Ghost Of Thusilent

Ghost Of Thusilent
30. Melakukan Kontrak


__ADS_3

Riziel yang sampai di atas gunung dengan penuh lahar panas di dalamnya lalu zhiru lalu mengajak Riziel masuk menuju neraka tingkatan paling dalam untuk bertemu temannya yang bisa menggantikan Riziel di dunia manusia.


"Zhiru apakah ini benar harus menyelam ke dalam lahar panas itu!" Riziel yang sedikit ragu.


"Ya ayo" zhiru yang langsung menarik Riziel menyelam masuk ke neraka paling dalam.


"Perasaan ini energi spiritual neraka meningkatkan fisik dan tidak terasa panas malah seperti air biasa" Riziel yang terkejut di dalam lava.


"Karena kau mempunyai kekuatan neraka itu sendiri jadi masuk ke sini saja berguna dan biar aku tunjukan jalan menuju teman lamaku untuk membantumu Riziel" zhiru yang langsung menunjukan jalannya.


Zhiru pun langsung menunjukan jalan kepada Riziel agar cepat sampai di daerah kekuasaannya dan sampai di perbatasan lautan lava dengan tanah neraka yang begitu luas dan di jaga oleh beberapa manusia setengah ikan sambil memegang tombak.


"Katakan nama kalian dan juga ada urusan apa datang kesini!?" Penjaga itu bertanya dengan tegas kepada Riziel dan zhiru.


"Bagaimana mengatakannya zhiru?" Riziel yang bertanya kepada zhiru yang pusing ingin bertanya.


"Biar aku yang urus namaku zhiru dan juga Riziel ingin bertemu dengan dante karena ingin membantu Riziel menggantikannya kehidupannya di dunia manusia tolong sampaikan kepada dante" zhiru yang memberitahukan urusannya.


"Baiklah tunggu sebentar saya memberitahukan kepada tuan dante lalu tolong tunggu sebentar" salah satu penjaga itu lalu pergi menuju dante.


"Zhiru siapa itu dante?" Riziel yang tidak mengenalnya.


"Dante adalah orang yang bisa menirukan dari penampilan, sikap dan juga kepribadianmu sendiri" zhiru yang menjelaskannya kepada Riziel.


"Lalu apa yang harus laku---" Riziel yang melihat seseorang yang merasakan energi kejahatan.


"Yo zhiru ternyata kau ada apa menemuiku?" Dante yang datang dengan penampilan yang hampir sama seperti manusia.


"Sudah lama yah dante dan datang kemari untuk meminta bantuan menjadi bagian darinya untuk membantu di kehidupan manusia" zhiru yang berbicara dengan dante.


"Lebih baik masuk ke dalam ruanganku dulu untuk minum teh" dante yang langsung mengajak zhiru dan Riziel.


"Baiklah ayo Riziel dan tidak perlu takut" zhiru yang langsung mengajak Riziel.


Riziel yang hanya menelan ludahnya karena tekanan energi spirit kegelapan yang sangat kuat lebih kuat dari Riziel lalu mengikutinya dari belakang.

__ADS_1


"Ohh ya kau adalah orang pengganti dari anak bodoh ezra yah? Yang kemarin berhasil mengalahkan morno bukan?" Dante yang bertanya kepada Riziel.


"Aku tidak tau apakah pengganti ezra tapi yang kau katakan baru menghukum morno itu aku" Riziel yang berbicara dengan sedikit gugup.


"Bagus bagus aku memang membenci morno yang tidak bisa menikmati kekuasaan yang di berikan oleh dewa arthur sendiri dan memang kau berbeda dengan ezra tenanglah" dante yang tiba tiba mendekati Riziel.


Riziel, zhiru dan dante yang berjalan menuju ruangan dante yang begitu luas dan sesampainya disana lalu Riziel dan zhiru di persilahkan duduk di dalam ruangan.


"Jadi apa yang aku harus lakukan untuk melakukan kontrak denganmu?" Riziel yang langsung angkat bicara.


"Tenanglah berikan tanganmu" Dante yang menyuruh Riziel mengulurkan tangannya.


Lalu Dante langsung memegang tangan Riziel yang di ulurkan lalu mengambil beberapa informasi kehidupan dari kepribadian, sikap dan lain lain sekaligus dengan mengambil sedikit kemampuan Riziel yang di anggap oleh dante hebat.


"Urgh energiku seperti di ambil alih meskipun sedikit" Riziel yang merasakan sakit.


"Sudah selesai lalu aku hanya mengambil sedikit kemampuan spesialmu dari energi spiritualmu sendiri" Dante yang melepaskan tangan Riziel.


"Apa itu bagian dari kontrak?" Riziel yang merasa aneh.


"Ini bukannya makanan manusia? dan bagaimana caraku menghubungimu?" Riziel yang merasa pusing.


"Ya benar sekali karena aku bosan makanan neraka dan maaf melupakan itu lalu ini untukmu kegunaan itu adalah untuk berbicara denganku" Dante yang memberikan handphone seluler neraka.


"Ini handphone seperti manusia dari mana mendapatkannya? Dan apakah itu alasanmu sekarang mempunyai energi spiritual yang begitu kuat dengan cara mengambil energi orang lain lalu meningkatkan kemampuan tersebut olehmu sendiri?" Riziel yang menanyakan beberapa hal kepada dante.


"Haha kau memang menarik berbeda dengan 2 orang bodoh itu lalu apa kau ingin aku ajarkan kemampuan yang bisa melepaskan mantra keabadian kepada iblis, malaikat, semuanya bagaimana?" Dante yang sangat ingin menguji kemampuan Riziel.


"Itu terlalu beresiko dante untuk Riziel" zhiru yang tidak setuju.


"Bagaimana Riziel bukankah itu bagus?" Dante yang sangat tertarik dengan Riziel.


"Ehem baiklah tapi jika pun kau mengajarkan padaku tapi aku hanya akan menghukum iblis yang membuat dunia tidak seimbang tidak akan melakukan pembunuhan kepada para iblis lain" Riziel yang memutuskan kepada dante yang senang mendengarnya.


"Hahaha kau memang menarik baiklah aku percaya padamu jangan buat aku kecewa dengan yang kau bicarakan sebelumnya" Dante yang sangat senang untuk pertama kalinya.

__ADS_1


"Baiklah terserah kalian saja" zhiru yang mengalah saja.


"Baiklah sepakat lalu sebelum itu ada yang ingin aku katakan apakah kau tau siapa penyebab utama manusia bisa menjadi iblis dan memanggil seseorang sepertiku utusan tuhan?" Riziel yang bertanya kepada dante.


"Ti-dak" Dante yang menjawab dengan mudah.


"Apa! Aku tidak mendapatkan satu informasi pun" Riziel yang kecewa lagi.


"Sudah tidak perlu kau pikirkan tapi instingku berbicara bahwa manusia yang menjadi iblis bisa di pisahkan oleh kemampuan mantra keabadian untuk memisahkan tubuhnya" Dante yang menebak dengan kemampuannya.


"Kenapa kau berbeda dengan iblis lain?" Riziel yang langsung bertanya kepada Dante yang langsung tersedak.


"Karena aku menyukai kekuatan dan kekuasaan dan tidak ada yang bisa menantangku sendiri kecuali 2 orang yang membuatku tunduk padanya lalu aku menyukai peralatan manusia jadi aku membuat handphone neraka untuk berbicara sesama mahkluk tidak bisa terlihat manusia" Dante yang langsung berbicara blak blakan kepada Riziel.


"Siapa 2 orang itu?" Riziel yang merasa aneh.


"Itu dewa arthur temanku dan juga zhiru sahabatku dan sekarang bertambah kau yang akan aku anggap teman baruku hahaha" Dante yang sangat senang sekali.


"Hebat juga kau bisa membuat ini dan aku saja tidak bisa membuat sendiri" Riziel yang memainkan handphone pemberian Dante.


"Tau kenapa Dante di katakan istimewa oleh dewa arthur juga" zhiru yang baru saja angkat bicara.


"Apa itu?" Riziel yang penasaran.


"Dante mempunyai aura spirit yang begitu jahat tapi cara berfikirnya tidak mempunyai dendam hanya di pikirannya kehidupan yang damai, kekuatan dan kekuasaan saja" zhiru menjelaskan kepada Riziel.


"Hoh pantas saja dan dante kapan ingin mengajarkanku tentang mantra pematah keabadian?" Riziel yang langsung bertanya.


"Sekarang juga bisa bagaimana?" Dante yang bertanya lagi.


"Baiklah boleh saja" Riziel berbicara.


"Ya sebaiknya kita pindah dahulu saja" Dante pun langsung menjentikkan jarinya lalu tempat pun langsung berubah.


Riziel, zhiru dan Dante berada di tempat yang begitu kosong dan luas hanya tanah dan batu neraka berada untuk melakukan pelatihan untuk Riziel.

__ADS_1


__ADS_2