Ghost Of Thusilent

Ghost Of Thusilent
44. Kembali Menuju Kehidupan Semula


__ADS_3

Riziel yang sampai di depan rumahnya lalu masuk ke dalam kamarnya untuk bertemu dante yang mungkin masih tidur.


"Ternyata keluargaku masih aman dan juga dimana dante aku tidak melihatnya" Riziel yang memeriksa ke dalam kamar semua keluarga aman.


Lalu seseorang keluar dari kamar mandi dengan menutup badannya dengan handuk membuat Riziel terkejut.


"Ahh dante apa yang kau lakukan!" Riziel yang kesal melihat dante mengganti baju sembarangan.


"Ehh kenapa kau sudah pulang?" Dante yang menjawabnya dengan biasa saja sambil mengganti bajunya.


"Sudah selesai dan kenapa kau memakai baju sekolah memangnya hari apa?" Riziel yang sudah melupakan hari hari biasa kehidupannya.


"Hari senin bodoh! Dan ada apa kau datang kemari?" Dante yang kesal dengan Riziel yang telah lupa dan juga hari sudah pagi.


"Itu semuanya sudah selesai jadi aku sudah waktunya kembali dan sudah berapa lama aku meninggalkan dunia ini?" Riziel yang membicarakan tentang perjanjiannya.


"Sudah 2 bulan dan sekarang waktunya kita berganti tempat lagi lalu jika ada apa-apa hubungiku jika membutuhkanku" Dante yang mengajak berjabat tangan.


"Ya tidak akan aku lupakan" Riziel langsung berjabat tangan untuk mengakhiri penjanjiannya.


Lalu saat berjabat tangan semua ingatan dante lakukan masuk ke pikiran Riziel membuat Riziel terkejut sesuatu hal yang Riziel tidak suka.


"Hei dante apa yang kau lakukan kenapa kau menyetujui bahwa kau akan ikut lomba tingkat jawa barat hah!" Riziel yang kesal karena melakukan kesalahan.


"Itu gurumu yang memaksa karena perwakilan sekolah 3 orang dan di kelasmu yang nilainya bagus hanya dirimu sendiri jadi tidak ada pilihan lain" Dante yang mencoba menjelaskannya.


"Terus kapan olimpiade itu dimulai dan siapa saja 3 orang itu?" Riziel yang bertanya sambil kesal.


"Kalau tidak salah minggu kemarin latihan itu kau, alice dan juga kalau tidak salah namanya cakra dan di mulai lomba 2 minggu dari sekarang" dante yang menjelaskannya dengan muka yang polos tidak mengertinya.


"Argh baiklah terserah saja lah dan apakah orangtuaku tau?" Riziel yang masih kesal.


"Sudah tau dan juga pendapat orangtuamu sangat mendukungmu" Dante yang memberitahukan kepada Riziel.


"Baiklah sekarang kau boleh kembali dan sekarang biarkanku yang mengurusnya lagi" Riziel yang kesal hanya bisa pasrah saja.


"Baiklah sambil memulihkan kondisi tubuh spiritmu hampir hancur" Dante yang memperhatikan Riziel sambil keluar dari tubuh manusia Riziel.


"Aku tau itu dan untuk sementara tidak akan menggunakan energi spirit hingga pulih" Riziel yang langsung memasuki tubuh manusianya.


"Baiklah aku pergi" Dante yang pamit untuk pergi.


"Ya" Riziel langsung memakai baju sekolah lalu menyiapkan beberapa buku pelajaran.


Lalu Riziel mengambil sesuatu di meja belajarnya yaitu handphone dan memeriksa uang gajiannya masih utuh.


Ruang makan yang sudah terdengar sedikit berisik lalu Riziel pergi menuju ruang makan untuk memeriksanya.

__ADS_1


"Kakak selamat pagi" adiknya yaitu sakira yang menyapanya langsung.


"Ahh selamat pagi ternyata sudah bangun dan kakak kira belum ada yang bangun" Riziel yang berjalan mendekati meja makan.


Lalu Riziel duduk di atas kursi lalu melihat ibunya sedang memasak dan adiknya berpindah tempat duduk menjadi di sebelahnya.


"Kak sedang main game?" Adiknya yaitu sakira ingin tau game kesukaan kakaknya.


"Iya game perang karena kakak jarang mainnya karena sibuk" Riziel yamg sedikit bercerita.


"Ohh iya nak bagaimana pembekalanmu tentang lombamu 2 minggu lagi?" Ibunya yaitu sinta bertanya ingin mengetahui kabar lomba tingkat jawa barat.


"Itu lancar kok bu" Riziel yang mengatakan sesuai dengan ingatannya.


"Pantas saja kamu nak sikapnya sedikit berubah" sinta yang menyadari sikap Riziel sedikit berbeda.


"Ehh itu ibu menyadarinya hehe" Riziel yang langsung menggaruk kepalanya.


"Iya ibu tau kok dan memangnya siapa yang memperhatikanmu selain ibu" sinta yang baru selesai memasak lalu membawa masakan ke atas meja.


"Ohh iya dimana ayah bu? Tumben tidak terlihat?" Riziel yang tidak memperhatikan ayahnya tidak ada.


"Ayahmu kemarin kerja lembur jadi memutuskan untuk istirahat selama 2 hari" sinta yang menjelaskannya kepada Riziel.


"Baiklah biar Riziel bantu menyiapkan makanan bu" Riziel yang langsung menyimpan handphone di sebelah adiknya.


Setelah selesai makan lalu Riziel melihat jam dinding masih lama dan Riziel memutuskan untuk bermain game sambil di perhatikan oleh adiknya di sisinya.


"Wah kakak hebat bisa mengalahkan semua pemainnya" adiknya sakira yang memuji kakaknya bermain game.


"Biasa saja dan tidak hebat" Riziel yang hanya tertawa pelan.


"Ohh iya nak tolong antar adikmu ya karena ayahmu masih tidur dan kalau bagian jemput mungkin ayah bisa nanti jadi jangan khawatir" sinta yaitu ibu Riziel yang menyuruh untuk mengantar adiknya sekolah.


"Iya bagaimana sekarang" Riziel yang melihat jam sudah mendekati.


"Ayo kak" adiknya langsung pergi mengambil tasnya lalu Riziel juga sama.


Setelah semua selesai lalu Riziel dan adiknya langsung pamit pergi dan Riziel langsung mengambil motornya di garasi seperti dulu setelah itu pergi menuju sekolah adiknya.


"Kak bukan kah itu teman kakak?" Sakira yang langsung menunjuk ke arah sakura yang sedang menunggu.


"Ya ayo sapa" Riziel yang menyuruh kepada adiknya.


"Kak sakura! Selamat pagi!" Riziel yang mengendarai motornya mendekati sakura.


"Pagi juga dan kalian pergi sekolah bersama?" Sakura yang sedikit ragu.

__ADS_1


"Ya sambil mengantar adikku dan mau kah berjalan jalan sebentar sambil mengantarkan adikku?" Riziel yang mengulurkan tangannya.


"Baiklah aku bicara pada ibuku dahulu" sakura yang tersenyum lalu pergi ke rumahnya untuk bertemu ibunya untuk pamit pergi.


Setelah beberapa lama akhirnya sakura kembali lalu sambil membawa tas dan terlihat cantik dan menawan.


"Berangkat?" Riziel yang memastikannya.


"Ya dan dimana aku duduk?" Sakura yang mrlihat tempatnya sudah penuh oleh adiknya.


"Sakira di depan kakak saja" Riziel yang menyuruh adiknya berpindah tempat.


"Baiklah kak" sakira lalu turun dan duduk di depan Riziel.


"Baiklah pegangan" Riziel langsung pergi menuju sekolah adiknya.


"Aku tidak menyangka ternyata sekian lama akhirnya bisa bertemu lagi dengau Riziel" sakura yang berbicara di belakang Riziel.


"Aku bukan Riziel tau" Riziel yang mencoba merubah dirinya.


"Aku tidak percaya dan kau Riziel asli jangan bohong aku tau karena Riziel palsu selalu gugup jika aku naik motor denganmu tapi sekarang tidak" sakura yang sangat mengetahuinya.


"Baiklah aku kalah" Riziel yang pasrah karena sudah ketahuan.


Riziel yang langsung mempercepat kecepatan motornya untuk sampai di depan sekolah adiknya itu karena sudah mulai memasuki jam 06:00 sepertinya.


Riziel yang sampai di depan sekolah adiknya lalu langsung menurunkannya di depan sekolah.


"Ini uang bekalmu untuk jajan jangan sampai habis dan tunggu kakak atau ayah menjemput mengerti?" Riziel yang memberitahukan beberapa hal yang harus di ingat oleh adiknya.


"Terimakasih kak dan aku akan baik baik saja menunggu kakak" adiknya langsung turun dari motornya Riziel.


"Baiklah kakak lanjut sekolah dahulu" Riziel yang langsung membelokkan motornya lagi.


"Sampai jumpa kak sakura dan kakak" adiknya sakira langsung berbicara sambil melambaikan tangannya.


"Hati hati sekolahnya" sakura juga menjawabnya lalu Riziel langsung pergi.


Riziel yang meninggalkan adiknya di sekolah lalu Riziel langsung pergi melanjutkan menuju sekolahnya sendiri karena takut terlambat.


Lalu Riziel yang mengendarai motor dengan kecepatan 60km/jam sedikit hambatan macet seperti biasa wilayah jakarta lalu setelah semuanya lancar lalu Riziel menaikan kecepatan motornya agar tidak telat.


Setelah sekian lama akhirnya sampai di sekolah dengan aman tanpa telat karena waktu masuknya masih ada 45 menit lagi.


"Kau turun karena aku ingin parkir dulu" Riziel yang begitu terganggu.


"Ahh baiklah dan terimakasih tumpangannya" sakura yang langsung turun dan membiarkan Riziel memarkirkan motornya.

__ADS_1


Setelah selesai Riziel memarkirkan motornya lalu berjalan menuju kelasnya di ikuti oleh sakura yang menunggunya.


__ADS_2