
Suasana ruang akad tampak sudah ramai oleh para undangan dan duduk ditempat yang sudah ditentukan oleh tuan rumah.Penghulu pun sudah duduk dimeja akad dan juga para saksi nikah.Devan sengaja mengundang Mentri BUMN Erick Tohir sebagai saksi nikah mereka.Dan Devan sendiri tampak tengah menuju tempat akad didampingi para pria tampan tentunya tak setampan Devan.Itu menurut Devan loh ya.
Tampak Benny,Fero,Ray,Fino dan Erik cucu angkat dari Nenek Devan yang tinggal di Kalimantan untuk mengurus salah satu anak cabang dari Wijaya Gruop.
Wah...sultan kalau nikahan saksinya Mentri ya😁.Sultan mah bebas.
Semua mata tertuju pada pengantin pria beserta para pendampingnya.Devan tampak gagah dengan baju pengantin khas Sunda.Aura kebahagiaan begitu terpancar dari mata Devan karena sebentar lagi sang gadis impiannya akan sah menjadi miliknya dunia dan akhirat.
Devan kini sudah duduk berhadapan dengan penghulu yang sebentar lagi akan menikahkannya.Dia tampak sedikit gugup bahkan telapak tangannya terasa dingin.Ini benar benar menegangkan dari putusan pengumuman hasil tender.
Acara telah dimulai dan MC kondang yang tak lain Andika Pratama dan Ramzi tampak memulai acara.Suasana ruangan mulai hening saat ayat suci Alquran dikumandangkan oleh salah satu anak pesantren terbaik dari Yayasan Pesantren milik keluarga Wijaya.Semua para tamu mendengar dengan khidmat bacaan ayat suci yang begitu merdu di telinga.
Dan setelah sedikit pesan dan petuah dari penghulu untuk kedua pengantin tiba saatnya kini acara yang ditunggu-tunggu.Devan telah menjabat tangan Pak penghulu.
"Bisa kita mulai saudara Devan?".
"Ya Pak...
Bismillahirrahmanirrahim.
"Saudara Devan Anggara Wijaya bin Pandu Wijaya (alm) saya nikahkan engkau dengan saudari Kayla Maharani binti Danu Setiawan (alm) dengan mahar seperangkat alat sholat dan satu set perhiasan dan 5 persen saham dibayar tunai...
"Saya terima nikahnya Kayla Maharani binti Danu Setiawan(alm) dengan mahar tersebut dibayar tunai...
"Bagaimana saksi?".
"Sah
"Sah... Alhamdulillah.
Semua para undangan tampak bernafas lega akhirnya Presdir dari Wijaya Gruop melepas masa lajangnya.Doa dipanjatkan oleh penghulu untuk kebaikan dan keselamatan pengantin.
Sementara itu Kayla yang mendengar Devan mengucapkan ijab kabul untuk dirinya sebagai bukti kesungguhan dari Devan menghalalkannya dihadapan Allah dan keluarga besar meneteskan air mata.Sekarang dan mulai detik ini ia resmi menjadi seorang istri dari pria tampan Devan Anggara Wijaya.
__ADS_1
Setelah pengantin wanita dipanggil oleh pembawa acara untuk menghampiri sang suami Kayla didampingi oleh bridesmaidnya berjalan dari persembunyiannya.Semua mata tampak menatap tanpa berkedip saat Kayla dengan kebaya yang senada dengan baju pengantin yang dikenakan Devan begitu sangat cantik.Bahkan Devan tidak mengedipkan matanya menatap sang istri yang begitu cantik dan anggun.
Kayla duduk disamping Devan dan tersenyum tipis namun Devan tampak cengo.
"Dev...air liur Lo di lap itu",ledek Fero yang duduk tepat dibelakang Devan.
Devan tanpa sadar langsung melap liurnya dengan punggung tangan diringi gelak tawa para undangan yang menyadarkan Devan telah dikerjai oleh sahabatnya.Kayla menyembunyikan tawa melihat aksi Devan.
"Shitt...",umpat Devan dengan gumaman kecil.
Devan memasangkan cincin bertahtakan berlian jari manis sebelah kanan Kayla sementara cincin pertunangan mereka masih Kayla pakai dijari manis sebelah kiri karena itu cincin turun temurun dari keluarga Devan.Demikian juga Kayla memasangkan cincin pernikahannya dijeri manis Devan lalu mencium punggung tangan Devan sabgai bukti bakti seorang istri terhadap istri dan Devan mencium lembut penuh cinta kening sang istri.
Semua bertepuk tangan melihat kebahagian kedua mempelai.Setelah pemasangan cincin keduanya menandantangani surat surat dan buku nikah oleh Devan.
Keduanya resmi menjadi suami istri dan halal dalam bersentuhan.Suami istri itu tampak bahagia dan saling melemparkan senyum.
Kini tiba saatnya sungkeman kepada kedua orang tua.Dari kelurga Devan tampak duduk sang Nenek dan dikeluarga Kayla didampingi oleh Tante Ayu istri dari Feri Irawan.Meski diawalnya ia menyalahkan Kayla atas penangkapan Aruna tapi setelah pihak kepolisian menjelaskan kronologi ya Tante Ayu bisa menerima kenyataannya.Tapi Devan meminta Tante Ayu untuk tidak mengatakan dulu tentang Aruna pada Kayla dan disanggupi oleh Tante Ayu demi psikis Kayla yang belum sembuh total.
"Jadi suami yang baik ya nak...jangan sekali-kali kamu menyakiti istrimu jika ia salah ingatkan!,sayangi dia walau tak secantik yang sekarang nantinya!,bimbing dia kenakan yang baik",ujar Nenek dengan suara serak lalu mengusap kepala sang cucu lembut dan diangguki oleh Devan.
Tak ketinggalan pula para sahabat dari kedua mempelai.Fero berjalan beriringan dengan Fani menyalami kedua mempelai membuat Devan menatap penuh curiga pada sahabatnya ini.Dan bukan Fero namanya kalau datar dan dingin sebelas dua belas dengan Devan yang cuek saat Devan menatapnya penuh selidik.
"Gua harap Lo nyusul setelah ini",goda Devan melirik Fani yang sedang mengalami Kayla.
"Ck...",Fero berdecak kesal lalu berlalu meninggalkan panggung pengantin diikuti Fani dari belakang.Devan terkekeh kecil melihat sahabatnya yang tampak kesal dengan godaannya.
Semua tamu undangan sudah berangsur angsur pulang karena waktu sudah menunjukkan jam 16:00 WIB.Dikarenakan acara hanya sampai jam 17:00 WIB makanya para tamu sudah mulai meninggalkan tempat acara.
Kayla sudah berada dikamar pengantin mereka di lantai dua yaitu kamar Devan yang disulap menjadi kamar pengantin.Kayla mengganti baju pengantinnya dibantu oleh Fani karena Devan masih berada dibawah karena masih ada kolega bisnisnya yang belum pulang.
"Harusnya yang bantu Devan ini",goda Fani membantu Kayla membuka sigernya.
"Apaan sih Fan...Mas Devan masih sibuk dibawah",jawab Kayla kesal karena dari tadi Fani tak henti hentinya menggodanya.
__ADS_1
"Udah siap belum buat malam pertama?",bisik Fani membuat Kayla tertunduk malu.
"Awww...sakit tau Key",ringis Fani yang mendapat cibiran dibahunya.
"Lagian kamu ngomong kayak gitu ini masih sore loh Fan",ujar Kayla.
"Lah...siapa tau Tuan Devannya gak sabaran",goda Fani lagi membuat Kayla memberengut kesal.
Tak lama pintu kamar terbuka membuat Fani menoleh kearah pintu masuk.Devan tengah berdiri mengkode Fani untuk keluar.Tanpa Kayla sadari Fani sudah keluar dari kamar meninggalkannya berdua dengan Devan.
Devan langsung memeluk Kayla dari belakang membuat Kayla terlonjak kaget dan jantungnya berdebar kencang.
"Mau dibantu sayang",bisik Devan membuat Kayla meremang dan tertunduk malu.
"Mas...kamu kapan datang dan mana Fani?",tanya Kayla yang masih tertunduk malu.
"Kenapa memangnya,hum?apa Mas gak boleh masuk?",tanya Devan mempererat pelukannya dan menghirup aroma tubuh sang istri.
"Mas...aku mau ganti baju dulu terus mandi soalnya gerah banget",ujar Kayla berusaha melepaskan pelukan Devan.
"Mandi bareng mau?",tanya Devan menggoda Kayla lalu membuka satu persatu kancing kebaya Kayla dari belakang membuat punggung polos sang istri terekspos membuat Devan meneguk salivanya lalu melabuhkan kecupan ringan dibahu polos sang istri.Membuat Kayla memejamkan matanya menikmati sentuhan bibir sang suami.
Setelah Devan membantu Kayla melepas kebayanya lalu Devan langsung mengangkat tubuh sang istri dan membawanya ke kamar mandi.Keduanya mandi bersama tanpa melakukan apapun karena mereka akan. melaksanakan sholat sunnah dua rakaat dulu.
Devan membantu Kayla melepas mukenahnya setelah membaca doa pengantin dan meniupkan ya diubun ubun Kayla.
"Sayang apa boleh Mas minta hak Mas sekarang?",tanya Devan menatap penuh cinta sang istri yang saat ini duduk di pangkuannya.
"Apa Mas gak capek?",tanya Kayla malu malu.
"Gak sayang...gimana,hum?",goda Devan mengecup singkat bibir Kayla membuat siempumya langsung merah padam.
"Ya...Mas",jawab Kayla malu malu membuat Devan tersenyum senang.
__ADS_1
Devan merebahkan tubuh sang istri pelan pelan diatas ranjang pengantin mereka yang ditaburi kelopak bunga mawar.Setelah membaca doa Devan menatap penuh cinta sang istri dan mengecup pelan bibir ranum milik Kayla lembut.Kecupan lembut itu lambat laun menjadi ******* penuh gairah.Devan melepaskan tautan mereka saat pasokan oksigen mulai menipis dan menatap wajah cantik Kayla yang saat ini masih memejamkan matanya.Devan kembali ******* bibir Kayla dan terjadilah malam pertama yang kesorean dengan penuh syahdu dan didoakan oleh para malaikat.
...****************...