Ghost Of Thusilent

Ghost Of Thusilent
S2. [Chapter 9 ] : Bertahanlah Untuk Dunia Ini Sekali Saja


__ADS_3

Riziel bersama yang lainnya sampai di depan ruangan dewa Arthur yang tertutup rapat dan persis menurut pikiran Riziel tidak di perbolehkan masuk siapapun.


"Riziel ada keperluan apa datang kemari?” Zhiru yang langsung bertanya langsung.


"Aku mendengar kabar bahwa dewa Arthur kondisinya memburuk jadi aku datang untuk melihatnya dan mengembalikan sebagian energi Spiritual milik dewa Arthur” kagami yang ingin bertanggung jawab atas kondisi dewa Arthur.


"Tapi itu terlalu beresiko untukmu Riziel dan tidak mempunyai energi Spiritual Cahaya Murni dan lihat wujudmu saja bukan seperti Iblis dan malaikat” Dante yang langsung mendatangi Riziel sambil menegurnya.


"Ya aku tau itu dan setiap saat aku tidur seperti ada yang bicara di dalam pikiranku karena aku harus menanggung akibatnya meskipun Spiritku lenyap” Riziel yang akan tetap berpegang teguh untuk mengembalikan sebagian energi spiritual murni.


"Baiklah jika itu keputusanmu Seraphim buka pintu dan biarkan Riziel masuk sendiri” Zhiru yang memberikan perintah kepada Seraphim.


"Riziel” Felysia yang ingin menghentikan Riziel pergi.


"Aku baik baik saja sebaiknya kalian berdua tunggulah di sini” Riziel langsung membuka kain Spiritual yang menutupi kepalanya.


Riziel lalu melompat dan berjalan menuju pintu yang ada Dewa Arthur yang sedang beristirahat sendirian.


"Nak apa kau benar benar ingin mengembalikan energi Spiritual? Dan kau sudah siap menanggung akibatnya?” dewa Arthur yang terbangun dari istirahatnya.


"Aku sudah siap menanggung akibatnya apapun itu dan akan memperbaiki semuanya yang sudah membuat anda memburuk” Riziel yang meskipun ketakutan tapi ketakutan tidak boleh berusaha menguasai diri Riziel sendiri.


"Bukankah kau tau nak waktuku tidak akan lama untuk di sini tapi kau malah terus menerus memberiku kekuatan apa gunanya?” dewa Arthur yang tau bahwa Riziel takut kehilangan semuanya.


"Untuk mempertahankan semuanya sampai waktunya tiba anda menghilang aku siap menggantikan anda” Riziel yang berjanji untuk menjadi dewa selanjutnya.


"Manusia sepertimu apa pantas mendapatkan hal seperti itu dan seorang manusia sikapnya bisa saja berubah seperti cerita Ezra dahulu bukankah sudah mendengarnya?”


"Ya aku sudah mengerti semuanya” Riziel yang tau hidupnya Ezra sama di benci seoerti Riziel dahulu.


"Bukankah hidupmu di benci semua orang sekitarmu tapi kenapa kau malah melindungi semuanya dengan tidak menunjukkan identitas aslimu?” Dewa Arthur yang mulai ingin tau.


"Kehidupan bukanlah hal main main jika di dalam kehidupan hanya ada kesenangan maka dunia tidak akan stabil makanya dunia harus ada kehidupan yang buruknya”


"Meskipun aku di benci lalu apa gunanya untuk aku mengungkapkan identitas asliku di hadapan semua orang, apa di sukai banyak orang? Itu adalah hal yang paling kubenci” Riziel yang aslinya memang benar membenci semua orang tapi apa gunanya untuk membunuh orang.


"Jika kau aku berikan pilihan lebih baik menjadi iblis untuk membiarkanku hidup atau kau menjadi malaikat berpangkat tinggi seperti Seraphim dengan menggunakan energi spiritualku?” Dewa Arthur yang mulai memberikan pilihan terakhir.


"Aku lebih baik menjadi iblis berhati baik untuk membiarkan anda tetap ada disini dari pada harus menjadi malaikat yang meminjam kekuatan seseorang tanpa menghawatirkan seseorang itu lenyap suatu hari” Riziel yang sudah memutuskan untuk menjadi iblis sejati.


"Apa kau siap menanggung akibatnya untuk tidak bisa bertemu siapapun lagi seperti kakekmu, Felysia dan yang lain sudah dekat denganmu?" Dewa Arthur yang masih bicara.


"Ya aku tidak akan menyesalinya” Riziel yang sudah membulatkan tekadnya.


"Baiklah sekarang Riziel bukanlah bagian dari surga dan tidak di perbolehkan masuk lagi menuju surga dan tidak ada siapapun yang menentangnya” Dewa Arthur langsung mengumumkan kepada seluruh penjuru surga.


Kagami yang mulai merasa kesal tapi tidak ada gunanya jika itu satu satunya cara untuk membiarkan dewa Arthur bertahan hidup.


"Nak kau boleh mengembalikan sebagian energi besar spiritual cahaya Suci itu padaku” dewa Arthur yang sudah membuat keputusan yang Riziel inginkan.


"Hahh baiklah aku akan mulai” Riziel yang langsung memulai mengembalikan kekuatan murni.


Riziel yang mengembalikan sebagian energi suci dalam tubuhnya membuat Riziel mulai tubuhnya merasa sakit sedikit tapi Riziel sengaja menahannya.

__ADS_1


Setelah beberapa lama akhirnya selesai dan kondisi Dewa Arthur mulai membaik dan Riziel kemudian pergi karena urusannya sudah selesai.


"Nak tunggu karena kau sudah bukan bagian lagi dari surga kau tidak bisa bertemu dengan yang lainnya lagi lalu anjing Spiritual hanya bisa bertemu di dunia manusia saja dan kau tidak bisa bertemu anjing Spiritual di neraka mengerti?” dewa Arthur memahami kesepakatan mereka berdua.


"Tidak masalah” Riziel yang langsung keluar dari ruangan dewa Arthur.


Raut wajah mereka semuanya yang mendengar pengumuman sebelum berubah menjadi sedih.


"Riziel kenapa melakukan ini?” Felysia yang langsung bertanya kepada Riziel yang baru keluar.


"Maaf ini keputusan terbaik demi dewa Arthur semuanya akan seimbang” Riziel yang langsung diam sambil mengepalkan tangannya karena kesal.


"Grrr” aiko yang sudah sangat dekat dengan Riziel jadi tidak mengizinkan pergi.


"Kita masih bisa bertemu di bawah sana dan akan kuberikan makanan yang enak” Riziel yang berusaha untuk tidak kesal.


"Kalau begitu akan aku antar sampai perbatasan boleh?” Felysia yang ingin menikmati hari terakhir bersama Riziel.


"Huhh baiklah boleh saja dan aku juga ingin berjalan jalan sebentar boleh bukan?" Riziel langsung melirik kepada Zhiru bersama yang lainnya.


"Bo-boleh saja untuk berkeliling yang kau mau” Zhiru yang mengerti perasaan Riziel.


"Ayo pergi aiko” Riziel yang langsung melompat naik.


"Grroaarrhh” lalu mereka bertiga pun langsung pergi menjauh.


Lalu semua malaikat yang berjaga mulai masuk ke dalam ruangan dewa Arthur untuk menanyakan apa yang terjadi.


"Apa Riziel akan baik baik saja tadi itu seperti Riziel terlihat marah?” Zhiru yang melihat dari tatapan mata Riziel.


"Bukan lebih tepatnya Riziel kesal karena dirinya harus berpisah dan aku tidak merasakan aura kebencian yang muncul” Seraphim yang memperjelas kepada semuanya.


"Untuk sekarang awasi setiap kegiatan apakah Riziel layak menjadi penerus Anda Arthur atau akan menjadi pengacau seperti dahulu seperti Ezra” Dante yang berencana untuk mengawasi Riziel.


*****


Felysia yang menghawatirkan Riziel membuat pilihan ter usir dari surga untuk sementara waktu tidak bisa bertemu lagi karena satu satunya teman dekatnya menjauh.


"Riziel kenapa kau memilih untuk pergi? Dan menjadi bagian dari iblis?” Felysia yang ingin tau alasan Riziel sendiri.


"Karena dengan aku ada di pihak Iblis aku bisa memperbaiki diriku sendiri dan membiarkan dewa Arthur hidup lebih lama” Riziel yang memberitahukan kepada Felysia.


"Lalu apa kau marah dan dendam kepada dewa Arthur karena kau di usir dari surga?” Felysia ingin memastikan kejadian tidak terulangi lagi.


"Kenapa harus dendam haha, itu keputusanku aku tidak menyesalinya walaupun tidak bisa bertemu kakekku dan yang lain” Riziel yang tidak akan menyesali keputusan diri sendirinya.


"Apa kau akan berjanji untuk mengunjungiku lagi suatu saat nanti di surga?” Felysia yang ingin Riziel tetap hidup.


"Ya yang berarti aku punya 3 janji yang sangat sulit tapi terimakasih sudah mengajakku berkeliling membuat perasaanku baikan” Riziel yang pikirannya sudah tenang.


"Ehh iya dan boleh tau 2 janji apa saja?” Felysia yang sangat ingin tau tentang janji yang telah di buatnya.


"Itu pertama janji bersama Zanna yaitu harus menjaga adiknya apa lagi adiknya mulai menyukaiku dan ingin aku menjadi pacarnya menyusahkan saja”

__ADS_1


"Kedua berjanji bersama Asmodeus untuk berjanji tidak membuat kekacauan di neraka apa lagi melenyapkan semua bawahannya” Riziel langsung memberitahukan janjinya sudah di buatnya.


"Ehh asmodeus itu aku pernah mendengar bahwa dia itu jahat dan sangat cuek dan ternyata Riziel sangat populer di kalangan wanita ya?” Felysia yang mengejek Riziel.


"Asmodeus tidak jahat malah dia sangat baik padaku dan aku tidak terlalu peduli dengan kepopuleran karena itu malah membuatku terganggu” Riziel yang hanya diam dan berfikir.


Lalu setelah lama berkeliling dan mereka sampai di perbatasan Riziel langsung pergi menuju neraka untuk melepaskan semua iblis yang di ikatnya dengan menggunakan rantai miliknya sendiri.


Lalu Riziel yang melewati perbatasan dan berjalanan menuju dalam neraka dan seseorang yang berjaga langsung meminta identitas Riziel.


Riziel yang sudah berada di dalam neraka Riziel melupakan tempat dimana iblis Morno bersama yang lainnya di ikat di karenakan di ikat lalu di masukkan ke dalam tanah.


"Riziel sudah lama kau tidak kemari?” seseorang yang menyapanya yaitu Asmodeus yang sedang berkeliling.


"Ya aku sedang berencana untuk pergi menuju tempat aku dulu mengikat Iblis Morno bersama yang lainnya apa kau masih ingat? aku lupa tempatnya hehe” Riziel yang meminta asmodeus menuntun jalan.


"Ahh aku ingat dan kenapa kau di usir dari surga Riziel apa kau punya masalah?” asmodeus yang tau informasi berasal dari agares.


"Bukan hal besar hanya aku mengembalikan sebagian kekuatan milik dewa Arthur” Riziel yang memberitahukan kepada asmodeus.


Lalu Riziel yang menceritakan kesepakatan antara dewa Arthur dan dirinya sendiri, Riziel sambil di tunjukan jalan menuju tempat mengikat semua iblis yang memberontak sebelumnya.


"Kita sampai di sini Riziel dan memangnya apa yang ingin lakukan?” asmodeus yang sangat ingin tau tentang tujuan Riziel.


"Lihat saja" Riziel langsung mulai membuat retakan terbuka dari tanah neraka yang di injaknya.


Lalu 20 iblis langsung di bawa keluar dari bawah tanah neraka yang sudah berapa lama Riziel ikat mungkin lebih dari 1 tahun.


‘Green Spirit : Healing Recovery!’ Riziel langsung menyembuhkan semua luka yang sudah hampir menyentuh tulang.


"Kau lagi cepat lepaskan aku sudah muak di bawah sana!” Morno yang kesal.


"Baiklah santai saja akan aku lepaskan” Riziel memang ingin melepaskan.


‘Chains Relix : Fetters Of The Neck!’ Riziel langsung mengubah rantai yang mengikatnya berubah menjadi belenggu leher.


"Sial*n jangan main main lepaskan br*ngs*k!” Morno yang kesal dengan main main Riziel.


‘Chains Relix : Invisible Chains’ Riziel langsung membuatnya belenggu Leher itu tidak terlihat atau tembus pandang.


"Baiklah kalian boleh pergi tapi jika kalian membuat keributan belenggu leher itu bisa melenyapkan kalian sendiri ingat itu” Riziel yang langsung memberikan peringatan.


Lalu semua iblis itu langsung pergi tanpa berbicara sepatah kata pun dan asmodeus yang tidak mengerti tujuan Riziel melepaskan Morno beserta bawahannya.


"Baiklah semuanya sudah di lepaskan sebaiknya aku kembali” Riziel yang sudah melepaskan para tahanan.


"Apa itu saja yang ingin kau lakukan?” asmodeus yang tidak mengerti apa yang mau lakukan oleh Riziel.


"Ya lagi pula sudah mau pagi aku sebaiknya kembali nanti aku akan kesini lagi jika ada waktu” Riziel yang langsung berjalan kembali.


"Huh baiklah hati hati” asmodeus yang sangat tidak mengerti Riziel.


Lalu Riziel berlari agar cepat sampai perbatasan dan turun ke dunia untuk beres beres barang.

__ADS_1


__ADS_2