Ghost Of Thusilent

Ghost Of Thusilent
S2. [Chapter 19 ] : Organisasi Keadilan Manusia


__ADS_3

Saat semua negara ikut hancur di karenakan kehancuran yang di sebabkan oleh kebangkitannya Raja iblis Cheonma oleh sekelompok manusia yang memuja iblis untuk merubah hidup para manusia.


Di sebuah kota besar terdapat keluarga kecil bahagia meskipun kehidupannya sulit namun keluarga itu bisa menjalani hidup dengan aman meskipun sering datang masalah satu persatu masalah besar.


"Bu ayah dimana?” Seorang anak yang bertanya kepada ibunya yang sedang sibuk melihat Handphone.


"Masih bekerja memangnya kenapa?” Ibunya yang tidak memperhatikan wajah anaknya hanya fokus kepada handphone miliknya sendiri.


"Tidak ada apa-apa hanya ingin tau saja tumben ayah belum pulang karena sudah malam” Anak itu merasa khawatir pada ayahnya.


"Mungkin ayahmu akan kerja lembur dan Seira kau tidurlah nanti juga ayahmu pulang” Ibunya yang bersikap cuek kepada anaknya.


"Baiklah aku akan tidur” Anak itu langsung pergi menuju kamarnya sendiri.


Kemudian anak bernama Seira langsung masuk menuju kamarnya lalu berjalan menatap jendela kamarnya yang melihat kondisi malam hari yang sangat damai.


"Ibu tidak pernah memperhatikanku, ayah sangat peduli denganku namun sangat sibuk kerja dan kehidupanku di sekolahan selalu di bully oleh para murid murid karena menganggap diriku aneh berbeda dengan anak anak lain” Seira yang kecewa dengan kehidupannya sambil bersandar kepada dinding.


Tidak lama dari itu Seira yang melamun sendiri dan bulan yang berubah menjadi warna merah darah dan adanya getaran gempa sekitar 5,9 skala Richter.


Seira yang sadar merasakan getaran gempa itu langsung keluar pergi untuk mengecek Ibunya yang berada di rumah.


"Ibu ibu dimana?” Seira yang mencari Ibunya sendiri.


"Nak tolong ibu” Ibunya yang sudah tertimpa bongkahan atap yang sudah runtuh.


"Ibu! Bertahanlah dan ibu ada dimana?” Seira yang masih mencari karena lampu disana mati.


"Ibu disini cepat!” Ibunya yang memaksa anaknya agar cepat membantu.


Kemudian Seira langsung melihat Genangan darah saat mendekati banyak bongkahan atap yang sudah roboh.


"Anak Br*ngs*k bantu itu sekarang!!” Ibunya yang sudah tidak bisa bergerak lagi karena seluruh tubuhnya tertimpa bongkahan atap dan darahnya sudah keluarga banyak.


Brak! Duak!


"Ahh ibu!” Ibu Seira langsung tertimpa lagi atap dan darah kemudian mengalir menuju lantai.


Kemudian ayahnya langsung datang dan segera masuk rumah sambil membawa senter dan melihat anaknya dekat dengan bongkahan atap yang roboh dengan darah bercucuran.


"Seira syukurlah masih selamat ayo ikut ayah pergi keluar dari rumah sebentar lagi akan hancur” Ayahnya yang langsung mencoba mengajak Seira anaknya.


"Tapi ayah ibu sudah sudah huhu” Seira yang sangat takut sudah melihat darah.


Kemudian ayahnya langsung membawa anaknya keluar dari rumah dengan cepat untuk menyelamatkan hidupnya.


Saat keluar rumah pun melihat banyak Ular berbentuk aneh dan banyak dari segala arah mengepung ayah dan anak.


Blam! Duarr!


Rumah miliknya kemudian hancur sekaligus terpojok tidak bisa pergi kemana pun lagi dari segala tempat oleh banyak sekali ular.


"Nak pegangan pada ayah sekarang dan tutup matamu” Ayahnya yang langsung mencoba pergi menyelamatkan diri.


"Baiklah ayah” Seira yang langsung menutup matanya sambil di gendong ayahnya.


Kemudian ayahnya langsung mencoba meloncat setinggi mungkin menggunakan kekuatan dalam tubuhnya sekaligus semua yang di pertaruhkan demi hidupnya untuk keluarga untuk melakukan ritual mempunyai kemampuan spesial iblis yang sudah tertanam di dalam dirinya.


Dengan melalui dengan cara yang sangat menjijikkan untuk menjalani hidup yang sangat menyakitkannya selama ini.


Bam!


Ayahnya yang melompat tinggi dan berhasil mendarat di gedung tinggi untuk menyelamatkan satu satunya yang selamat yaitu anaknya sendiri.


"Hah hah berhasil aku berhasil mengendalika---” Ayahnya yang langsung tubuhnya berubah menjadi iblis karena kekuatan dari Blood moon untuk mengubah manusia yang sudah melakukan ritual itu mengubah menjadi iblis sejati dan kehilangan akal sehatnya.


"Ayah?” Seira yang langsung mencoba membuka mata pelan.


"Aarrgghh menjauh nak ayah tidak mau menyak--”


"Ugh hiduplah nak” Kemudian ayahnya langsung memutuskan untuk menjatuhkan diri dari ketinggian gedung sendirian.


"AYAH!!” Seira yang tidak mengerti dengan apa yang telah terjadi hari ini.


Kemudian sesuatu melewat yaitu malaikat yaitu Seraphim langsung membawa anak itu menuju tempat aman sedangkan ayah Seira sudah di makan ratusan Basilisk


"Turunkan turunkan aku sekarang” Seira yang mencoba melawan.


"Anak kecil sebaiknya menurut jika masih ingin hidup atau diriku akan menjatuhkanmu dari ketinggian” Seraphim yang mengancam anak kecil.


Setelah lewat 1 tahun setelah kejadian itu Seira di asuh di panti asuhan bersama anak anak lainnya yang selamat namun Seira tidak mau bicara dan hanya ingin diam sendirian.


Kemudian hidupnya berubah ketika seorang ibu yang baik ingin mengangkat salah satu anak di panti asuhan dan ibu itu memilih Seira yang terlihat sangat Syok dan Trauma.


Namun di balik wajah baik seorang wanita dewasa itu hanyalah kebohongan kemudian Seira di bawa oleh Wanita itu menuju rumahnya dan menjalani kehidupan yang lebih buruk dari kehidupan sebelumnya.


"Cepat mandi sekarang juga dan bereskan rumah” Wanita itu langsung mengeluarkan Rokok dari dalam tas miliknya sendiri.


"Baik” Seira yang terlihat dari matanya yang masih takut dan syok dan harus menjalani hidup yang lebih buruk.

__ADS_1


Kemudian Seira sudah berumur 15 tahun dan bersekolah di SMK kelas 1 bersama dengan Riziel bersama teman yang lainnya namun Seira tidak ingin berkenalan dengan siapapun


Dan saat Seira yang baru saja pulang sekolah menggunakan angkutan umum setelah turun di depan rumahnya banyak sekali Polisi yang berjaga di rumah Seira tempati.


"Tunggu ada apa ini?” Seira yang baru saja pulang sekolah.


"Apa anda berasal dari keluarga ini?” Polisi yang langsung mendekati Seira.


"Ya ada apa ini?” Seira dengan wajah tidak peduli.


"Rumahmu mengalami perampokan dan juga orangtuamu sudah mati di bunuh oleh perampok yang sudah kami tangkap” Polisi itu bicara kepada Seira.


"Ohh begitu syukurlah” Seira dengan dingin memang dari awal ingin wanita itu seharusnya mati sama seperti ibu kandungnya dulu.


Setelah Seira naik ke kelas 2 di kelas Akuntansi dan tinggal di sebuah kosan dan saat pulang sekolah Seira melihat seseorang yang terus menerus mengikuti.


"Keluarlah jangan mengikuti terus dan apa yang kau mau?” Seira yang berhenti dan langsung melihat arah belakang.


"Ahh ketahuan sepertinya kau sangat rindu dengan ayahmu yang sudah mati ya?” Pria itu langsung menghina Seira.


"Kau!! Apa yang kau mau?” Seira yang sudah mulai marah dan kesal ada yang menghina ayah kandungnya.


"Aku hanya ingin membantumu untuk membalaskan dendam kepada orang yang membuat kekacauan dunia ini dan mngubah ayahmu menjadi Iblis dan mati di tangan Seekor Basilisk” Pria itu mengajak bicara dengan aman.


"Aku setuju tapi aku juga ingin bertemu ayahku” Seira yang menyetujuinya.


"Baiklah ikuti aku” Pria itu langsung mengajak Seira mengikutinya.


Kemudian sampai di suatu tempat yang menyeramkan dan disana hanya sedikit orang dewasa.


"Selamat datang tempatku kalian pasti ingin balas dendam bukan?” Pria itu langsung bicara kepada 7 orang disana.


"Ya" beberapa orang yang ingin balas dendam.


"Baiklah jika kalian ingin bertemu dengan seseorang yang kalian rindukan aku akan pertemukan dahulu" Pria itu langsung membuat semacam ilusi buatan kepada beberapa orang.


"Apa yang harus kami semua lakukan?” seorang wanita dewasa memberanikan bertanya.


Pria itu langsung menghapus ilusi untuk beberapa orang kemudian Pria itu lanjut bicara untuk tujuan menghancurkan Riziel.


"Gampang saja kalian hanya harus membunuh orang di foto ini maka apapun keinginan kalian bisa di kabulkan olehku?” Pria itu sangat ingin menjadi dewa dunia ini.


"Kenapa harus membunuh dia?” Seira yang tidak percaya.


"Karena di balik kehancuran sebelumnnya dia dan semua orang yang mati dan berubah menjadi iblis karena dia juga” Pria itu masih mencoba menyakinkan.


"Kenapa aku harus percaya padamu?” Seira yang masih tidak percaya.


"Kalau orang di foto itu iblis yang kuat pasti sulit untuk membunuhnya bukan?” Seorang Pria muda juga bertanya.


"Huh karena itu akan aku berikan hadiah sebuah segel di tubuh kalian untuk memberikan kekuatan yang tidak terbatas untuk mengalahkannya” Pria itu langsung memberikan energi besar kepada 7 orang di hadapannya.


"Baiklah terimakasih kami akan melaksanakannya” Seorang wanita yang langsung pergi.


Ketika semuanya pergi sudah pergi Pria itu hanya tersenyum dan tertawa di dalam sebuah tempat itu sendirian.


"Ckckck manusia bodoh kalian mudah tertipu sebenarnya yang kupasang adalah segel janji jika tidak ada yang bisa membunuh Riziel maka mereka akan di buat lenyap menjadi energi spiritual kemudian akan aku lahap semuanya sekaligus hahaha!!” Pria itu tertawa sendiri.


Disisi lain Seira yang masih belum pergi terlalu jauh mendengar perkataan pria itu membuat dirinya terkejut namun dirinya tidak bisa melawan Pria itu sendirian apalagi dengan kekuatan sangat besar milik Pria itu.


Kemudian Seira yang mulai bingung dan terpikir untuk bunuh diri tapi tidak ada gunanya dan Seira melewati Indomaret yang baru saja buka.


Seira melihat kertas yang tempelkan membutuhkan karyawan tambahan dan saat masuk dirinya sedikit terkejut melihat orang yang sebelumnya menyuruhnya membunuh yaitu orang yang berada di foto entah itu kebetulan atau kesialan dirinya akan di bunuh dengan cepat.


Tapi Seira hanya bisa pasrah saja dan memberanikan diri untuk bertanya karena Seira sudah tidak makan beberapa hari.


"Pak ada yang ingin bekerja disini” Riziel yang langsung bicara kepada kepala pengelola.


"Ohh bawa masuk saja” Kepala pengelola yang sangat bersyukur ada orang yang masih mau bekerja.


"Ba-baiklah” Seira langsung masuk dan Riziel langsung berjalan kembali untuk melanjutkan membereskan barang.


"Kenapa diriku merasa ada yang aneh pada gadis itu sepertinya diriku harus berhati hati” Riziel yang mencoba untuk menjaga aman.


Kemudian Riziel melanjutkan bekerja sambil sesekali Riziel istirahat dan siapa sangka Gadis itu mendapat baju khusus kerja lalu kerja sekarang juga.


"Em kak senior bisakah aku membantu?” Seira yang sangat gugup.


"Hm oh kau boleh saja bagian sini dahulu dan aku rapihkan yang lain dahulu” Riziel yang benar merasa mempunyai Firasat buruk jika lengah sedikit saja.


"Ehh iya kak senior?” Seira yang merasa dirinya akan di bunuh oleh Riziel karena sepertinya sudah di ketahui.


Setelah semua selesai di rapihkan kemudian langsung duduk di kasir dan melihat Seira yang kembali setelah beres beres yang sangat lemas.


"Kau belum makan? Atau sakit?” Riziel yang bertindak untuk bertanya.


"Maaf aku belum makan” Seira merasa badannya sangat lemas.


"Huhh dasar aku kira sakit duduk saja di dekat kasir aku ambilkan pop mie saja” Riziel yang merasa dirinya tidak berguna membiarkan anak baru bekerja keras sendirian.

__ADS_1


Kemudian Riziel kembali membawa dua pop mie dan segera di buka dan di isi air panas agar Riziel tidak terkena masalah oleh kepala pengelola tempat kerja.


Setelah tinggal menunggu Pop mie itu bisa di makan dan Riziel yang hanya merasa aneh ada aura jahat yang melindungi Gadis disisinya tapi apa itu Iblis di dalam tubuhnya.


"Bisakah tidak melihatku terus itu membuatku takut” Seira yang merasa dirinya sudah ketahuan entah harus berbuat apalagi.


"Maaf makanlah” Riziel sambil mengambil buku pergi untuk mendata stok barang sekarang.


"Terimakasih banyak” Seira harus bersiap untuk mengakuinya nanti bukan sekarang.


"Jangan di pikirkan makanlah” Riziel langsung lanjut menghitung stok terbaru.


Kemudian seorang Pria dewasa masuk ke dalam Indomaret yang Riziel kenal langsung masuk dan melihat Riziel yang sedang fokus menghitung stok baru.


"Riziel kau sangat bersemangat bekerja di hari pertama yah?” Pak Ridwan langsung bicara tentang kinerja Riziel.


"Ternyata bapak hampir saja aku terkejut jika tidak mengetahui suaramu pak” Riziel yang langsung bicara dengan sopan kepada ayah sakura.


"Haha maafkan sikapku dan bagaimana kabar ayahmu tadi melihat di kantor seperti banyak pikiran?” Pak ridwan yang secara tidak sengaja melihat wajah ayah Riziel yang penuh dengan stress karena banyak pikiran.


"Ya tentang orangtua ayah tapi itu akan aku meminta bantuan kepada kepolisian untuk melacak alamatnya nanti jika ada waktu” Riziel yang berbicara masuk akal agar tidak ketahuan oleh Seira mungkin pembunuh yang di kirim Ezra untuknya.


"Ah tentang itu saya juga tau dan ayahmu sering bercerita ingin bertemu orangtuanya lalu Riziel kau sama seperti ayahmu sangat pekerja keras” Pak ridwan sambil memuji Riziel.


"Haha terimakasih atas pujiannya dan pak besok mau membuat kejutan di rumah sakit untuk anak bapak sambil memberitahukan atas kehamilan istri bapak apa bisa?” Riziel yang merencanakan untuk memberikan kejutan kepada sakura.


"Boleh saja dan idemu lumayan bagus kalau begitu hubungi saja saya besok jika ingin ke rumah sakit dan kita kesana bersama” Pak Ridwan yang sangat senang dengan ide dari Riziel.


"Kalau begitu saya lanjut menghitung lagi?” Riziel yang meminta izin untuk melanjutkan pekerjaan.


"Baiklah jangan kecewakan orangtuamu atas kerja kerasmu” Pak Ridwan sambil menepuk pundak Riziel dengan bangga.


"Ya akan aku usahakan” Riziel yang dari awal memang itulah tujuannya.


"Baiklah kalau begitu saya ingin mengobrol dengan yang mengelola tempat ini” Pak Ridwan yang langsung berjalan mendekati ruangan kepala pengelola tempat kerja.


"Ya pak” Riziel kemudian melanjutkan menghitung stok barang.


Setelah selesai mencatat stok barang semuanya kemudian Riziel melihat Seira yang sudah menghabiskan dua Pop mie sendirian kemudian Riziel berniat untuk mengajak bercanda kepada Seira.


"Kau ini lapar banget atau suka Pop mie tadinya aku berniat itu satu untukku tapi malah di habiskan! Yasudahlah” Riziel berpura pura marah dan kesal.


"Ehh ma-maaf nanti akan aku ganti jika ada uang” Seira yang langsung gugup di hadapan Riziel.


"Haha bercanda kelihatannya kau sangat menyukainya apa kau belum makan beberapa hari?” Riziel rencana untuk bercanda berhasil.


"Kak senior menyebalkan!! Aku memang belum makan beberapa hari karena aku hidup sendiri” Seira yang mulai sedikit terbuka.


"Kemana orangtuamu?” Riziel yang sedikit mengajak mengobrol agar bisa mengetahui apa yang di sembunyikannya.


"Ibuku meninggal karena tertimpa atap rumah sedangkan ayahku berusaha menyelamatkanku tapi tiba tiba berubah menjadi seperti iblis di film dan kehilangan kesadaran kemudian bunuh diri demi ingin aku hidup” Seira yang bercerita sambil menangis di hadapan Riziel.


"Dunia ini sangat kejam untuk seorang anak jadi jangan takut lagi dan kamu harusnya bersyukur karena ayahmu membiarkanmu hidup jika suatu saat kamu bisa bertemu ayahmu pasti bangga jadi jangan menyalahkan dirimu dan semangatkah untuk hidup” Riziel sambil menepuk pundak Seira dengan pelan.


"Apa itu mungkin?” Seira yang sangat terbawa suasana.


"Semoga saja jadi semangatlah semoga hal itu terjadi dan namamu siapa?” Riziel masih belum tega jika mengatakan bahwa gadis di hadapannya adalah orang yang di kirim oleh Ezra.


"Namaku Shikaru Seira atau sering di panggil Seira salam kenal dan nama kak senior siapa?” Seira sambil menghapus air matanya dan benar menurut isi hati Seira mengatakan orang yang di hadapannya adalah orang yang sangat baik.


"Namaku Riziel Yora kelas 3 SMA dan namamu sangat bagus Seira apa kamu masih SMP?” Riziel yang melihat dari dari tubuh pendek sedikit menebak.


"Senior Riziel menyebalkan!! Aku sudah kelas 2 SMA kenapa sih banyak yang mengganggapku anak SMP sih?” Seira yang kesal dengan jawaban Riziel.


"Mungkin karena tinggimu lebih pendek dari biasanya anak SMA dan makanya harus rajin berolahraga agar tinggi” Riziel yang senang bisa melihat Seira bisa mengobrol.


"Ohh ya aku mengenal nama senior Riziel apa sama bersekolah di SMA dekat sini?” Seira yang sepertinya sudah tidak takut lagi pada Riziel.


"Ya benar sekali” Riziel yang tidak menyadarinya bahwa Gadis di hadapannya satu sekolah jadi Riziel harus sedikit mencari informasi.


"Lalu siapa yang tadi bicara pada senior Riziel?” Seira yang sangat ingin tau siapa Pria dewasa bicara dengan senior Riziel.


"Itu adalah pemilik tempat kerja ini dan di dalam ruangan itu adalah kepala pengelola yang bertanggung jawab atas barang barang di sini” Riziel yang langsung memberitahukan kepada Seira.


"Aku tidak menduganya dan aku kira yang di dalam ruangan itu bos disini lalu tadi yang Senior Riziel membicarakan apa aku ingin tau?” Seira yang sangat ingin tau apa hubungan senior Riziel dengan Pria dewasa yang di sebut bos tempat kerja ini.


"Kepo sekali lanjut bekerja!” Riziel yang tidak mau mengatakannya.


"Ayolah aku tidak akan beritahukan kepada orang lain janji” Seira yang sangat memaksa ingin tau.


"Dia adalah ayah Sakura di sekolah kita” Riziel yang tidak mau memberitahukan hubungan Riziel dengan Sakura.


"Ehh sakura seorang bunga sekolah itu Senior Riziel?” Seira tidak menyadarinya bisa bertemu dengan seseorang yang di kaguminya selama ini.


"Iya benar memangnya ada apa?” Riziel yang melihat reaksi dari Seira sedikit aneh.


"Sebenarnya aku dari awal sekolah ketika melihat kak sakura sangat cantik, pintar sering di perebutkan para siswa namun banyak siswi juga yang tidak suka padanya namun aku sangat mengagumi keberaniannya” Seira yang tidak sabar ingin bertemu orang yang di kaguminya selama ini.


"Yasudah fokus bekerja ada pelanggan pertama untukmu berjuanglah” Riziel yang langsung menjauh agar Seira berani melakukan tanpa harus malu atau takut.

__ADS_1


Kemudian setelah hari pertama bekerka selesai kemudian Riziel langsung pulang menuju rumahnya karena Adiknya ingin tidur bersama lagi seperti kemarin.


__ADS_2