
Riziel yang langsung melesat kembali menuju dunia manusia untuk menegakkan hukuman kepada manusia sekaligus penyerangan besar besaran.
"Riziel aku ingin bertanya sesuatu padamu?" Zanna yang langsung memanggil Riziel.
"Hm ini ingin melaksanakan perintah dewa arthur untuk memberikan hukuman kepada manusia yang sudah melanggar peraturan sekaligus memberikan kutukan kepada mereka" Riziel yang memberitahukan kepada zanna.
"Ahh begitu dan yang belarti tugasmu sudah selesai dong jika ini selesai" zanna yang sangat senang.
"Ha iya tau makanya aku sibuk dan segera membantu" Riziel yang berbicara.
"Ahh baiklah hati hati" zanna yang melambaikan tangannya.
"Ya aku tau" Riziel langsung berjalan menjauh.
Riziel yang sampai di perbatasan melihat Felysia yang tidak bicara apapun kepadanya lalu Riziel langsung berjalan keluar dari perbatasan menuju dunia manusia.
"Riziel?" Felysia yang memanggil Riziel.
"Ya apa?" Riziel tidak tau apa yang akan di katakan oleh Felysia.
"Semoga berhasil dan jaga dirimu baik-baik" Felysia yang memberikan semangat kepada Riziel.
"Ahh ya baiklah" Riziel langsung turun ke dunia manusia untuk membantu malaikat.
Riziel yang langsung sampai di dunia lalu Riziel memperhatikan semua pekerjaan malaikat lalu Riziel memperhatikan cara memberikan kutukan dan memasukkan ingatan tentang hukumannya.
Lalu Riziel yang melihat beberapa malaikat kesulitan mengurusi menghancurkan iblis yang sudah terlepas.
'Poison Chains : Shattered!' Riziel langsung menghancurkan iblis dengan rantai racunnya.
"Siapa itu?" Varane melihat ke arah langit.
"Kenapa? Aku hanya ingin membantu saja" Riziel yang menjawab dengan santai.
"Terimakasih bantuannya" Varane yang menghargai bantuan dari Riziel.
"Ya" Riziel lalu pergi lagi.
Riziel yang menemukan lagi 1 malaikat yang di kepung oleh banyak sekali iblis yang lumayan kuat lalu Riziel melesat untuk membantunya.
'Crescent Of fire!' Riziel langsung mengambil sabitnya lalu merubah menjadi sabit api.
"Ha datang juga kau" agares yang telah menunggunya.
"Kau kenapa diam saja bantu!" Riziel yang kesal.
"Ya ya aku tau kau ingin kembali" agares lalu mengubah tangannya.
Agares dan Riziel langsung melakukan kombinasi serangan yang lumayan menguntungkan untuk agares menyerap iblis dan mengubahnya menjadi tambahan kekuatan.
__ADS_1
"Hah hah Riziel apakah masih banyak?" Agares yang mulai kelelahan.
"Lumayan jika kau ingin istirahat, istirahat saja dan aku akan mengurus semuanya" Riziel langsung dengan semangat.
"Baiklah kuserahkan kepadamu" agares yang memutuskan untuk beristirahat.
Lalu Riziel langsung melesat membantu yang lainnya sekaligus msngurusnya secara langsung.
"GGRRAA GGRR!" manusia yang sudah menjadi iblis langsung menyerang Riziel dengan cepat.
"Huh banyak sekali apakah aku kuat?" Riziel yang mengeluh sambil mengalirkan energi berbeda.
Lalu Riziel mrngalirkan energinya ke dalam sabitnya menjadi 'Holy Fire Sykle' lalu Riziel menebas semua iblis yang masih bergabung tubuh dengan manusia.
"Thousand Fist Stringer Blade!" Riziel memberikan tebasan kepada semua iblis hingga manusia terjatuh menuju daratan.
"Holy Eksplosif : Bomber!" Riziel yang membuat ledakan cahaya suci untung menganggu konsentrasi iblis.
"Hah hah hah tingga tersisa iblis saja" Riziel yang kelelahan.
'Thunter Scyte!" Riziel mulai serius lagi.
Riziel yang langsung berusaha menebas semua iblis di sana dengan cepat dan saat menyerang Riziel tidak sadar bahwa iblis menyerang pada saat Riziel lengah.
BAM! BAM!
Riziel yang ikut tersambar hanya pasrah dan bersiap untuk mati lalu petir yang menyambar ke arah Riziel terhalang oleh Barier.
"Kau sudah berjuang keras sekarang biarkan aku membantumu" Suara seseorang yang berbicara dengan lembut.
"Baiklah aku serahkan padamu" Riziel yang hanya berterimakasih kepada malaikat misterius itu.
'Secret Wish!' Riziel langsung mengumumpulkan suci dari surga dan neraka untuk memulihkan kondisinya.
"Anak ini mempunyai cara yang begitu unik sekali" malaikat misterius hanya tersenyum sambil menghabisi semua iblis.
Dunia yang semuanya hampir selesai dan manusia yang sudah di berikan kutukan berpisah dari jiwa iblis lalu setelah semuanya selesai akhirnya semua malaikat kembali ke tempatnya kembali.
Riziel yang masih mengumpulkan energi spirit akhirnya di bangunkan oleh malaikat misterius itu dengan menepuk punggung Riziel.
"Ada apa?" Riziel yang baru saja tersadar.
"Waktunya kembali semuanya sudah selesai dan terimakasih tadi kau mengumpulkan energi suci membuat menganggu konsentrasi iblis membuatku mudah mengalahkannya" malaikat misterius itu berterimakasih.
"Ah begitu ya itu bukan apa-apa dan bolehkah aku mengetahui namamu?" Riziel yang bertanya kepada malaikat yang tidak di kenalnya.
"Baiklah kita sambil kembali menuju alam nirwana lalu sambil mengobrol" malaikat misterius itu berbicara sambil terbang ke atas langit.
"Baiklah jadi siapa namamu?" Riziel langsung mengikuti malaikat misterius itu.
__ADS_1
"Seraphim dan pasti namamu Riziel yang sangat dewa arthur bicarakan" Seraphim yang memuji Riziel.
"Ahh iya dan juga tidak kuat haha" Riziel yang malas menerima pujian dari seseorang.
"Tapi begitu kuat menurutku dan juga kau seorang manusia bukan?" Seraphim bertanya sambil terbang menuju alam nirwana.
"Iya begitulah sedikit menyusahkan" Riziel yang sedikit memberitahukannya.
"Begitu sabar saja ini sudah takdir mungkin" Seraphim menepuk pundak Riziel.
"Ya begitulah" Riziel yang sedikit ingin bertemu dengan keluarganya.
Riziel dan Seraphim yang terbang sampai di alam nirwana melihat seekor cerberus bersama dengan Felysia dan juga zanna yang jarang sekali muncul.
"Ahh kalian sudah kembali apakah sudah selelsai?" Zanna yang bertanya karena ingin tau.
"Ya baru saja kembali dan apakah anjingku ini ingin mendatangiku?" Riziel yang langsung berbicara kepada anjingnya.
"Guk guk" cerberus itu sangat senang melihat Riziel keadaannya sehat.
"Itu seekor cerberus apakah peliharaanmu?" Seraphim yang sangat terkejut melihat Riziel akrab dengan cerberus itu.
"Haha ini pemberian bukan milikku sepenuhnya dan jangan melihatku dengan khawatir begitu Felysia" Riziel yang memperhatikan Felysia yang melihat kondisi Riziel.
"Ahh ketahuan yah?" Felysia yang tidak sadar bahwa sudah ketahuan.
"Ya dan jangan khawatir tadi aku beruntung tubuh spiritku tidak hancur akibat bantuan dari Seraphim di sebelahku ini" Riziel yang berterimakasih juga kepada Seraphim telah menolongnya.
"Bukan apa apa karena itu hanya kebetulan lewat" Seraphim yang sangat senang menerima sedikit pujian.
"Baiklah ingin pergi dahulu menemui seseorang untuk mengakhiri perjanjianku" Riziel yang memberitahukan kepada semuanya.
"Tapi ini masih malam Riziel dan juga tubuh spiritmu bel sepenuhnya sembuh" Felysia yang menahan Riziel.
"Tidak apa dan aku baik baik saja lalu Seraphim ku boleh pergi jika kau mau" Riziel yang memberitahukan kepada Seraphim kalau ingin pergi pergi saja.
"Ya sepertinya aku istirahat saja lelah" Seraphim berbicara sambil berjalan menjauh.
"Guk guk?" Anjinya bertanya bagaimana denganku tuan.
"Kau tunggu saja disini hingga pagi bersama zanna dan Felysia yang masih ingin bersamamu" Riziel memberikan perintah kepada anjingnya itu.
"Guk! Hah" anjinya yang setuju.
"Baiklah hati hati Riziel" zanna dan Felysia bicara bersama.
"Iya tau" Riziel yang langsung berjalan menuju dunia manusia lagi.
Riziel yang pergi menuju rumahnya kembali untuk mengakhiri perjanjiannya dengan dante karena semuanya sudah selesai.
__ADS_1