Ghost Of Thusilent

Ghost Of Thusilent
15. janji


__ADS_3

"Riziel kau tidak apa apa?" Felysia yang datang bersama dengan aiko.


"Aku baik baik saja dan tadi hanya iblis yang ingin menerobos masuk saja tidak menyerang kok" jawaban Riziel kepada felysia.


"Terus tadi suara ledakan apa itu?" Felysia yang bertanya kepada Riziel.


"Aku hanya menjatuhkannya saja dengan kekuatan yang belum aku stabilkan hehe" Riziel yang berbicara kepada felysia.


"Ohh ya zanna ada apa datang kemari? Dan hanya diam kalau ada yang ingin di tanyakan tanyakan saja?" Riziel yang bertanya kepada zanna.


"Tidak hanya kau harus berhati hati mulai sekarang untuk menjaga keluargaku dan keluargamu sendiri" zanna yang mulai kejadian dulu terulang kembali.


"Ya betul Riziel surga adalah tempat yang aman bagimu dan bila kau ada di neraka banyak iblis yang mengincarmu" felysia juga setuju dengan perkataan zanna.


"Riziel aku tidak ingin kehilangan seseorang lagi apalagi dirimu sudah membuat adikku senang selama ini dan selalu melindunginya sebelum kau tidak kenal selalu terkena masalah adikku dan aku sebagai kakaknya hanya bisa memperhatikan saja" zanna yang mulai menangis di depan Riziel.


"Baiklah aku akan berusaha menjadi kuat" Riziel yang mulai berjanji kepada zanna.


"Apakah bisa aku bantu juga?" Zhiru yang tiba tiba di sebelah Riziel.


"Apa yang bisa kau bantu?" Felysia meragukan kemampuan zhiru.


"Memasang mantra pada keluarga Riziel serta zanna agar tidak dapat di pegang oleh iblis" zhiru yang berbicara sambil memakan makanan yang tadi malam di belinya.


"Berhenti makan dasar bodoh jika lagi serius berhenti?" Riziel kesal dengan zhiru yang makan terus dari sejak datang.


"Baiklah waktunya berangkat dan kau felysia jangan ikut, berjaga saja disini karena itu tugasmu dan zanna kembali ke tempatmu berada kami berdua akan mengurusnya" zhiru yang memerintah kepada felysia dan zanna.


"Baiklah jangan sampai mengecewakan Riziel" zanna yang mengancam kepada zhiru.


"Baiklah bawa dia sepertinya sangat ingin ikut dengan kalian" felysia yang mulai turun dari tubuh aiko sambil menunjuk kepada aiko.


"Bagus jadi kita bisa cepat sampai di sana" Riziel dan zhiru menaiki badan aiko.


Riziel dan zhiru pun pergi dengan cepat berkat aiko yang lumayan berguna yang hampir sampai depan rumahnya Riziel.


Zhiru langsung memulai memasang mantra pada tubuh keluarga Riziel satu persatu sedangkan Riziel sedang meningkatkan atributnya sendiri.


Riziel yang mulai membuka death Book dan melihat atribut yang ingin di naikan.


Riziel Yora - Guardian Of Heaven And Hell.


Strangth \= A


Defense \= A


Speed \= A


Intellegence \= S+


Physical \= S+


Refleks \= A


Technique \= A


Sihir \= Red Spirit, Greed of Spirit, Secret Spirit.


Weapons \= Dark Scyte.


Point Kontribusi \= 12.000 point.


"Tingkatkan jadi menjadi S abis 8.000 point lumayan mahal juga tapi biar saja deh" Riziel mulai meningkatkan kekuatannya.


Riziel Yora - Guardian Of Heaven And Hell.


Strangth \= S


Defense \= S


Speed \= S


Intellegence \= S+


Physical \= S+


Refleks \= S


Technique \= S


Sihir \= Red Spirit, Greed of Spirit, Secret Spirit.


Weapons \= Dark Scyte.


Point Kontribusi \= 4.000 point.


"Sensasi ini terasa kekuatanku mengalir dengan benar" Riziel yang merasakan kekuatan di tubuhnya ada kenaikan.


Riziel pun memeriksa zhiru apakah sudah selesai melakukannya setelah itu Riziel sampai melihat zhiru yang baru selesai.


"Sudah selesai tinggal rumah pacarmu" zhiru yang mengejek Riziel.


"Bukan pacar tapi teman!" Riziel yang kesal ternyata selama ini Riziel di intai oleh zhiru.


"Ya ya dan bolehkah aku makan?" Zhiru yang mulai bertanya ingin memakan makanan manusia yang enak.


"Ya terserah dan dari mana kau dapat uang?" Riziel yang bertanya tentang uang kepada zhiru.


"Itu dari point dan 10 point itu 10rb karena waktu itu sudah aku ubah jadi uang rupiah di dunia manusia" zhiru yang menjelaskan kepada Riziel sambil makan.


"Begitu dan sepertinya kau menjadi sangat menyukai makanan manusia memangnya kau bukan manusia dulu?" Riziel yang bertanya masa lalu zhiru.


"Aku adalah penghuni neraka pertama dan alasanku kenapa ketagihan makanan manusia" zhiru yang bercerita kepada Riziel.


Zhiru dan Riziel pun langsung melanjutkan pergi ke rumah sakura yang cukup lumayan jauh dengan menunggangi aiko dalam wujud cerberus.


Setelah sampai di sana zhiru melanjutkan tugasnya dan setelah 20 menit berlalu zhiru pun sudah selesai juga.


"Baiklah tugasku sudah selesai jadi bagaimana?" Zhiru yang bertanya kepada Riziel.


"Ya terimakasih bantuannya sekarang boleh kembali istirahat dan aku ingin kembali karena sebentar lagi pagi" Riziel yang berpisah dengan zhiru.

__ADS_1


Setelah itu Riziel dan zhiru berpisah Riziel kembali ke rumahnya karena sebentar lagi pagi dan spirit Riziel pun langsung masuk ke dalam tubuhnya lalu terbangun dan mengambil hpnya sudah penuh di di isi penuh dan hpnya menunjukkan jam 02:45


"Ternyata masih pagi" Riziel pun menyalakan kuota hpnya yang terlihat beberapa pesan.


(5 pesan belum terbaca dari 2 kontak)


{Grup kelas XI mesin}


(Bu hana)


∆[assalamualaikum wr.wb di karenakan besok semua kelas akan di pakai oleh kelas 3 untuk ukk jadi untuk kelas 1 dan 2 libur selama 3 hari dan gunakan waktu di rumahnya dengan baik baik]


(Clovis)


∆[waalaikumsalam baik bu]


(Gibran)


∆[waalaikumsalam baik bu]


(Andin)


∆[waalaikumsalam baik bu]


{Sakura}


∆[selamat pagi]


(Riziel)


∆[bagaimana keadaanmu baik baik saja?]


(Sakura)


∆[Sudah agak sembuh kok]


(Riziel)


∆[syukur kalau begitu dan ini masih pagi udah aktif]


(Sakura)


∆[mimpi buruk dan di paksa tidur gak mau tidur mulu]


(Riziel)


∆[sebelum tidur baca doa sebelum tidur biar gak mimpi buruk]


(Sakura)


∆[hehe lupa dan kamu sendiri kenapa bangun jam segini?]


(Riziel)


∆[gak bisa tidur dari tadi main hp terus]


(Sakura)


∆[Mending tidur aja]


(Riziel)


(Sakura)


∆[Besok libur jenguk aku gak akan nih?]


(Riziel)


∆[iya tapi agak siang mungkin]


(Sakura)


∆[Yaudah gak apa-apa dan sekarang tidur sana]


(Riziel)


∆[iya kamu juga sama]


Lalu Riziel pun mematikan hpnya dan segera olahraga pagi yaitu push up dan sit up karena masih lama menuju pagi.


Setelah selesai olahraga pagi Riziel pun mandi setelah itu mengganti bajunya lalu pergi ke ruang makan sambil membawa hpnya.


"Nak kau tidak sekolah?" Sinta yang bertanya kepada Riziel.


"Tidak bu semua kelas di pake ukk oleh kelas 3 kalau tidak percaya lihat sendiri di hpku" Riziel memperlihatkan informasinya kepada sinta.


"Yasudah tolong antarkan sakira sekolah nanti yah?" Sinta yang berbicara kepada Riziel.


"Baik bu" Riziel yang baru menjawab sakira dan kirota pun keluar dari kamarnya yang sudah siap pergi.


"Kakak tidak sekolah?" Sakira bertanya kepada Riziel.


"Tidak sekolah karena libur jadi kakak mengantar sakira sekolah" Riziel yang memberitahukan kepada sakira.


"Hore kakak mengantar sekolah" sakira yang sangat senang.


"Kalau begitu ayah ada waktu untuk kerja tidak kesiangan dan berapa hari liburnya?" Kirota yang bertanya kepada Riziel.


"Hanya 3 hari dan setelah 3 hari sekolah sekolah kembali" Riziel yang menjawab pertanyaan ayahnya sendiri.


"Ohh iya nak bagaimana hasil ulangannya bagus?" Sinta yang menanyakan tentang hasil ulangannya.


"Lumayan bagus bu dan tunggu biar Riziel ambil dahulu biar ayah dan ibu bisa melihatnya" Riziel pun lalu pergi ke dalam kamarnya.


Riziel pun langsung mengambil hasil ulangannya di dalam tasnya lalu membawanya kepada sinta dan kirota.


"Ini nilai hasil ulangannya ayah, ibu" Riziel yang langsung memperlihatkan hasil ulangannya semua.


"Wah nilainya bagus nak dan pertahankan nilainya begini" sinta pun yang kaget dengan nilai hasil ulangannya dengan nilai sempurna.


"Iya bu" Riziel yang telah membuat orang tua nya bahagia dan membuat perubahan di kehidupannya.

__ADS_1


"Baiklah sebagai hadiahnya besok ibu akan memasak makanan yang enak" sinta yang di besok hari menyiapkan makanan enak untuk hadiah Riziel.


"Hore ibu yang terbaik" sakira yang mulai sangat senang sekali.


"Sekarang waktunya makan dan nanti jemput sakira jam 1 siang Riziel jangan sampai lupa" sinta yang menyiapkan sarapan sambil mengingatkan Riziel.


"Ohh iya bu Riziel ingin menjenguk teman sekalian jadi setelah mengantar sakira tidak akan pulang bu" Riziel memberitahukan kepada sinta dan kirota.


"Baiklah ini uang untuk jajan sakira dan jika lapar di jalan" kirota memberikan uang 35rb.


"Terimakasih ayah" Riziel berbicara kepada kirota.


Setelah itu Riziel dan sakira pun pamit mengantar sekaligus pergi menjenguk temannya Riziel yaitu sakura.


Setelah sampai di sekolah sakira banyak sekali ibu ibu yang menunggu anaknya di sana lalu Riziel berhenti dan menurunkan sakira depan sekolah.


"Nanti pulang tunggu kakak yah jangan jauh jauh dari sekolah" Riziel yang mengingatkan kepada sakira.


"Baiklah kak" sakira yang mengerti yang Riziel katakan.


"Ini 5rb untuk jajan dan jangan boros" Riziel yang memberikan uang jajan kepada sakira.


Sakira pun langsung pergi menuju teman temannya berada dan langsung bermain dengan temannya dan Riziel memperhatikan sikap adiknya hanya bisa tersenyum kemudian Riziel pun pergi menuju rumah sakura.


Dan pada saat berada di jalan berpapasan teman pedagang buah yaitu apel dan Riziel pun berhenti di depan pedagang itu sekaligus membeli apelnya.


"Berapa mang semuanya?" Riziel yang menanyakan harga apel.


"15rb saja nak" pedagang itu berbicara kepada Riziel


Riziel membuka death Book langsung mengambil 20 point dan setelah itu death Book langsung menyimpan kembali lalu memberikan point tersebut di berikan kepada pedagang lalu berubah menjadi uang rupiah.


"Ini nak apelnya" pedagang itu memberikan apel 1 kilo langsung memberikannya kepada Riziel.


"Baiklah terimakasih dan sisanya simpan untuk tambahan usaha" Riziel yang menerima apel dan memberikan sisa uangnya kepada pedagang itu.


Setelah itu Riziel pun langsung pergi menuju rumah sakura yang mungkin menunggu dan sampailah di depan rumah sakura lalu Riziel mengetuk pintunya sambil mengetuk pintu rumah sakura.


"Siapa yah?" Ibu sakura yang mulai membukakan pintu.


"Selamat pagi bu saya datang untuk menegok sakura apakah ada?" Riziel yang mulai bertanya kepada ibu sakura.


"Ada silahkan masuk dan ibu panggilkan sakura dahulu" ibu sakura pun langsung mempersilahkan masuk ke dalam rumahnya.


Riziel pun langsung masuk ke dalam rumah sakura dan setelah itu menyimpan apelnya di meja.


"Maaf lama aku kira nanti siang" sakura yang mulai bicara sambil menuruni tangga.


"Ya tidak apa-apa dan bagaimana keadaanmu sudah baikan? Aku bawain buah biar cepat sembuh" Riziel yang menanyakan keadaan sakura sambil memberikan buah yang telah di beli.


"Wah terimakasih sudah membawakannya dan maaf merepotkan" sakura yang tidak merasa enak menerimanya.


"Tidak apa-apa hanya kebetulan ketemu jadi membelinya dan harganya murah dan boleh minta pisau?" Riziel yang meminta pisau untuk memotong buah.


"Tunggu biar aku ambil dan sekalian mengambil buku pelajaran ipa dahulu" sakura yang langsung pergi mengambil pisau di dapur.


Riziel pun yang hanya menunggu sambil memasang headsetnya lalu menyetel lagu ke sukaannya dan setelah menunggu lama sakura pun kembali membawa buku pelajaran dan pisau.


"Maaf lama buku pelajarannya lupa menyimpannya" sakura berbicara kepada Riziel.


"Tidak apa apa dan sini biar aku kupas kulitnya apelnya" Riziel yang mulai melepas headsetnya lalu membersihkan.


"Biar aku saja yang mengupasnya" sakura mulai memaksa Riziel untuk sakura yang melakukannya.


"Tapi hati ha--" Riziel baru saja bicara tapi sudah terluka pada saat mengupas kulit buah.


"Aduh sakit" tangan sakura yang terkupas oleh pisau.


"Kalau tidak bisa bilang saja dan bersihkan dahulu lukanya" Riziel yang menyuruh membersihkan bekas darah di tangannya.


"Baiklah aku bersihkan dahulu" sakura lalu pergi membersihkan bekas darah di tangannya lalu Riziel sambil menunggu mengupas buahnya.


Riziel yang mengupas 3 buah apel untuk di makan bersama dan sakura datang melihat tangannya langsung di tutup oleh handiplas.


"Ohh iya Riziel hasil ulanganmu bagus tidak?" Sakura yang bertanya kepada Riziel.


"Lumayan lebih dari cukup" Riziel yang menjawab pertanyaan sakura.


"Kalau begitu tidak akan ikut remendial dong yah?" Sakura bertanya lagi kepada Riziel.


"Ya dan kemarin ayah dan ibumu menanyakan tentang kejadian kemarin tidak?" Riziel yang bertanya soal kejadian kemarin.


"Hanya tentang di sana tidak di apa apakan oleh preman, tidak ada luka di sana dan disini ramai ada 4 orang yang di tabrak lari oleh mobil apakah itu preman yang kemarin?" Sakura yang bertanya kepada Riziel.


"Tidak tau dan aku bekerja tidak mendengar gosip itu dan kalau benar juga jadi kau tidak khawatir di culik lagi" Riziel yang berbicara kepada sakura.


"Iya sih benar tapi kan mereka masa mati 4 orang sekaligus?" Sakura yang masih tidak mengerti.


"Mulai deh kebiasaannya menghawatirkan yang udah berbuat jahat kepadamu itu dan mulai belajar" Riziel yang mulai menyuruh sakura belajar bersama dan Riziel sudah mengupas 3 buah apel sekaligus memotongnya jadi banyak


"Hehe maaf dan aku makan yah apelnya maaf merepotkan" sakura yang mulai mengambil apel yang sudah selesai di bersihkan dan di potong Riziel.


"Makan saja kan aku membelikan untukmu dan keluargamu" Riziel mempersilahkan sakura memakan apel yang di belikan Riziel.


"Hmm enak" sakura yang mulai menyukainya lalu Riziel membuka buku ipanya untuk membaca.


Pada saat sakura dan Riziel belajar tanpa sadar telah di perhatikan oleh ayah dan ibu sakura di atas sana.


Setelah mengajarkan sakura rumus fisika dan kimia Riziel pun melihat jam menunjukkan jam 12:30.


"Sakura aku pergi duluan karena belajar sudah selesai" Riziel yang mulai mengambil hp dan headsetnya di mejanya.


"Memangnya mau kemana buru buru?" Sakura bertanya kepada Riziel.


"Menjemput adik sekolah takut telat jemputnya karena adikku gak mau diem di satu tempat kalau udah bubar" Riziel yang memberitahukan kepada sakura.


"Begitu yah yasudah nanti main lagi aku bosan soalnya di rumah" sakura yang uujur bosan diam di rumah.


"Yasudah nanti aku ajak keluar untuk jalan jalan dan sampaikan salamku kepada ayah dan ibu sakura" Riziel masih ada di sana berbicara bersama sakura.


"Janji harus di tepati" sakura yang ingin Riziel berjanji kepadanya.

__ADS_1


"Ya janji tenang saja akan aku tepati" Riziel pun setuju untuk berjanji kepada sakura.


Riziel pun pergi keluar rumah lalu menyalakan motornya dan pergi menuju sekolah sakira untuk menjemput pulang sekolah.


__ADS_2