
Riziel yang mencoba memisahkan 2 jiwa dari wadahnya meskipun sedikit menyakitkan dengan cara yang tidak memusingkan.
"Agh ibu sakit" kedua anak itu yang mulai merasa kesakitan.
Lalu Riziel mencoba mengalirkan energi spirit cahaya semoga mudah lalu akhirnya selesai pemisahan jiwa lalu Riziel langsung membawa kedua anak itu menuju alam nirwana.
"Wah kita terbang" kedua anak itu sepertinya menyukainya.
Lalu Riziel ssmpai di alam nirwana melihat banyak sekali astral yang berkeliling lalu Felysia yang langsung menyapa Riziel.
"Riziel syukurlah kau baik baik saja dan siapa 2 anak kecil itu?" Felysia yang dangat ingin tau.
"Dua anak ini ingin bertemu orangtuanya yang mati akibat kiamat sebelumnya apakah kau bisa membantu?" Riziel yang sedikit tidak mengerti.
"Baiklah itu hal gampang" lalu Felysia langsung melakukan sesuatu.
'Hourglass Necklace!' zanna yang mengeluarkan 2 kalung dan memberikan kepada anak anak itu.
"Baiklah ikuti arah yang di tunjukan oleh garis biru itu akan menunjukan kalian berdua jadi manfaatkan waktu di kalung kalian" Felysia yang memberitahukan kepada kedua anak itu.
"Baiklah aku akan menunggu disini dan selamat bersenang-senang" Riziel melambaikan tangannya.
"Ya kak sampai jumpa" kedua anak itu langsung pergi mengikuti garis biru itu.
Kedua anak itu langsung menghilang pergi ke arah yang berbeda beda lalu Riziel diam disana dengan Felysia yang sudah cukup lama tidak bertemu.
"Riziel sepertinya kau berbeda lagi penampilanmu sangat bagus dan cocok denganmu" Felysia yang menyukai penampilan Riziel.
"Hehe begitulah dan bagaimana keadaan semuanyabaik baik saja sebelumnya tidak?" Riziel yang ingin tau kondisi sebelum datang kemari.
"Sedikit gangguan sih karena rantaimu saat itu lepas kendali hingga hampir mengikat malaikat tapi rantaimu langsung lepas setelah itu lalu tidak muncul lagi" Felysia yang menceritakan kondisi surga dan neraka sebelumnnya.
"Ohh begitu lalu bagaimana dengan anak anak itu?" Riziel yang sangat ingin tau.
"Itu mereka akan kembali setelah waktu jam pasir habis atau time out maka akan teleportasi paksa kemari langsung" Felysia yang memberitahukan informasi kepada Riziel.
"Hoh begitu ternyata banyak yang belum aku ketahui ternyata" Riziel yang jarang sekali mengetahui suatu informasi tambahan.
"Karena kau bukan makhluk asli disini dan jika kau makhluk ini yang asli bisa tau semuanya" Felysia yang memberitahukan semuanya.
Riziel dan Felysia berbicara bersama hingga bertemu dengan beberapa temannya yang sudah membaik sangat senang bisa bertemu lagi sambil menunggu anak anak kembali.
********* [Dunia manusia POV] ********
Dunia manusia yang damai tidak ada gangguan lagi dari jiwa manusia yang telah menjadi iblis, sudah lenyap dari muka bumi.
Dan tidak bisa mengalami inkarnasi lagi menjadi manusia karena jiwanya yang sudah buruk dan harus lenyap, tidak layak untuk mendapatkan pengakuan dari mana pun yang akan menerimanya.
Lalu di tempat panti asuhan tubuh Riziel dan kedua anak itu sangat kosong seperti tertidur di atas sofa sedangkan sakura dan pengurus panti asuhan itu hanya diam seperti orang mengerti.
"Apa mereka pergi?" Pengurus itu yang baru saja melihat sesuatu yang baru di ketahui.
"Sepertinya" sakura juga kurang yakin.
Lalu setelah beberapa lama akhirnya Riziel dan kedua anaknya kembali karena waktunya sudah habis/ Timeout, Riziel lalu memasukkan jiwa kedua anak itu ke dalam wadah tubuhnya.
Lalu semuanya sudah selesai akhirnya Riziel dan yang lainnya sadar dengan keadaan masih duduk di atas sofa.
"Syukurlah kalian baik baik saja" pengurus itu sangat khawatir.
"Ini tidak sulit dan untuk kalian turuti perkataan orangtua kalian jangan buat kecewa mengerti" Riziel yang mengusap kepala kedua anak di sebelahnya.
"Ya kak dan terimakasih sudah memenuhi permintaan kami" kedua anak itu bicara bersama.
"Ya sana main lagi" Riziel langsung menyuruh pergi.
__ADS_1
"Ohh ya apa mereka akan baik baik saja?" Ibu pengurus itu sedikit ragu.
"Kedua anak itu sekarang dilihat dari matanya sangat bercahaya cerah yang artinya mulai tidak ragu untuk hidup" Riziel yang tersenyum untuk menyakinkannya.
"Baiklah dan bolehkah saya meminta nomor handphone anda mungkin nanti saya butuh bantuan" ibu pengurus panti asuhan langsung meminta nomor handphone.
"Baiklah semoga bisa baik baik saja" Riziel langsung memberikan nomor handphone.
"Sekarang kemana lagi Riziel?" Sakura yang baru angkat bicara.
"Hm mencari buku komik yang bagus di toko buku langgananku" Riziel yang memberitahukan kepada sakura.
"Baiklah" sakura langsung pasrah.
Riziel langsung pamit pergi dan beberapa anak anak mendekati Riziel dan sakura untuk perpisahan.
"Sampai jumpa di jalan kak dan lihat yang kami buat bersama" beberapa anak datang mengucapkan selamat tinggal sambil menunjukan gambarannya.
"Aduh kalian masih kecil sudah pintar menggambar dan kalian sangat gemas boleh aku cubit?" Sakura yang langsung memuji anak anak.
"Kalian pintar dan tingkatkan lagi semakin bagus dan aku pergi dahulu" Riziel yang langsung berjalan berbalik meninggalkan sakura.
Sakura yang berhasil bercanda dengan anak kecil hingga memenuhi keinginannya lalu mendengar perkataan Riziel langsung berlari mengejar Riziel.
"Hei Riziel tunggu aku" sakura yang langsung mengejar Riziel.
"Makanya jangan lama" Riziel berhenti untuk menunggu sakura.
"Huh" sakura yang langsung sampai dan mulai berjalan berdua.
Lalu Riziel dan sakura yang berjalan berdua menuju depan gerbang sambil sakura memberanikan diri untuk menggandeng tangan Riziel.
Lalu Riziel setelah keluar dari panti asuhan lalu pergi menuju toko buku langganannya bersama sakura mengikutinya.
Lalu Riziel yang sampai di toko buku lalu parkir setelah itu masuk ke dalam toko melihat banyak sekali orang yang datang.
"Ya ayo masuk untuk mencari buku mungkin kau ada yang suka" Riziel langsung menggandeng tangan sakura.
"Ehh Riziel em" sakura yang sangat malu.
"Bukankah kamu yang mau melakukannya dan ayo masuk cepat" Riziel langsung menarik sakura masuk ke dalam toko.
Lalu Riziel dan sakura yang masuk ke dalam toko buku lalu melihat banyak sekali orang yang memilih buku.
"Long time no see Riziel what brings you here?" Louis yang sudah lama tidak bertemu.
"That I wanted to find more comic books for extra at home" Riziel yang sudah bicara bahasa Inggris.
"I see, and who's next to you?" Louis yang sangat ingin tau orang di sebelahnya.
"My girlfriend wants to walk you out" Riziel yang memberitahukan kepada Louis.
"Great, please select any book you like" Louis yang langsung mempersilahkan memilih buku yang di sukai.
"Yeah" Riziel langsung membawa sakura pergi memilih buku.
"Riziel sejak kapan kau bisa bicara Fasih berbahasa inggris?" Sakura yang sangat heran.
"Ohh belajarlah memangnya apa lagi" Riziel yang langsung mencari buku komik yang bagus.
"Ajari aku dong dan siapa orang sebelumnya?" Sakura yang ingin tau teman yang baru di kenalnya.
"Nanti deh aku berikan saran dan namanya Louis dan asalnya dari negara Singapura dan membuat usaha toko buku disini" Riziel yang menceritakan asal Louis.
"Wah apakah itu buku novel 'apapun selain hujan' yang aku suka cari selama ini" sakura yang menemukan buku yang sudah selalu di cari tidak ada lalu sakura yang mencoba mengambil tapi tidak sampai.
__ADS_1
"Ini aku ambilkan apakah ini yang kau mau?" Riziel langsung mengambil buku novel yang sakura inginkan.
"Terimakasih Riziel tapi ingin beli ini aku tidak bawa uang" sakura yang lupa tidak membawa uang.
"Yasudah nanti aku bayarkan" Riziel Langsung lanjut mencari buku yang cocok.
"Kalau begitu nanti aku ganti jika ke rumahku ya?" Sakura yang berjanji membayar di rumah sakura.
"Ya terserah saja" Riziel yang menemukan 1 buku yang cocok.
Lalu sekian lama berkeliling akhirnya selesai Riziel dan sakura memutuskan untuk kembali untuk membayar buku yang sudah di pilih.
"Riziel buku apa saja yang kau pilih?" Sakura yang ingin tau buku yang di pilihnya.
"Hanya 'horor tengah malam', 'Book Of Horor' saja karena tidak banyak yang bagus" Riziel yang memberitahukan buku yang sudah di pilih.
"Horor semua yang kau pilih" sakura yang sedikit terkejut.
"Ya gak ada yang bagus sih jadi ada komik horor yang bagus langsung pilih aja dan ayo bayar" Riziel yang langsung membawa sakura untuk membayar.
"Iya" sakura langsung mengikuti Riziel.
Riziel dan sakura langsung berjalan menuju kasirnya untuk membayar buku yang sudah di pilih.
"How much does this book cost?" Riziel langsung menyimpan 3 buku di hadapan Louis.
"It's 157 grand and as usual you pick out the good books, huh?" Louis langsung memberikan harganya.
"Haha as always and here's the remaining 160 for you" Riziel langsung membayar harga bukunya.
"Oh yeah, how come the girl next to you never talks?" Louis yang heran kepada sakura.
"English isn't as good as it gets" Riziel memberitahukan bahwa sakura tidak terlalu lancar.
"Oke see you" Louis yang langsung mengucapkan salam perpisahan.
Lalu Riziel dan sakura pergi untuk pulang karena urusannya sudah selesai lalu Riziel menyalakan motornya dan pergi mengantar sakura pulang.
Riziel yang mengendarai motornya dengan kecepatan standar karena jalannya macet sedikit terganggu lalu sekian lama sampailah di depan rumah sakura.
"Riziel masuklah dulu sekalian untuk membayar buku yang aku pilih ya?" Sakura yang mengajak Riziel masuk ke dalam rumahnya sambil menarik tangan Riziel sambil membawa buku komik pinjamannya di tambah buku yang di beli.
"Baiklah" Riziel langsung memarkirkan motornya.
Lalu Riziel yang masuk ke dalam rumahnya sakura melihat ayah dan ibu sakura yang sedang menonton TV.
Sedangkan sakura langsung pergi menghiraukan ayah dan ibunya lalu pergi ke kamarnya untuk mengambil uang di dalam kamarnya.
"Oh Riziel datang, ada urusan apa?" Ayah sakura yang langsung melihat Riziel.
"Tidak hanya sakura ingin membayar buku novel yang sudah di belikan tapi sakura tetap ingin membayarnya" Riziel yang memberitahukan tujuannya.
"Ohh begitu memangnya dari mana sebelumnya?" Ayah sakura yang sangat ingin tau.
"Itu dari toko buku melihat lihat buku yang bagus" Riziel yang tidak ingin jujur sekali.
"Yasudah besok jangan khawatir karena saya sudah menyediakan 2 mobil untuk pergi besok jadi beritahukan kepada orangtuamu" ayah sakura yang langsung memberitahukan kepada Riziel.
"Baiklah nanti aku sampaikan" Riziel yang baru saja menjawab lalu sakura datang untuk mendekatinya.
"Riziel ini 62ribu, aku bayar kembali dan terimakasih sudah mengajak ke toko buku itu hehe" sakura yang langsung memberikan uang.
"Ya sama sama dan aku pulang dahulu" Riziel yang Langsung berjalan berbalik.
"Baiklah hati hati di jalan" sakura yang berbicara dan orangtuanya yang melihat anaknya sangat senang bisa dekat dengan Riziel.
__ADS_1
Riziel yang langsung keluar rumah sakura lalu menyalakan motornya lalu pulang langsung ke rumahnya sendiri.
Riziel yang sampai di rumah lalu memberitahukan kepada orangtuanya sebuah informasi yang yah sakura titipkan setelah itu Riziel Langsung istirahat di dalam kamarnya sambil menyimpan buku komik yang baru di beli.