Gadis Idaman Sang Presdir

Gadis Idaman Sang Presdir
Kevin Devano Wijaya


__ADS_3

Tak terasa dua bulan telah berlalu setelah kacaunya resepsi Lyra dan Erik.Kini dokter Wina sudah tak lagi berada di negara mereka.Setelah kejadian itu Devan benar benar mem-blacklist.Wanita benar benar tidak bisa lagi bekerja di manapun.Bahkan perusahaan orangtuanya terancam bangkrut karena para investor menarik semua saham mereka.Dokter muda itu hampir depresi tapi ia menyadari kesalahannya bahkan ia malu untuk menemui Kayla dan Devan.


Kandungan Kayla juga telah menginjak sembilan bulan dan sebentar lagi akan melahirkan.Dan untuk Lyra wanita itu tinggal dirumah yang sudah dibelikan Erik untuknya dan mereka tengah berbahagia karena Lyra sedang berbadan dua dengan usia kandungan kandungan 5 minggu.


Kayla tak lagi datang ke butik semua ia percayakan pada Fahira adik Fero.Bahkan Fani tak lagi bekerja di butik semenjak wanita itu hamil.Mengenai butik kini sudah berkembang pesat bahkan sebulan yang lalu Kayla membuka cabang baru di kota Padang.


Pagi ini wanita hamil itu kedatangan tamu yang tak lain Tante nya yaitu Mama dari Aruna.Devan ikut menemani sang istri menemui Tante Ayu.Devan tak lagi datang ke kantor semenjak kandungan Kayla memasuki 36 minggu.Ia ingin menjadi suami siaga untuk sang istri.


"Tante Ayu",gumam Kayla saat tiba diruang tamu.Lalu dibantu Devan ia duduk didepan Tante Ayu.


Tante Ayu menatap Kayla yang dengan raut tak terbaca."Kay...Tante minta maaf atas semuanya",ucap Tante Ayu dengan tulus.Ia sadar selama ini terlalu banyak berbuat salah pada Kayla.


Kayla menatap sang suami sekilas dan tampak diangguki oleh Devan."Aku udah memaafkan Tante.Semoga Tante tidak lagi berbuat hal yang sama",jawab Kayla.


"Terima kasih Kay...Tante mau sekalian pamit untuk pulang ke desa.Tante tak punya siapa siap lagi disini.Suami Tante sudah menceraikan Tante",ucap Tante Ayu.


Kayla mengangguk pelan karena ia tak tau harus bicara apa lagi.Ia tau apa yang dirasakan oleh Tante Ayu.Karena ia juga pernah ada diposisi Tantenya itu.


"Tante pamit Kay...selamat atas kehamilan kamu",ucap Tante Ayu lalu beranjak pergi dari kediaman Wijaya.


"Mas...


"Ada apa sayang?ada yang sakit?",tanya Devan dijawab gelengan oleh Kayla.


"Mas...kasihan Tante Ayu",gumam Kayla.


"Tenang saja sayang Mas udah minta salah satu orang kita untuk membantu Tante Ayu selama didesa.


"Makasih Mas",ucap Kayla.


"Apapun untukmu sayang",balas Devan.


Tiba tiba saja Kayla kaget saat ia berdiri dari duduknya sesuatu keluar dari kewanitaannya.


"Mas...aku pipis",pekik Kayla membuat Bi Sri kepala pelayan yang kebetulan juga berada disana kaget.


"Tuan itu bukan air pipis tapi air ketuban Nona Kayla, sepertinya Nona akan melahirkan",ucap Bu Sri.


Devan langsung membopong tubuh Kayla menuju mobilnya.Devan meminta kunci mobil pada sang sopir dan juga memerintahkan Bi Sri untuk masuk membawakan keperluan Kayla dan Baby-nya.


Ditengah perjalanan Devan menelfon Erik untuk disiapkan ruang bersalin untuk sang istri.Kayla tampak menahan kesakitannya.Ia tak mau berteriak karena itu akan menguras tenaganya saja.Ia harus menyiapkan tenaganya untuk melahirkan anak mereka.


Setibanya di rumah sakit Kayla langsung dibawa ke ruang bersalin.Dokter Alina pun langsung mengecek keadaan Kayla.


"Pembukaannya sudah lengkap sus,tolong siapkan semuanya",perintah Dokter Alina pada dua orang suster yang membantunya.

__ADS_1


"Baik Dok",ucap suster itu.


Kayla tampak meringis menahan rasa sakitnya.Devan dengan setia menemani sang istri.Dokter pun baru kali ini melihat pasiennya yang tidak heboh dan berteriak kesakitan.


Setelah berjuang selama setengah jam akhirnya seorang bayi laki laki lahir dengan selamat.


Oek oek oek


"Selamat Tuan bayi anda laki laki sehat dan tak kurang satu apapun",ucap Dokter Alina memperlihatkan bayi yang masih merah dalam gendongannya.


"Selamat sayang...kamu wanita hebat.Kita sudah jadi orangtua",lirih Devan mengecup kening sang istri lembut.


"Iya Mas...kamu juga pria hebat.Sudah mau menemaniku melahirkan anak kita",balas Kayla.


Setelah jalan lahir Kayla dijahit wanita itu dipindahkan keruang rawat inap.Disana ia sudah ditunggu oleh keluarga besar sang suami.Tampak Lyra dan Erik dan juga Fani dan Fero serta juga Nenek.


"Selamat ya Key,udah jadi ibu sekarang",ucap Fani menghampiri sang sahabat dan memberikan paper bag yang ia bawa pada Kayla.


"Iya Fan...makasih ya",balas Kayla tersenyum bahagia.


"Oh ya ponakan aku mana Kak?",tanya Lyra.


"Lagi dibersihkan dan sebentar lagi akan dibawa kesini Ra",jawab Devan duduk disebelah kiri sang istri.


Tak lama seorang suster mendorong tempat tidur bayi keruangan rawat Kayla.


Semua orang berebut melihat bayi mungil itu.Sang suster pun undur diri setelah bayi itu dikerumuni oleh aunty dan uncle nya.


"Wah...sembilan bulan cuma numpang doang dia dirahim kamu Kay.Sembilan puluh persen mirip Devan semua",ujar Fero yang begitu takjub dengan wajah sang bayi.


"Ya dong berarti gen gue lebih kuat dari pada gen Kayla",ucap Devan jumawa.


"Masaallah tampannya buyutku",ucap Nenek dengan mata berbinar.Akhirnya ia masih dikasih umur panjang untuk melihat kelahiran buyutnya.


"Dev siapa namanya?",tanya Nenek saat menggendong sang cicit.


"Kevin Devano Wijaya",ucap Devan dan diangguki oleh Kayla.


"Nama yang bagus",ucap Nenek mencium pipi gembul sang cicit.


***


Semua orang berbahagia atas kelahiran baby Kevin termasuk para maid yang ada dikediaman Wijaya.Para maid juga ikut memberikan kado atas kelahiran tuan muda mereka.


Kini bayi mungil itu kelilingi oleh orang orang yang menyayanginya.Devan tak jarang ikut membantu sang istri mengurus anak mereka karena Kayla tak mau memakai jasa baby sitter.

__ADS_1


Kayla tak menyangka kehidupannya akan dikelilingi oleh orang orang yang menyayangi dan menghargainya.


Dicintai dan disayangi oleh Presdir yang digilai banyak wanita membuatnya merasa beruntung apalagi ditambah dengan kelahiran baby Kevin yang membuat menambah lengkapnya kebahagiaan rumah tangganya.


Dulu ia pernah dibuang dan dikucilkan oleh keluarganya sendiri.Tapi kini ia dihargai dan dijadikan ratu di kediaman Wijaya.Sungguh takdir tak ada yang tau.


Begitu banyak masalah yang ia hadapi dalam hidupnya agar bisa bahagia dengan sang suami.Tapi semuanya berakhir bahagia.Memang untuk bahagia terkadang kita harus merasakan sakit lebih dahulu.


...TAMAT...


Terima kasih banyak yang sudah setia membaca "Gadis idaman Sang Presdir"


Novel untuk cerita kisah Fani dan Fero akan segera terbit ya...


Thank you para reader kesayangan ku.


Ramaikan juga karya terbaru aku"Istri kecil CEO Arogan".


Nah revisi sedikit ya Author mau kasih visual mereka nih.



Devan Anggara Wijay



Kayla Maharani



Narendra Eriko Atmaja "Erik"



Lyra Anastasya Wijaya



Benny Fernando"Benny"



Asisten Rey


Nah untuk Fero dan Fani dinovel mereka nantinya ya."Izinkan Aku mencintaimu"

__ADS_1


Dan untuk Baby Kevin gak Author kasih ya karena Devan dan Kayla mau privasi publik Baby-nya.😁😁😁


Dan yang pasti sangat tampan loh...copyan Daddy Devan banget.


__ADS_2