
Setelah agares dan Riziel pergi dari neraka menuju perbatasan yaitu surga dan neraka dengan terbang dengan kecepatan tinggi sampailah di perbatasan surga dan neraka disana di sambut dengan Felysia yang menjaga disana.
"Ohh Yo Felysia ternyata masih saja menunggu di situ tidak pernah berubah?" tanya agares menyapa Felysia.
"Wah wah agares sudah lama tidak bertemu juga kau terlalu lama diam di neraka sih" ucap Felysia berbicara kepada agares.
"Haha begitulah aku juga kebetulan kesini untuk melihat kondisi surga di sana sambil menemani teman baru" ucap agares sambil merangkul pundak Riziel.
"Ohh ternyata Riziel teman barumu syukurlah kau punya yang pekerjaannya sama haha" ucap Felysia yang tertawa.
"Baiklah kami pergi masuk dahulu" ucap Riziel.
"Ya silahkan" ucap Felysia mempersilahkan masuk ke dalam surga.
"Riziel sepertinya morno benci kepadamu memangnya kalian pernah bertemu?" tanya agares masih merangkul pundak Riziel sambil memasuki surga.
"Ya begitulah aku juga tidak mengerti tapi aku pernah bertarung dengan iblis di dalam badan manusia yang di rasuki atau kesurupan manusianya dan aku masuk ke dalam tubuhnya ternyata ada 1 iblis kalau tidak salah sihirnya pengendalian darah dan setelah itu aku pingsan dan mendapatkan kekuatan dari dewa arthur dan menang deh" ucap Riziel menceritakan pengalaman bertarung dengan anak buah morno.
"Pantas saja dan aku ingin tau kekuatan yang kau ambil dari seseorang yang di serang lalu bisa menjadikan kekuatan baru di dalam tubuhmu seperti Astaroth kekuatan yang sama" ucap agares memberi tau soal kekuatan Riziel.
"Dan azazel kekuatan dia apa?" tanya Riziel kepada agares.
"Kalau tidak salah kekuatannya adalah manipulasi ruang dan regenerasinya sangat hebat hingga dia dikatakan paling kuat" ucap agares memberitahu kekuatan temannya.
"Yasudah lah aku ingin bertemu dengan temanku dulu sebentar lalu kembali ke dunia manusia dan kau mau apa agares?" tanya Riziel kepada agares.
"Bertemu dengan teman lamaku yaitu Raphael, Varane, dan Lucifer" ucap agares memberitahu nama teman yang ingin di temuinya.
"Baiklah kita berpisah disini agares lain kali akan bertemu lagi" ucap Riziel akan berpisah dengan agares.
"Baiklah mungkin lain kali aku perkenalkan temanku padamu" ucap agares lalu mereka pun berpisah dan Riziel pun pergi menuju tempat zanna dan kakeknya berada karena sudah tau lokasinya akibat waktu itu berjalan menyusuri luasnya tempat surga.
Setelah beberapa lama mencari selama 5 menit ketemu juga temoat dan sampailah di sana dan bertemulah dengan zanna dan kakeknya Riziel yang sedang mengobrol dengan yang lain.
"Halo sepertinya sibuk yah?" tanya Riziel yang menunggu di depan ruangan tempat kakeknya dan zanna.
"Ohh Riziel sedang apa kamu disini?" tanya zanna kepada Riziel.
"Tidak hanya melihat kondisi kakekku dan kau saja kok dan kan waktu itu kamu bicara bosan jadi aku datang untuk menemanimu tapi sibuk dengan kakekku ternyata" ucap Riziel yang ingin pergi tapi tidak jadi.
"Tunggu disini dulu lah ayo mengobrol sama sama sedang seru nih apalagi di tambah denganmu" ucap zanna mengajak Riziel sebentar.
"Ya sini dulu kita mengobrol sepertinya kamu tadi dari neraka yah? melihat dari senyum wajahmu sangat bahagia apa yang membuat bahagia begitu?" tanya kakek indra kepada Riziel yang menanyakan yang tidak berhenti.
"Haha biasa saja aku baru kenal dengan teman di neraka mereka lebih hebat dariku dan sangat baik kok" ucap Riziel yang menyembunyikan tentang menyiksa arwah manusia.
"Ohh begitu baguslah sudah bisa menyesuaikan diri disini" ucap kakek indra kepada Riziel.
"Ohh ya Riziel sekarang sekolah kelas berapa?" tanya zanna kepada Riziel.
"Aku kelas 11 teknik mesin sebentar lagi naik ke kepas 12" ucap Riziel memberitahu kepada kakeknya dan zanna.
__ADS_1
"Kalau begitu apakah kamu tau nama adikku sakura kelas 11 ipa dia sangat ingin bertemu denganku" ucap zanna menanyakan nama adiknya kepada Riziel.
"Mungkin aku lupa nanti deh aku kabari kalau aku bertemu dengan dia" ucap Riziel sedikit berbohong kepada zanna agar tidak ingin terkena masalah.
"Baiklah" ucap zanna yang sedikit kecewa.
"Tidak apa nanti aku usahakan kamu bisa bertemu dengan adikmu itu" ucap Riziel yang menyemangati diri zanna.
"Baiklah aku percaya denganmu Riziel" ucap zanna yang langsung mempercayai Riziel.
"Wah wah sepertinya cucu kakek sudah dewasa sekarang bisa mengusahakan permintaan orang" ucap kakek indra kepada Riziel.
"Haha biasa saja dan sepertinya aku harus kembali ke dunia manusia soalnya sudah pagi" ucap Riziel yang bersiap ingin pergi lalu mengeluarkan sayapnya.
"Ya kapan kapan kesini lagi untuk mampir" ucap zanna dan kakek indra berbicara bersama kepada Riziel yang langsung pergi melesat menjauh dari sana.
Dan setelah sampai di perbatasan langsung kembali dan memasuki tubuhnya lalu setelah itu berolahraga karena masih pagi.
***
"Hoam jam berapa sih sekarang?" ucap Riziel yang langsung mengambil hpnya dan menyalakan dan terlihatlah jam 04:05 dan Riziel berkata "Hah lebih baik olahraga sendiri saja sendiri" Riziel yang langsung melakukan push up 150x dan sit up 150x.
"146,147,148,149,150 hah hah hah lelah sekali lebih baik mandi sekarang dan bersiap sekarang pasti sudah masuk jam 05:45 sepertinya" ucap Riziel yang langsung mengambil hpnya lau menyalakan dan melihat jam yang membuatnya kaget yaitu jam 06:02.
"Apa aku sepertinya akan telat dan aku mandi dahulu" ucap Riziel yang langsung mandi dan setelah selesai mandi memakai baju sekolah dan segera pergi menuju tempat makan.
"Wah sepertinya ada yang telat akibat olahraga di dalam kamar dahulu nih yah?" tanya sinta kepada Riziel.
"Suaramu nak dan ayo cepat makan atau nanti telat masuk ke sekolahnya" ucap kirota angkat bicara dan Riziel pun langsung duduk di kursi dan menyantap makanannya.
"Kakak hebat Bangun pagi dan berolahraga di dalam kamar sendiri" ucap sakira memuji Riziel.
"Kakakmu sudah biasa dari dulu apalagi pada saat tidak mau kalah dengan orang lain karena kakakmu dulu suka di tindas orang atau kata lain di bully dan kakakmu tidak bisa melawan dulu dan setelah itu ingin jadi kuat tidak ada yang ingin kalah" ucap kirota menceritakan tentang kisah Riziel waktu kecil.
"Ayah jangan ceritakan itu cerita sudah basi ayah!!" ucap Riziel dengan nada bicara kesal menceritakannya kepada sakira.
"Baiklah tapi lumayan buat adikmu sakira meskipun perempuan bukannya lumayan kalau bisa melawan ketika di hina orang atau temannya?" tanya kirota kepada Riziel.
"Ya bagus sih agar tidak manja mungkin nanti aku akan ajarkan yang tidak terlalu berat untuk sakira nanti" ucap Riziel menatap sakira masih ragu ragu.
"Hore terimakasih kak" ucap sakira senang karena sebentar lagi akan di ajarkan olahraga dengan Riziel.
"Ohh iya uang sekolah masih ada nak?" tanya sinta kepada Riziel.
"Tinggal 10rb dan ayah ibu aku boleh tanya tidak?" tanya Riziel kepada kirota dan sinta.
"Apa itu? dan ini 30rb untuk tambahannya" ucap sinta sambil memberikan uang sakunya di simpan di atas meja.
"Ada lowongan kerja sampingan di indomart dekat sekolah agar tidak terlalu memberatkan ayah dan ibu gajinya lumayan 1,5 juta selama 1 bulan bagaimana bu?" tanya Riziel kepada sinta dan kirota.
"Baiklah ayah dan ibu akan mengizinkan tapi kalau kamu tidak kuat tidak usah juga tidak apa apa kok" ucap kirota bicara dan mengizinkan Riziel kerja sampingan.
__ADS_1
"Terimakasih bu aku pergi ke sekolah dahulu" ucap Riziel sambil mengambil uang yang di berikan sinta dan segera keluar rumah lalu mengambil motor dan helm dan menyalakan motor.
"Hati hati nak di jalan" ucap sinta yang sedang melihat Riziel menyalakan motornya.
"Ya bu aku akan hati hati" Ucap Riziel yang langsung pergi menuju sekolah.
Setelah pergi menjauh dari rumah menuju sekolah Riziel sedang mengendarai motor sambil menunggu rambu lalu lintas berubah menjadi hijau, sambil menunggu menjadi hijau Riziel memasang earphone nya ke hp lalu menyetel musiknya di handphonenya dan setelah itu rambu lalu lintas berubah menjadi hijau dan langsung melanjutkan ke sekolah dan sampai di sekolah pun langsung memarkirkan motornya.
"Yo Riziel ternyata hari ini hampir terlambat ayo kita bareng saja denganku ke dalam kelas" ucap clovis yang menunggu disana sambil mengobrol dengan temannya.
"Ya ya baiklah" ucap Riziel sambil pergi dari parkiran lalu clovis mendatangi Riziel dari belakang lalu merangkul pundak Riziel.
"Wah baru pertama kali nih terlambat Riziel akibat apa?" tanya clovis yang penasaran.
"Rahasia" ucap Riziel berbicara dingin kepada clovis.
"Baiklah dan lihat tuh siapa yang menunggu disana depan kelas kita?" tanya clovis kepada Riziel yang langsung melepas earphonenya dan melihat ke arah kelas.
"Maaf mau tanya Riziel apakah sudah datang?" tanya sakura kepada teman sekelasnya Riziel dan clovis serta Riziel sengaja berhenti agar ingin tau mau apa datang ke kelas Riziel.
"Halo ada apa kau mencari Riziel?" Tanya clovis memaksa Riziel mendekati kelas.
"Sudahlah langsung ke intinya saja" ucap Riziel kesal baru datang sekolah sudah mengganggu.
"Bo-bolehkah aku bicara berdua dengan Riziel" ucap sakura yang sedikit takut dan ragu ragu.
"Baiklah Riziel jangan sampai memarahi perempuan cantik tuh" ucap clovis menggodanya.
"Berisik!!" ucap Riziel yang mendesis kesal dan setelah itu clovis masuk ke dalam kelas.
"Baiklah aku ingin bertemu dengan kakakku yang sudah meninggal 1 tahun lalu yang bernama Zanna kisea" ucap sakura menjelaskan tujuannya.
"Aku tidak pernah melihatnya" ucap Riziel yang lupa dengan nama itu apalagi kalau dalam wujud manusia tidak bisa memakai kekuatan spiritnya.
"Ka-kalau begitu bolehkah aku meminta id Whatsappmu Riziel?" tanya sakura memberanikan diri memintanya langsung.
"Aku sibuk jangan ganggu diriku lagi" ucap Riziel kesal sekali hari ini dan setelah itu langsung masuk ke kelas dan duduk di kursi biasa belajar.
Setelah duduk di kursi Riziel tidak memperhatikan sakura lagi yang hanya diam menunggu di depan kelas Riziel dan Riziel hanya menatap ke arah lain yaitu jendela sebelahnya.
"Riziel tadi keterlaluan tau kasihan sakura" ucap clovis berbicara dengan Riziel.
"Kalau kau kasihan bantu saja olehmu jangan meminta bantuan kepadaku!" ucap Riziel yang berbicara kepada clovis dan teman sekelasnya secara tidak sadar melirik kepada Riziel semua dan sakura kecewa segera kembali ke kelasnya sendiri.
"Ya baiklah pasti tentang seperti dulu dan sekarang aku tidak akan mengganggu itu terserah dirimu saja" ucap clovis mengalah kepada Riziel.
"Selamat pagi anak anak sekarang waktunya baca baca materi dahulu sebelum ulangan ibu kasih waktu 25 menit dari sekarang silahkan buka buku kalian" ucap bu indah kepada semuanya satu kelas.
"Ya bu terimakasih bu" ucap ketua kelas yaitu gibran.
Setelah mereka selesai membaca materi untuk hari terakhir ulangan setelah selesai langsung buku di rapikan di mulai ulangannya.
__ADS_1