
Riziel yang langsung kembali ke dalam kelasnya dan ketika Riziel sampai di depan kelas bersamaan dengan guru pelajarannya baru saja masuk kelas.
Riziel pun masuk lalu melanjutkan pelajaran hingga selesai jam pelajaran masih saja belum menyadarinya buku komiknya tertinggal.
Lalu setelah jam pelajaran terakhir habis lalu bel pulang pun menyala yang artinya waktunya pulang lalu Riziel membereskan bukunya.
"Dimana buku komikku? Argh ini akibat zhiru buru buru jadi lupa menyimpannya lebih baik pulang saja" Riziel yang memeriksa di bawah mejanya tidak ada dan memutuskan untuk pulang saja.
Riziel pun sampai di parkiran sekolah untuk mengambil motornya dan melihat perempuan cantik menunggu seseorang.
"Yo sakura menunggu siapa?" Kagamj yang memanggil sakura yang membaca sesuatu.
"Ahh Riziel ini komikmu ketinggalan di kantin saat istirahat sebelumnnya dan dimana temanmu?" Sskura memberikan buku komik milik Riziel lalu bertanya kepada tentang zhiru.
"Ijin pulang sesudah istirahat karena ada urusan mendadak katanya" Riziel yang berbohong kepada sakura.
"Baiklah komikmu sangat bagus dan punya yang gentre apa saja?" Sakura bertanya kepada Riziel.
"Hanya gentre Fantasi, komedi, horor dan petualangan saja tapi kalau masalah gentre memang sedikit tapi kalau buku komik banyak di kamarku tertata rapih" Riziel yang berbicara kepada sakura.
"Wah kau mengoleksi komik?" Sakura yang terkejut.
"Begitulah tapi tidak semua gentre ingat itu dan kau suka komik?" Riziel bertanya kepada sakura.
"Suka tapi aku baru saja baca sedikit yang kau pegang oleh penasaran selanjutnya dari ceritanya" Sakura yang berbicara dengan berat hati.
"Kalau begitu ini baca lah dan kembalikan jika sudah selesai membacanya lalu kau membersihkan bekas bedak yah?" Riziel memperhatikan sakura yang berbeda dari tadi pagi.
"Mungkin pada saat aku cuci muka jadi terbersihkan sepertinya" Sakura yang malu Riziel perhatian.
"Mau tidak?" Riziel yang masih memegang buku komiknya.
"Mau kok lalu terimakasih sudah mau meminjamkannya padaku" sakura yang tersenyum manis pada Riziel.
Riziel yang melirik sakura tersenyum manis kepada Riziel hanya bisa diam lalu Riziel langsung mengambil motornya.
Sakura pun membaca buku komik milik Riziel sambil menunggu Riziel mengambil motornya di parkiran dan seseorang pun mendatangi sakura yang diam membaca buku.
"Halo sakura tidak pulang?" Seseorang itu bertanya kepada sakura.
"Ahh cakra ternyata, belum sedang menunggu seseorang" sakura yang menjawabnya lalu membaca komiknya.
"Bagaimana aku antar pulang saja denganku?" Cakra yang mengajak sakura tapi sakura tidak meresponnya.
"Maaf sakura ada janji denganku" Riziel lalu baru selesai mengeluarkan motornya.
__ADS_1
"Sakura pulang bersamaku saja" cakra yang mengajak sakura lagi.
"Emm a-aku pulang dengan ri-riziel saja yang satu arah denganku" sakura yang menutup buku komiknya lalu berjalan mendekati Riziel.
"Maaf kawan anda tidak beruntung sekarang lalu sampai jumpa" Riziel lalu menyalakan motornya dan sakura yang telah naik lalu pergi menjauh.
Riziel yang mengendarai motornya yang sudah menjauhi sekolah dan melihat cakra tidak mengejarnya dan sakura yang hanya diam sambil memegang buku Riziel.
"Sakura kau tidak apa apa?" Riziel yang mengendarai motornya.
"Ti-tidak apa apa kok hanya kenapa selalu aku di perebutkan oleh laki laki seperti mainan?" Sakura yang berfikir sedikit aneh.
"Tidak usah di fikirkan dan santai saja" Riziel yang menenangkan diri sakura.
"I-iya dan apakah kau punya komik gentre horor selain yang ini?" Sakura yang berbicara.
"Punya kalau mau pinjam selesai yang itu saja dahulu baru aku pinjamkan yang lain" Riziel yang memberitahukan kepada sakura.
"Ya terimakasih" sakura yang berpegangan kepada Riziel agar tidak jatuh dari motor.
Riziel pun langsung menaikan kecepatan motornya agar cepat sampai dan setelah beberapa lama sampai juga di depan rumah sakura.
"Ternyata pulang bersama dengan Riziel pantas saja tidak mau di jemput oleh ayah" ayahnya sakura yaitu pak ridwan baru sampai di rumahnya bersamaan dengan Riziel dan sakura sampai.
"Ahh ayah maksudku itu" sakura yang ketahuan oleh ayahnya.
"Riziel tidak akan mampir dahulu?" Pak ridwan yang menawarkan kepada Riziel.
"Tidak ada urusan di rumah menunggu" Riziel langsung menyalakan motornya kembali.
"Hati hati Riziel di jalan" sakura yang berbicara kepada Riziel.
"Ahh ya" Riziel lalu pergi menuju rumahnya.
Riziel pun langsung menaikan lagi kecepatannya agar lebih cepat sampai rumah dan sampai di rumah dengan aman dan diam sejenak melihat langit yang damai.
"Hah damai tapi aku harus segera menyelidiki" Riziel menyimpan motornya di garasi sebelah rumahnya.
Riziel pun langsung masuk ke dalam rumahnya dan pada saat membuka pintu di sambut oleh anjingnya di depan pintu yang menunggunya.
"Guk guk" anjingnya Riziel yaitu aiko menyapanya pada saat di depan pintu.
"Anjing pintar" Riziel tidak melihat keluarganya di ruang tamu.
Lalu Riziel melihat keluarganya yang sedang berkumpul di ruang makan.
__ADS_1
"Ternyata kalian disini" Riziel yang melewati ruang makan.
"Ahh Riziel sudah pulang lalu ibu baru saja selesai memasak dan mau ikut makan bersama?" Sinta yang mengajak Riziel.
"Nanti saja belum mandi bau badan sekaligus mengerjakan tugas sekolah dahulu" Riziel yang memberitahukan kepada orangtuanya.
"Yasudah kalau sudah mandi makan saja dulu baru menyelesaikan tugas" sinta yang mengingatkan kepada Riziel.
"Iya bu nanti sudah mandi makan deh" Riziel lalu mengangkat tasnya.
Riziel pun langsung pergi ke dalam kamarnya lalu setelah itu mandi untuk membersihkan badannya yang bau akibat keringatnya setelah selesai mandi lalu mengganti bajunya dan pergi lagi menuju ruang makan untuk makan malam.
Riziel yang pergi ke arah ruang makan lalu di sampai disana lalu makan di temani ooeh ibunya sedangkan ayah dan adiknya masuk ke dalam kamarnya.
Setelah selesai makan malam lalu Riziel pun pergi menuju kamarnya untuk istirahat tapi yang di ketahui orang tuanya adalah mengerjakan tugas.
Lalu Riziel pun tidur dan memisahkan tubuhnya dengan spiritnya lalu pergi mencari seseorang yang ada energi iblis di dalam tubuhnya.
"Coba cari kemana yah?" Riziel yang berkeliling tidak menemukan seorang pun yang Riziel sedang cari.
Lalu Riziel melihat seseorang yang aneh memakai kain untuk menutupi tubuhnya dan juga terpancar energi iblis darinya lalu Riziel ikuti langsung.
"Ingin pergi kemana? dia lalu kenapa buru? Dan energi iblis di terasa sekali atau bisa di sebut hampir semua energinya berubah menjadi iblis?" Riziel yang banyak sekali pertanyaan di pikirannya.
"GGRRAA KAU UTUSAN TUHAN HARUS DI MUSNAHKAN!" Lelaki itu telah menjadi iblis sepenuhnya.
"Apa kenapa aku bisa ketahuan sih lalu lebih baik menjauh" Riziel lalu pergi menjauh dan lelaki yang sudah menjadi iblis mengejar Riziel terus.
"GGRRHH BERHENTI!!" Manusia setengah iblis itu langsung mengejar Riziel ddngan cepat.
"Sepertinya ini sudah cukup aman untuk bertarung" Riziel langsung mengambil sabitnya di punggung lalu bersiap menyerangnya.
"Power Dance Sky!" Riziel lalu melakukan putaran dengan sabitnya.
"ARGH TOLONG! URGH GROARR" lelaki itu setengah sadar mengakibatkan terganggu.
"Urgh ini sih hampir sama seperti iblis biasa lalu apakah aku boleh membunuhnya?" Riziel yang sangat pusing.
"Riziel bunuh sebelum terlambat!" Zhiru yang berbicara kepada Riziel di dalam pikirannya.
"Hah Dark Spirit : Demonic Cruiser Blade!" Riziel langsung menebas tubuhnya menjadi 2 bagian.
"Terimakasih sudah menyelamatkanku sebelum terlambat lalu aku sal--" Lelaki itu berubah menjadi abu dan hancur.
"Apa maksudmu? Dari mana awalnya terjadi! dan siapa yang melakukannya si*l*n!?" Riziel yang tidak bisa menahan amarahnya.
__ADS_1
"Riziel tenangkan dirimu dan ayo ikut denganku" zhiru yang membawa Riziel yang pikirannya di penuhi dengan amarah.
Zhiru pun langsung membawa Riziel ke atas gunung yang seperti ingin meledak dan penuh dengan lahar untuk masuk ke tempat neraka paling dalam.