta dapat.


" Permisi bu, kira kira ini kode apa ya? " Tanya sinta.


" Sepertinya ibu tidak pernah melihat kode itu, coba cari di rak nomor 6 sepertinya ada buku mengenai pramuka di situ "


" Baik bu terima kasih "


Kemudian Sinta dan Keiya mencari dan memeriksa beberapa buku di rak nomor 6 dan mencari kecocokan, Sedangkan Andre dan lainnya mencoba menghubungi orang tua mereka masing masing dan memberitahukan bahwa mereka tidak bisa pulang ke rumah karena hujan terus turun.


" Halo bu, ini Andre. Sepertinya Saya dan kakak tidak bisa pulang hujannya deras sekali "


" Ok nak, Ayah dan teman temannya juga tidak bisa pulang. Di kantor ayah juga hujannya deras " Ternyata hujan tersebut juga turun di beberapa daerah kota simangla.

__ADS_1


" Baik bu " Kemudian Andre mengakhiri teleponnya dan kemudian membereskan beberapa buku di sana dan segera membantu sinta dan keiya mencari buku yang benar.


Sementara Andre pergi membantu Sinta, Adith sepertinya menemukan sesuatu.


" Buku apa ini? " Mitos sekolah kota simangla " Karya Haryano Kesuma? Sepertinya menarik "


Adith pun mulai membaca buku tersebut dan kemudian ia sampai di tengah halaman yang menceritakan mengenai mitos sekolah yang menurutnya menarik, yaitu mengenai mino si murid ujian yang tidak pernah lulus.


" Setiap ujian akhir semester kelas 12 ke 30 maka Mino akan datang? Siapa mino? Saya tidak pernah mendengar nya, munking ini hanya cerita fiksi " Kemudian Adith menutup buku tersebut dan meletakkannya kembali ke rak buku.


" Bagas apakah menurut ku hujan ini tidak aneh? Airnya tidak menguap sedikit pun padahal hujan ini terus turun " Tanya Dimas yang merasakan bahwa hujan itu aneh.


" Jika saya perhatikan juga aneh sih, tapi saya tidak mau mempedulikan nya " Ujar bagas.


kemudian setelah lama mencari akhirnya kode nya sudah ketemu dan ternyata itu adalah sebuah kode morse.


" Teman teman aku menemukannya " Ujar keiya.


Kemudian saat di cari artinya hasilnya malah nihil dan hasilnya berisi huruf yang acak.


" NKRGALAEJUAN ? Apa maksudnya? " Tanya Sinta.


" Entahlah, sudah ku bilang jika tidak mungkin sebuah kode di beritahu dengan air bocor " Ujar Adith.


" Tapi ku rasa hurufnya membentuk kata deh " Ujar Andre.


" Saya setuju, biar saya dan Andre yang menyusun katanya " Ujar Dimas.


Kemudian waktu sudah pukul 9 malam tapi hujan masih turun dan beberapa murid masih belajar dan suasana di sana juga masih ramai, kemudian tiba tiba petir keras muncul dan menyebabkan beberapa murid berteriak ketakutan. Munking ada beberapa murid yang takut dengan petir meski mereka sudah SMA.


" Andre, bagaimana hasilnya? " Tanya keiya.


" Masih Acak, ternyata membutuhkan waktu yang lumayan lama " Ujar Andre.


Setelah beberapa saat tiba tiba Andre dan dimas selesai memecahkan kode tersebut.


" Teman teman kami menemukannya!!!! "


" Sungguh? Apa itu? " Tanya Adith pemasaran.


To Be Contiune>>>

__ADS_1


__ADS_2