
Riziel yang langsung pergi menuju sekolah sakira untuk menjemputnya dan setelah sampai di sekolah sakira yang belum waktunya pulang.
"Hahhhh untung saja pas di sekolah sakira" Riziel yang memarkirkan motornya lalu bersandar di dekat gerbang sekolah karena di tempat dekat masjid banyak ibu ibu dan Riziel pun mengambil hpnya lalu memasang kembali earphone lalu menyalakan lagu.
Setelah menunggu lumayan lama Riziel yang tidak terlalu memperhatikan anak sd pun pulang sekolah dan sakira yang keluar dari sekolah melihat kakaknya yang sedang diam.
"Kakak!" Sakira yang mengagetkan Riziel yang sedang bersandar sambil mendengarkan lagu.
"Mengagetkan saja dan bagaimana sekolahnya?" Riziel bertanya kepada sakira.
"Menyenangkan kak" sakira yang menjawab dengan muka sangat senang.
"Mau pulang?" Riziel yang bertanya kepada sakira.
"Gendong kak sekali kali hehe" sakira yang ingin di gendong oleh Riziel.
"Baiklah" Riziel pun mengangkat badan sakira ke pundaknya sambil memegangnya agar tidak jatuh.
"Menyenangkan kak" sakira yang begitu ceria.
Riziel dan sakira yang sangat senang tanpa sadar di perhatikan oleh orang tua anak anak lain yang hanya bisa tersenyum dan Riziel, sakira sampai di tempat memarkirkan motornya lalu menurunkan sakira dan menyimpannya di atas motor lalu Riziel pun pergi pulang ke rumahnya.
"Kak tadi dari rumah temen?" Sakira yang bertanya kepada Riziel yang sedang mengendarai motor.
"Ya temen kakak lagi sakit jadi menengoknya" Riziel berbicara kepada sakira yang sedang di belakangnya.
"Kak besok minggu mau lari tidak?" Sakira yang mengajak lari ke Riziel.
"Ya boleh saja" Riziel yang menjawab pertanyaan sakira agar senang.
Setelah beberapa lama di perjalanan sampai juga di rumah lalu sakira pun turun dari motor lalu Riziel menyimpan motornya ke garasi dan setelah itu masuk ke rumahnya.
Riziel membuka pintu dan aiko yang sedang menunggunya datang dan aiko yang sangat senang melihat Riziel datang kembali ke rumah.
"Bosan yah? Sepertinya belum di beri makan dan aku siapkan makannya dulu" Riziel yang mengelus badannya aiko dan Riziel mengambil makanan aiko dan menyimpannya di tempat makan aiko.
__ADS_1
"Gog gog" Aiko yang langsung memakan langsung makanannya.
Riziel pun kembali melihat keluarganya yang sedang mengobrol lalu kirota pun mengajak Riziel mengobrol kebiasaan keluarga.
"Bagaimana temanmu nak baik baik saja nak?" Sinta bertanya kepada Riziel.
"Baik baik saja kok bu dan malah sudah hampir membaik" Riziel yang menjawab pertanyaan sinta.
"Yasudah kalau ingin ke kamar sana pasti lelah dan bersiap untuk bekerja nanti sore" sinta yang mengingatkan Riziel.
"Ya bu Riziel ingat" Riziel yang langsung berbicara kepada sinta lalu pergi menuju kamarnya untuk istirahat.
Riziel pun masuk ke kamarnya lalu mengambil salah satu buku komiknya lalu membacanya di tempat tidurnya.
Riziel langsung membaca buku komik koleksi di kamarnya hingga selesai membaca dan melihat jam dinding yang masih lama untuk pergi bekerja dan Riziel memutuskan untuk tidur sebentar lalu Riziel menyimpan kembali ke rak buku novelnya lalu tidur sebentar.
***Mimpi Riziel POV***
Sejak kejadian iblis yang menerobos masuk ke dalam surga tetapi berhasil di tahan oleh sang penjaga surga yang adalah Riziel dan iblis melakukan dengan sengaja akibat kebenciannya dari dulu dengan surga tidak ada selesainya.
Adanya keberadaan neraka adalah tempat para iblis dan pendosa di dunia maupun apapun itu dan setelah itu dewa arthur membuat surga untuk roh manusia yang berbuat baik dan terjadilah peperangan antara surga dan neraka karena penghuni neraka tidak suka adanya keberadaan surga.
Yang bersikap netral hanya melaksanakan tugas untuk membantu manusia menebus dosanya di dalam neraka dan yang membenci adanya surga hanya diam dan memperhatikan sambil memperhatikan kondisi untuk menghancurkan adanya surga karena selalu gagal dan ketahuan oleh dewa Arthur sendiri.
Mereka hanya bisa menunggu suatu hari nanti dewa arthur mulai menghilang dari surga dan di saat itu tiba melaksanakan dendam atau bisa di sebut dengan adanya kiamat dan dunia manusia pun bisa ikut terancam.
"Urgh pusing sekali ini ada dimana? Kenapa semua berwarna merah?" Mimpi Riziel yang hanya bisa memperhatikannya saja.
"Serang dan bunuh mereka semua penghuni surga!, Hanya kita yang harus ada tidak boleh ada yang lain!" Iblis yang memerintah itu adalah morno yang sangat ingin balas dendam.
"Berhenti morno ini bukan hakmu untuk menghancurkan dan jangan egois kita sudah ada disini sejak 10rb tahun!" Astaroth yang berbicara kepada morno.
"Berisik pergi saja atau kau akan menghilang dari sini" morno mengancam kepada Astaroth.
"Ha haha tidak ada yang bisa menghancurkan sihir ke abadian kita semua kecuali dewa arthur sendiri yang bertindak dan jangan sombong kau!!" Astaroth yang tertawa tidak percaya kepada morno.
__ADS_1
Morno pun langsung menggunakan teknik darah iblis kepada Astaroth lalu meledakkan badan Astaroth hingga tidak tersisa dan teman Astaroth serta bawahannya hanya bisa pasrah.
"Ba-bagaimana mungkin penghianat tidak boleh hidup!" Beelzabub berbicara kepada morno.
"Tidak ada yang tidak mungkin lihatlah kondisi dewa Arthur yang kehabisan kekuatan spiritnya dan hampir hancur haha" morno yang langsung menghancurkan habis habisan tubuh semua penghuni surga.
Penghuni surga yang sudah hampir setengah populasi habis di bantai oleh kelompok morno dan iblis yang tidak mau ikut mati dan setelah itu iblis pun turun ke dunia manusia lalu menghancurkan dan terjadilah kiamat dimana roh manusia di paksa di cabut dan di hancurkan.
"TTIIDDAAKK JANGAN HANCURKAN DUNIA" Riziel yang tidak bisa berbuat apa apa dan sekejap dunia hancur.
"Dunia memang kejam bukan nak dan mereka hidup hanya ke egoisan di semata dan kehancuran yang tidak dapat di hindari lagi" seseorang yang berbicara kepada Riziel.
"Dewa arthur dimana kau dan kenapa harus menunjukan ini kepadaku!" Riziel yang berbicara kepada dewa Arthur.
"Aku sudah menghilang dan segalanya akan saya berikan kepadamu nak jaga dunia baik baik suatu hari nanti jangan sampai terjadi ini" dewa arthur yang langsung menghilang tidak bisa merasakan keberadaannya.
"TIDAK AKU BELUM CUKUP KUAT DAN AKU AKU AARRGGHH" Riziel yang sudah tidak bisa mengontrol emosinya.
Riziel yang matanya seketika terlihat mati dengan melihat pemandangan kehancuran 3 dunia sekaligus di depan mata seketika Riziel kembali dan terbangun hingga berteriak keras di sore hari dan ayah serta ibu Riziel pun langsung masuk ke dalam kamar Riziel lalu menenangkan pikiran Riziel.
"Ada apa nak? dan jangan buat ibu khawatir begitu" sinta yang mulai memeluk Riziel dan terlihat khawatir.
"Ti-tidak bu" Riziel yang tidak mau bicara dan matanya masih mati dan tubuhnya mati rasa.
"Bu kakak kenapa bu?" Sakira yang datang ke kamar Riziel yang mengikuti sinta dari belakang lalu bertanya kepada sinta yang terlihat khawatir.
"Hanya mimpi buruk kok kakakmu" sinta yang mulai menenangkan pikiran Riziel.
"Baiklah bu dan sakira tidur bersama kakak ya bu?" Sakira bertanya kepada sinta yang ingin ikut menenangkan Riziel.
"Baiklah dan Lebih baik untuk sekarang jangan bekerja dahulu untuk sekarang" sinta yang melepaskan pelukannya dan Riziel hanya mengangguk menuruti perkataan sinta.
"Jaga kakakmu ya sakira dengan baik" kirota yang berbicara kepada sakira yang hanya diam di depan kasur Riziel sambil memegang tangan Riziel.
"Ya ayah" sakira yang menjaga Riziel sedang tertidur.
__ADS_1
Sakira ikut tidur di sebelah Riziel yang menenangkan pikiran kakaknya hingga ikut tertidur dan aiko hanya diam di kamar Riziel sambil menunggu terbangun.
"Maaf Riziel harus memperlihatkan mimpi yang buruk dan akan terjadi di masa depan jadi harus bisa mencari jati dirimu yang sebenarnya" zhiru yang memperhatikan kondisi Riziel yang buruk karena zhiru menggunakan penglihatan masa depan kepada Riziel.