Gadis Idaman Sang Presdir

Gadis Idaman Sang Presdir
Pernikahan kedua Lyra


__ADS_3

4 bulan kemudian....


Keluarga Wijaya tengah disibukkan dengan pesta pernikahan kedua Lyra dan Erik.Akhirnya pasangan itu naik pelaminan juga setelah juga setelah masa Iddah Lyra selesai.


Meski awalnya Lyra belum mau menikah tapi karena Kayla dan Fani yang mengompori Lyra jika bisa saja Erik ada yang melirik apa lagi Erik masih bujangan sedangkan Lyra sudah tidak gadis lagi.Bakalan banyak para gadis yang akan mendekatinya.Apalagi jabatan Erik dirumah sakit adalah CEO sudah akan banyak para wanita mengincarnya termasuk dokter dokter muda yang cantik.Ditambah Erik tak kalah tampan dari mantan suaminya dulu.


Lyra yang sudah termakan hasutan kedua wanita yang tengah hamil itu akhirnya setuju untuk menerima lamaran Erik.


Fani 3 bulan yang lalu sudah menikah dengan Fero kini wanita itu tengah hamil 2 bulan.Fero memang terburu buru menikahi Fani karena takut sang pujaan hati di lirik yang lain karena mantan kekasih Fani kembali datang setelah mendengar Fani telah dilamar olehnya.


Author sengaja gak undang ya pas nikahan Fani dan Fero nanti insyaallah akan dibuat novel khusus untuk mereka.doakan saja ya setelah novel ini tamat😁😁


Kembali lagi kepada persiapan pernikahan Lyra dan Erik yang sudah hampir selesai karena besok mereka kan menikah dikediaman Wijaya sedangkan resepsi akan di adakan di gedung.


Kayla tampak sibuk meski kandungannya sudah memasuki 7 bulan namun wanita itu tidak mau diam.Sudah berulang kali Devan memperingati sang istri agar jangan terlalu capek tapi wanita hamil itu tampak lincah saja.


Saat ini Kayla tengah duduk menemani Lyra yang memakai heana setelah selesai memastikan baju pengantin Lyra sudah selesai.Ya baju pengantin Lyra dirancang khusus oleh Kayla sendiri dibantu oleh Fahira.


"Mbak...jangan terlalu sibuk,kasihan keponakan aku",ujar Lyra tersenyum lebar.Ia ingin mengusap perut Kayla tapi tangannya sudah dipasang hiena.


"Gak Ra...Mbak hanya memastikan baju kamu sudah selesai",jawab Kayla.


"Mbak senang akhirnya kamu menikah dengan pria yang begitu tulus mencintaimu Ra",tutur Kayla dengan perasaan haru.


"Ya Mbak...akhirnya cinta yang aku pendam bersambut juga",jawab Lyra dengan senyuman bahagianya.


"Mbak doakan semoga pernikahanmu kali ini kekal sampai maut memisahkan kalian",ucap Kayla tulus.


"Makasih Mbak doanya,Mbak juga ya semoga ponakan aku nantinya lahir dengan selamat tanpa kekurangan apapun,aamiin",ucap Lyra tulus.


"Aamiin",jawab Kayla bersamaan dengan tim MUA yang sedang memasangkan heana pada tangan Lyra.


"Hai...Ra,maaf kau baru datang",ucap Fani yang baru saja datang karena kehamilannya yang membuatnya selalu mual.


"Gak apa apa Kak...gimana rasanya hamil?",tanya Lyra dengan senyuman menggoda.


"Agak sulit tapi dinikmati aja",jawab Fani.


"Nanti kamu juga akan merasakannya juga Ra,ya gak Fan?",tutur Kayla pada Fani.


"Hooh...Ra,aku doakan semoga nanti kamu cepat isinya",balas Fani.


"Insyaallah Kak, doakan saja",jawab Lyra tersipu malu.


"Sudah dipastikan cepat isi keturunan Wijaya mah topcer semua",timpal Nenek yang tiba tiba saja ikut nimbrung.

__ADS_1


"Nenek...",gumam Lyra tersipu malu dan mereka tertawa bersama.


"Kay...Devan mana?",tanya Nenek yang celingukan mencari sang cucu.


"Mas Devan ke apartemen Nek menemani Erik bersama Mas Fero juga",jawab Kayla mengusap perut buncitnya.


"Oh...kalian berdua duduk aja ya,gak usah bantu bantu karena sudah ada EO nya,Nenek gak mau terjadi sesuatu pada cucu Nenek",ucap Nenek mewanti wanti kedua wanita hamil yang tengah ikutan memasang heana.


"Iya Nek...",jawab mereka kompak.


"Bagus...",balas Nenek meninggalkan para wanita itu yang terlihat sangat bahagia.


"Fan..malam ini tidur di kamar aku ya",ajak Kayla pada Fani.


"Iya Key...mumpung pak su pada gak ada kita bisa ngerumpi nih",jawab Fani.


"Aku ikut kalian juga ya", timpal Lyra.


"Gak....", jawab Kayla dan Fani berbarengan.


"Ck...kompak sekali kalian Kak",sungut Lyra.


"Ra...jika kamu ikut kami bergadang yang ada kulit kamu kusam besok dan telat bangun juga",tutur Kayla.


Kayla langsung menoleh ke arah asal suara."Mas...De-van",lirih Kayla yang melihat sang suami telah berdiri tak jauh dari mereka bersama dengan Fero.


"Syukurin",bisik Lyra tersenyum puas.


"Mas...bukannya kamu nginap di apartemen menemani Erik?",tanya Kayla gelagapan melihat tatapan sang suami yang sudah menatapnya tajam.


"Erik ditemani Ray dan Fino juga ada tim MUA juga",jawab Fero menatap sang istri tak kalah tajamnya.


Gluk


Fani kesusahan menelan salivanya alamat dapat hukuman lagi ia nanti dari sang suami mesum nya itu.


"Mas...kamu-


"Baru ditinggal sebentar saja sudah merencanakan bergadang kamu ya sayang,hum",ucap Devan gemas dengan sang istri yang begitu sangat susah diatur semenjak kandungannya menginjak 7bulan.


"Maaf Mas,kami hanya reunian saja kok,ya kan Fan?",ucap Kayla meminta persetujuan Fani.


"Hehehe...aku gak ikutan Key, maaf",jawab Fani cengengesan karena sang suami masih menatapnya tajam.


"Ck... harus kamu bisa buat Mas Fero takut sama kamu bukan sebaliknya",kesal Kayla.

__ADS_1


"Jangan beri pengaruh buruk pada Fani sayang",ucap Devan mencubit pipi chubby sang istri gemas.


Fani segera menghampiri sang suami dengan senyuman mautnya.Dia tau kalau Fero akan luluh dengan senyumannya."Mas...


"Honey kan Mas sudah bilang istirahat yang cukup kamu lagi hamil muda gak baik begadang",tutur Fero lembut.Ia memang tak bisa marah pada sang istri apalagi saat ini Fani tengah hamil anaknya.


"Iya Mas....",jawab Fani tersenyum lebar.


Kedua sahabat itu memang posesif menjaga istri mereka masing masing dengan alasan menjadi suami siaga.


***


Pagi pun menjelang semua orang sangat sibuk di kediaman Wijaya,begitu juga dengan tim EO.


Sebentar lagi acara akad nikah Lyra dan Erik akan dimulai.Semua orang juga telah bersiap siap.


Kayla sudah terlihat cantik dengan gaun indah yang dirancang oleh desainer ternama di kota itu begitu juga Devan terlihat gagah dengan jas senada dengan gaun Kayla.


"Mas aku keruangan Lyra ya",ucap Kayla pada Devan.


"Mas antar",ucap Devan datar.Kayla menghembuskan nafas pelan karena Devan kembali mode dinginnya.


"Ya Mas...",jawab Kayla acuh.


Kayla berjalan beriringan dengan Devan menuju kamar Lyra karena wanita itu sedang dirias oleh tim MUA.Saat sampai ternyata disana sudah ada Fani yang tengah duduk memainkan ponselnya.


"Mas tinggal dulu ya sayang mau menyambut para tamu undangan",tutur Devan mengecup kening sang istri dan mengelus perut buncitnya Kayla lembut sebelum pergi.


"Ya Mas...",jawab Kayla.


Kayla menghampiri Fani yang sedang duduk memainkan ponselnya."Sudah lama Fan?",sapa Kayla melangkah pelan memegangi perut buncitnya.


"Baru aja diantara Mas Fero kesini Key",jawab Fani mengalihkan pandangannya pada Kayla.


"Benar benar pria bucin mereka Fan",sungut Kayla.


"Nikmati aja Kakak kakakku",sahut Fani yang baru saja selesai dirias.


"Sebentar lagi kamu juga bernasib sama kayak kita Ra",jawab Kayla.


"Kalian benar Kak",jawab Lyra lesuh membayangkan betapa bucinnya Erik padanya.


...****************...


kondangan kita say....πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„

__ADS_1


__ADS_2