Ghost Of Thusilent

Ghost Of Thusilent
21. Bersenang Senang Sebelum Semuanya Hancur


__ADS_3

Riziel yang sedang mengendarai motor dan di belakangnya di temani oleh sakura yang ingin pulang bersama.


"Sakura sebentar yah mampir dahulu aku ingin membeli sesuatu" Riziel yang berbicara kepada sakura.


"Membeli apa?" Sakura yang bertanya karena tidak mengerti.


"Ke toko hewan untuk membeli makanan anjingku di rumah makanannya habis" Riziel yang menjawab pertanyaan sakura.


"Wah kau punya anjing dan bolehkah aku melihatnya nanti?" Sakura yang sangat ingin melihat anjing milik Riziel.


"Ya nanti saja dan di depan kita berhenti dahulu di depan toko hewan" Riziel memberitahukan kepada sakura.


"Baiklah" sakura yang setuju.


Riziel pun berhenti di depan toko hewan untuk membeli makanan aiko yang ada di rumah Riziel sedang menunggu dan Riziel pun langsung memarkirkan motornya di depan toko hewan lalu Riziel masuk tapi sakura tidak ingin di tinggal sendiri jadi masuk bersama ke dalam toko.


"Riziel kau tidak di marahi oleh orang tuamu memelihara hewan di dalam rumah?" Sakura bertanya kepada Riziel yang sedang memilih makanan anjing yang murah.


"Tidak tuh memangnya kenapa?" Riziel yang menjawabnya sambil mencari barang yang murah.


"Hanya itu ibu dan ayahku tidak suka kalau aku memelihara hewan di dalam rumah" sakura yang kecewa dengan dirinya.


"Pantas saja itu yang belarti orang tuamu malas mengurus hewan di dalam rumah kecuali kamu ingin mengurus hewan di dalam rumah itu tanggung jawabmu kalau tidak percaya coba saja bertanya pada orang tuamu" Riziel yang berbicara kepada sakura lalu menemukan makanan anjing yang lumayan murah.


"Nanti aku coba bertanya kepada orang tuaku dan terimakasih sarannya Riziel" sakura yang sangat senang Riziel menanggapinya.


"Ya memangnya hewan apa sih yang ingin kamu pelihara sakura?" Riziel bertanya sambil membawa makanan anjingnya ke kasir pembayaran.


"Kucing mungkin dan belinya 2 ekor biar ada temennya" sakura yang berbicara kepada Riziel.


"Coba saja bujuk orang tuamu dan sebisa mungkin rawat okeh orang tuamu atau simpannya di dalam kamarmu sendiri" Riziel yang madih saja memberikan saran kepada sakura.


"Baiklah akan aku coba kalau udah berhasil" Riziel yang baru selesai membayar biaya makanan anjingnya.


"Aku ingin melihat lihat anak kecung sebentar saja di sebelah sana boleh tidak?" Sakura yang mengajak Riziel.


"Ya baiklah boleh aku masih punya banyak waktu kok" Riziel yang mengikuti apa yang sakura ingin lihat.


"Lihat anak kucingnya bagus sekali yang ini Riziel" sakura yang sangat menyukai anak kucing.


"Ya sangat lucu dan imut sekali anak kucingnya" Riziel juga yang memang menyukai kucing tapi udah terlanjur menerima aiko pemberian dari dewa arthur.


"Maaf apakah anda ingin membelinya untuk pasangannya kak?" Pelayan itu bertanya kepada Riziel dan sakura.


"Ti-tidak kok kami hanya teman sekolah yang ingin melihat lihat saja" sakura yang malu hingga pipinya merah karena menyebut Riziel sebagai pasangannya


"Ohh maafkan saya dan silahkan kalau ingin lihat lihat mungkin ada yang bagus" pelayan itu lalu pergi menjauh.


"Kenapa sakura apakah ingin pulang?" Riziel tidak mendengarkan pembicaraan sebelumnya.


"I-iya ayo pulang" sakura yang masih saja malu dan mulai gugup.


Riziel pun langsung menyimpan makanan anjingnya di dalam jok motornya lalu Riziel menyalakan motornya lalu menyuruh sakura naik ke motornya dan pergi mengantar sakura pulang.


"Ohh iya besok libur apakah besok ada kegiatan Riziel?" Sakura yang udah tidak gugup dan malu lagi setelah menjauh dari sana.


"Ahh itu yah kosong kok tidak ada kegiatan dan besok ingin jalan jalan kemana?" Riziel yang mulai mengingat janjinya dengan sakura.


"Kok inget sih aku kira tidak akan ingat" sakura yang melihat Riziel yang sangat mengerti.


"Tentu saja janji adalah hutang dan hutang harus di lunasi lalu laki laki harus peka terhadap perempuan" Riziel bicara dengan nada bicara sombong ssmbil mengendarai motornya.


"Sombong terserah besok saja dan datang saja ke rumah nanti aku kabari lagi" sakura bicara kepada Riziel sambil mencubit pipinya Riziel yang sedang mengendarai motor menjadi tidak fokus.


"Aduduh sakit tau lepas nanti jatuh dari motor!" Riziel yang memarahi sakura dan sakura hanya tertawa.


Riziel pun sampai di depan rumahnya sakura lalu sakura turun dari motornya Riziel sekaligus berterimakasih sudah mengantarnya pulang sambil mencubit pipinya Riziel lagi tapi Riziel hanya tersenyum bisa melihat seseorang bahagia bersama dengannya.


Lalu Riziel pun pergi melanjutkan perjalanan menuju rumahnya sendiri untuk istirahat karena lelah sekolah yang sangat membosankan.


Riziel pun sampai di depan rumahnya lalu memasukkan motornya ke garasi rumahnya lalu masuk ke rumah sambil membawakan makanan untuk aiko dan pada saat membuka pintu seperti biasa di sambut oleh sakira yang menggu Riziel dan aiko yang sedang menjaga pintu sambil menunggu makanannya datang.


"Kakak pulang dan kak membeli makanan untuk aiko tidak?" Sakira yang langsung memeluk Riziel lalu Riziel mengangkat badan sakira.


"Bawa kok kakak tidak lupa untuk membelinya" Riziel menunjukkan plastik besar berisi makanan untuk aiko.


"Tuh kan kakak tidak lupa membelinya makanan untukmu" sakira yang berbicara kepada aiko.


"Gog gog grh" aiko yang kesal kepada sakira.


Riziel mengeluarkan aura membunuh kepada aiko agar tidak macam macam dengan adiknya dan aiko hanya diam karena takut oleh Riziel.


"Beri makan aiko jangan ribut lagi dan makanannya harus irit lalu kakak ingin istirahat dahulu" Riziel pun menurunkan sakira lalu memberikan usapan lembut tangannya kepada sakira dan aiko lalu


"Baik kak" sakira langsung memberikan makanan kepada aiko.


Riziel pun langsung pergi ke dalam kamarnya untuk istirahat dan mandi agar tubuhnya segar kembali.


Riziel yang sudah mandi lalu mengganti bajunya setelah itu keluar dari kamarnya untuk melihat adiknya yaitu sakira yang di depan rumah sangat senang bermain.


Ternyata sakira di depan taman rumah sedang bermain anjingnya yaitu aiko saling mengejar dan kayu yang lemparkan oleh sakira.


Hari pun menjelang sore lalu Riziel memanggil sakira masuk ke dalam rumah untuk menyelesaikan mainnya di lanjutkan hari besok.


Lalu sakira mencuci tangannya dan langsung pergi ke dalam kamarnya mandi kerena kotor pakaiannya bekas bermain lalu Riziel, kirota dan sinta sedang mengobrol di meja makan.


Adiknya Riziel yang baru selesai mandi dan mengganti bajunya lalu pergi ke arah ruang makan dan kirota yang melihat sakira datang langsung mengangkat tubuh sakira dan memberikan tempat duduk di depan Riziel.


Keluarga Riziel pun langsung makan bersama disana lalu setelah selesai Riziel pergi ke dalam kamarnya untuk menyiapkan barang yang harus di bawa ketika kerja tidak lupa handphonenya.


Riziel pun pamit lalu mengambil motornya di garasi lalu pergi ke tempat kerja dan sampai disana melihat 1 orang yang sudah datang yaitu deon yang sedang menghitung stok barang.


Riziel pun masuk lalu mengganti bajunya setelah mengganti menjadi baju kerja Riziel pun membantu deon yang sedang menghitung stok barang.


Riziel pun bergantian menghitung stok barang lalu setelah beberapa lama selesai dan memulai kerjanya lagi.


Kerja yang lumayan merepotkan dan melelahkan selesai juga lalu Riziel setelah langsung pulang ke rumahnya untuk bersiap besok hari untuk bepergian.


Riziel yang sudah sampai di depan rumah lalu menyimpan motornya setelah itu masuk ke dalam rumahnya dan istirahat di dalam rumahnya lalu tidur untuk hari besok.


***(Hari selanjutnya yang damai)***


Riziel yang masih tidur lalu terbangun oleh ibunya yaitu sinta membangunkan karena ada seseorang yang datang mencari Riziel sedang menunggu di ruang tamu.


Riziel yang baru bangun langsung mandi tanpa melihat jam lalu Riziel selesai mandi langsung memakai baju yang pantas karena tidak tau siapa yang datang lalu Riziel pergi ke ruang tamu.


Riziel sampai di ruang tamu terkejut adanya ayahnya sakura dan sakura disana yang sedang menunggu dan sangat cantik sekali.


"K-kok sakura ada disini sedang apa?" Riziel yang terkejut sekali.


"Ah Riziel aku kira siapa dan aku disini sedang menunggumu memangnya ada apa?" Sakura yang bertanya dengan berbicara secara tenang.


"Ti-tidak aku ganti baju dahulu" Riziel yang langsung pergi ke kamarnya untuk mengganti bajunya yang lumayan pantas.


"Haha ternyata anakmu kirota mungkin ini kebetulan apakah benar?" Pak ridwan berbicara kepada ayahnya Riziel yaitu kirota.

__ADS_1


"Saya juga tidak tau anak saya dekat dengan putri anda pak" kirota yang kejutan yang tidak di sangka sangka.


"Riziel itu pekerja keras pastinya dan anak anda bekerja selalu pulang malam agar tidak merepotkan orangtuanya haha" pak ridwan yang tertawa.


"Saya juga tau kalau anak saya sangat tidak ingin merepotkan orangtuanya sekali semenjak masuk ke Smp sangat suka dengan olahraga dan bela diri" ayah Riziel yang berbicara dengan senang.


"Pantas saja anakmu itu selalu melindungi putriku seperti waktu itu anakmu menghajar preman dekat pekerjaannya dan menyelamatkan putriku dan anakmu ssngat hebat" pak ridwan yang membicarakan tentang Riziel.


"Tentang itu juga saya tidak tau karena Riziel selalu menyembunyikan rahasianya kalau menurut Riziel penting dan tidak mau di ketahui orang lalu maafkan sikap anakku yang begitu mohom di maklumi" kirota yang meminta maaf kepada pak ridwan sebagai ayahnya sakura.


"Tidak apa-apa saya juga ingin berterimakasih tetapi anakmu Riziel selalu menghindar seperti belum siap bertemu dengan saya" pak ridwan yang berbicara.


Riziel pun baru selesai mengganti bajunya lalu pergi ke ruang tamu karena menunggu lama lalu melihat ayahnya dengan pak ridwan sedang mengobrol lalu Riziel di panggil oleh ayahnya dan duduk di sebelah ayahnya yang sedang mengobrol.


"Nah karena Riziel sudah datang sakura kalau ingin pergi silahkan ayah ada urusan dengan ayahnya Riziel" pak ridwan yang berbicara kepada Riziel dan sakura.


"Baiklah kami permisi pergi dahulu" Riziel langsung menarik tangan sakura menuju luar rumah.


"Ada apa sih membawaku keluar rumah?" Sakura yang kesal sedang mendengarkan ayahnya bicara.


"Aku risih kalau rumah ramai begini tau dan kenapa bisa tau rumahku?" Riziel yang bertanya tentang tau lokasi rumahnya.


"Aku juga tidak tau dan ayahku mengajak ke rumah temannya dan sampai disana aku melihat foto keluargamu dan ayahmu berkata nama anaknya Riziel yora yasudah aku tanya beberapa hal ternyata mirip denganmu dan mungkin kebetulan" sakura berbicara jujur.


"Yasudahlah mau berangkat sekarang? Dan nanti saja aku tanya lagi" Riziel yang menahan amarahnya lalu berbicara kepada sakura.


"Ya sekarang saja dan tunggu aku bilang dahulu" sakura lalu masuk ke dalam rumah Riziel lalu bicara kepada ayahnya.


"Hah pusing pusing dan jaga rumah baik baik jangan sampai iblis dan pencuri masuk ke dalam rumah" Riziel yang mendekati aiko yang sedang diam.


"Gog gog" aiko yang menggonggong pelan dan terdengar oleh sakura yang sudah keluar dari rumahnya Riziel sendiri.


"Apakah ini adalah anjingmu Riziel? dan juga apakah aku cocok pakai baju ini?" Sakura yang sangat banyak tanya.


"Ya ini anjingku dan cocok kok denganmu sangat cantik denganmu sakura" Riziel yang memuji sakura.


Liyana sangat malu di puji oleh Riziel lalu Riziel memperhatikan sikap sakura yang malu hanya dengan begitu tetapi Riziel hanya diam tidak berbicara apa-apa.


"Ohh iya Riziel tentang yang memelihara hewan di rumah itu orangtuaku percaya dan besok akan di belikan" sakura yang sangat senang dan Riziel hanya tersenyum.


"Tunggu disini aku mengambil motor dahulu" Riziel langsung mengambil motor di garasi.


Riziel pun mengeluarkan motornya lalu menyalakannya dan memanggil sakura.


"Sakura ayo berangkat" Riziel yang memanggil sakura yang sedang bermain sebentar dengan aiko.


"Ya tunggu" sakura lalu berjalan mendekati Riziel.


Sakura pun langsung naik ke atas motornya lalu berangkat dan di jalan pun suara perut Riziel yang lapar sangat memalukan.


"Riziel kau belum makan mampir dahulu di depan tuh ada rumah makan mau tidak?" Sakura membujuk Riziel.


"Yasudah iya tapi kau sudah maka belum?" Riziel bertanya lagi kepada sakura.


"Sudah kok aku makan di rumah sebelum pergi bersama ayahku" sakura yang berbicara kepada Riziel.


"Baiklah aku makan saja sendiri" Riziel langsung berhenti di depan rumah makan lalu parkir.


Riziel pun setelah parkir langsung masuk ke rumah makan lalu memesan makanan dan sakura duduk di sebelah Riziel dan sakura hanya diam sambil berfoto dengan Riziel yang sesekali menghentikan makannya.


Riziel pun setelah selesai makan membayarnya dan memperhatikan sakura yang tersenyum manis hingga ingin tertawa lalu Riziel diam diam melihat sakura yang sedang lihat lalu ternyata sskura tertawa melihat foto yang baru potret sebelumnya.


"Hapus yang jelek itu malah di ketawain aja sendiri" Riziel langsung merebut handphone sakura.


"Yasudahlah kasihan lihatnya lalu sekarang mau kemana?" Riziel yang memberikan handphonenya kepada sakura.


"Tidak tau terserah kau saja Riziel" sakura yang tidak tau tujuannya selanjutnya ingin kemana.


"Apakah pernah ke Taman mini Indonesia dekat sini tidak?" Riziel yang menawarkan pergi kesana.


"Boleh saja aku tidak pernah kesana dan ayo berangkat" sakura yang sangat senang.


"Yasudah ayo pergi" Riziel yang berjalan keluar dari rumah makan lalu menyalakan motornya.


Riziel yang sudah selesai menyalakan motor lalu berangkat menuju Taman mini indonesia dan di perjalanan yang ssngat padat sekian lama sampai di depan Taman mini indonesia yang banyak sekali orang disana lalu Riziel memarkirkan motornya.


"Riziel lihat disana sangat bagus banyak bunga ayo kita kesana" sakura yang tidak sabaran.


"Tunggu sebentar sedang memarkirkan motornya" Riziel yang selesai memarkirkan motor langsung di berikan nomor antrian motor yang parkir agar tidak hilang.


"Ayo cepat atau aku tinggal hmph" sakura yang sangat antusias.


"Ya ya tunggu aku kesana kalau kau hilang orangtuamu yang marah padaku" Riziel yang mendekati sakura lalu sakura menarik tangan Riziel agar mempercepat langkahnya.


Ketika sampai di tempat yang sakura mau ternyata yang sangat indah Riziel memotret oleh handphonenya sendiri untuk kenang kenangan dan sakura melihat Riziel memotretnya.


"Riziel sedang memotretku yah?" Sskura berbicara kepada Riziel yang tertangkap basah.


"Ya karena pemandangannya bagus dan kau juga ikut disana tambah indah" Riziel ysng menggombal sakura yang mendekatinya.


"Memalukan tau dan lihat hasil hasil fotonya?" Sakura yang merebut handphone Riziel.


"Bagaimana bagus tidak?" Riziel yang bertanya kepada sakura.


"Bagus kok dan aku sudah kirim ke whatsappku lalu aku ingin foto denganmu Riziel yang bagus jangan tidak bagus" sakura yang ingin berfoto berdua dengan Riziel.


"Ya ya aku akan coba sebisa mungkin" Riziel yang mulai memotret 2x agar ada yang bagus salah satu.


"Bagus sekali Riziel yang hasil fotonya" sakura yang memuji Riziel.


"Haha biasa saja dan sekarang mau kemana lagi?" Riziel yang bertanya kepada sakura yang sedang menikmati keindahan taman.


"Ayo berjalan jalan sebentar" sakura yang mengajak berjalan jalan di sana.


"Baiklah sepertinya kau menikmatinya yah?" Riziel yang bertanya kepada sakura.


"Ya karena sangat bagus disini dan adikmu namanya berbeda sedikit denganku itu hanya kebetulan mungkin yah?" Sakura yang sedang berjalan berdua bersama Riziel.


"Mungkin aku juga tidak menyangkanya semenjak dekat denganmu" Riziel berbicara lagi kepada sakura.


"Riziel kau ternyata orangnya selalu menyembunyikan rahasianya sendiri ssmpai orangtuamu tidak tau apa apa tentang aku dan rahasia sebenarnya" sskura yang berbicara kepada Riziel.


"Tau dari ayahku yah? Dan begitulah diriku tidak terlalu terbuka oleh keluarga sendiri maupun orang lain lalu akan aku beritahu semuanya kalau waktunya sudah tepat" Riziel yang berbicara sambil berjalan berdua dengan sakura.


"Baiklah tapi bagaimana menjelaskannya tentang diriku kepada orangtuamu Riziel?" Sakura yang bertanya kepada Riziel.


"Gampang kalau soal itu orangtuaku tau kalau aku dari kecil bisa melihat roh orang mati yang masih bergentayangan jadi katakan saja" Riziel berbicara kepada sakura.


"Huh ternyata gampang untukmu kalau untukku susah dan kita pergi ke sea world yuk sudah lama tidak kesana?" Sskura yang mengajak Riziel.


"Aku tidak tau tempatnya tapi boleh saja sih tunjukan jalannya" Riziel berbicara kepada Sakura


"Ya akan aku tunjukkan jalannya" sakura yang berbicara kepada Riziel sambil berjalan kembali ke parkiran.


Setelah sampai di tempat parkiran lalu Riziel memberikan nomor antrian motor dan motor Riziel pun di keluarkan dari kerumunan motor setelah itu Riziel menyalakan motornya lalu sakura naik ke motornya lalu berangkat.

__ADS_1


"Riziel tidak terasa sudah hampir sore yah? Dan di depan belok kanan setelah itu belok kiri" sakura yang berbicara sambil menunjukan jalan.


"Ya begitulah kehidupan terasa cepat bila tidak kita tunggu makannya aku ingin menjaga dunia selalu damai apakah bisa?" Riziel yang mengendarai motor sambil berbicara.


"Berjuanglah Riziel aku mendukungmu" sakura yang berbicara kepada Riziel di dekat telinganya.


Setelah lama sakura menunjukan jalan terlihatlah gerbang masuk sea world dan Riziel memarkirkan motornya lalu mengambil tiket antrian motor dan setelah memarkirkan motornya lalu Riziel dan sakura langsung melihat antrian tiket masuk sea world yang tidak terlalu panjang.


"Sakura tunggu sebentar aku beli tiket masuk dahulu" Riziel yang langsung ikut mengantri.


"Baiklah aku juga akan membeli minum dahulu di sana haus sekali belum minum" sakura yang langsung berbicara kepada Riziel.


"Baiklah hati hati" Riziel yang sedang mengantri menunggu lumayan lama.


Riziel pun akhirnya selesai membeli tiket masuk tapi sakura belum juga kembali lalu Riziel mencarinya dan setelah lama mencari sakura sedang di ganggu oleh 2 laki laki yang menganggu sakura lalu Riziel mendekatinya.


"Cewek sendiri aja sama mending saya saya main sebentar?" Laki laki itu mendekati sakura.


"Pergi dasar hidung belang" sakura yang mencoba melindungi diri.


"Kalau hidung belang belarti bad--" laki laki itu mendekati sakura tapi Riziel datang dan langsung menbanting tubuh laki laki itu dengan mudah.


(Duak sfx : suara Riziel yang menbating tubuh orang)


"Urgh siapa sih mengganggu saja sialan" laki laki yang di banting oleh Riziel tambah kesal.


"Jangan ganggu pacarku" Riziel yang berbicara lalu laki laki di sebelah sakura Riziel lagi lagi di di lemparkanke arah dinding.


"Ohok ohok dasar bed*b*h" laki laki misterius itu berbicara kepada Riziel.


"Ohh begitu ya aku ingin mencoba tenaga yang aku sering olahraga" Riziel yang mulai terlihat sisi kejamnya.


"Prit prit jangan ada yang berantem disini bubar dan ternyata kalian lagi mdmbuat ulah psrgi dari sini kalian" petugas itu membubarkan orang orang disana.


"Maafkan atas gangguan sebelumnya tuan" petugas 2 meminta maaf kepada Riziel dan sakura.


"Tidak apa apa pak saya hanya membela diri saja karena pacarku hampir di lecehkan" Riziel berbicara kepada petugas 2.


"Baiklah silahkan di lanjutkan kegiatannya" petugas 2 itu berbicara kepada Riziel.


Riziel pun mengambil plastik yang sudah sakura beli lalu membawa sakura menjauh dari sana karena banyak orang yang memperhatikannya.


"Hei sakura kau tidak apa apa?" Riziel yang sudah mengajak sakura menjauh.


"Ti-tidak apa apa ha-hanya kaget saja" sakura yang di pikirannya malu di sebut oleh Riziel pacarnya lalu kaget melihat orang yang Riziel banting 2x.


"Nih minum dahulu pasti kaget sekali" Riziel memberikan 1 botol minuman kepada sakura.


"Terimakasih Riziel sudah melindungku" sakura yang langsung minum air botol yang Riziel berikan.


"Tidak apa apa dan kalau sudah baikan nanti masuk kesana aku sudah membeli tiketnya" Riziel yang berbicara sambil memberikan usapan tangan Riziel untuk membuat tenang.


Setelah beberapa menit sakura pun sudah tidak kaget lagi dan kembali ceria lagi lalu sakura dan Riziel masuk dengan melihat banyak sekali ikan di dalam aquarium yang sangat besar sambil berbicara dengan Riziel.


"Riziel apa maksudmu dengan aku pacarmu?" Sakura yang bertanya kepada Riziel.


"Ya bukannya kau mau aku menjadi pacarmu dan juga tadi kalau aku tidak mengatakan itu mungkin malah jadi salah paham orang lain di kira aku siapa kau sakura" Riziel yang menjelaskannya kepada sakura.


"Baiklah tapi tidak semudah itu menjadi pacar tau" sakura yang kesal.


"Ya ya maaf kau maunya aku harus bagaimana sakura" Riziel yang mengalah lalu mengikuti kemauannya sakura.


"Aku memang menyukaimu Riziel tapi tadi itu memalukan tau di depan banyak orang yang tidak kenal" sakura yang ingat kejadian memalukan sebelumnya.


"Ya ya dan lihat itu ikannya sangat bagus sakura" Riziel yang mulai mengubah topik pembicaraan lain.


"Iya ikannya sangat bagus dan besar" sakura yang sangat senang.


"Coba pegang pembatasnya olehmu sakura" Riziel yang meminta sakura tangannya menyentuh pembatas aquarium ikan itu.


"Terus apa lagi?" Sakura yang bertanya dan tidak mengerti.


"Lihat apa yang terjadi" Riziel yang sedikit mengalirkan energi spirit untuk memanggil para hewan.


"Wah ikannya mendekat bagus sekali dan Riziel foto aku oleh handphonemu sekaligus foto berdua karena bagus" sakura yang meminta Riziel memotretnya.


"Baiklah" Riziel pun memotretnya sebanyak 4 kali 2x sakura sendiri dengan ikan ikan dan 2x lagi foto bersama lalu setelah itu ikan ikan pun menjauh.


Semua orang pun terlihat kaget dengan kejadian tersebut dan banyak orang yang mencobanya lalu Riziel pun memanggil para hewan mendekat lagi lalu Riziel dan sakura menjauh dari sana.


"Tadi itu kejadian yang sangat langka loh Riziel waktu kecil aku tidak pernah mengalaminya" sakura yang berbicara dengan penuh bahagia.


"Mungkin sedang beruntung lihat orang orang juga sangat senang melihatnya apalagi kita berdua" Riziel berjalan bersama sakura sambil berbicara.


Setelah beberapa lama berkeliling hingga memperhatikan sakura yang berfoto foto seperti melihat adiknya ketika sudah besar lalu Riziel sedang diam memperhatikan sakura langsung memanggilnya membuat Riziel terkejut.


"Riziel ayo pulang sudah jam 6 malam" sakura yang berbicara kepada Riziel.


"Apa jam 6 kenapa tidak terasa sekali yasudah ayo pulang" Riziel langsung pergi kembali bersama sakura menuju tempat parkir yang ternyata sudah gelap dan dingin.


"Dingin sekali" sakura yang menunggu tukang parkir mengeluarkan motornya Riziel.


"Pakai ini dan makannya jangan lupa bawa jaket sendiri sakura" Riziel yang mengingatkan kepada sakura.


"Terimakasih dan kan aku tidak tau bakal pulang seperti ini" sakura yang berbicara kepada Riziel.


"Yasudah ayo pulang" Riziel langsung mengantar sakura pulang.


Di dalam perjalanan yang dingin sakura pun memeluk badan Riziel agar tidak jatuh dari motor lalu Riziel hanya fokus mengendarai motor lalu tersenyum.


"Riziel tadi pada saat melindungku apakah itu tenaga aslimu?" Sakura yang bertanya kepada Riziel.


"Ya memangnya kenapa?" Riziel yang bertanya kembali kepada sakura.


"Itu hanya melihatmu membantingkan orang sampai kepalanya hampir berdarah dan juga yang kau lemparkan ke dinding itu hampir retak aku melihatnya lalu sisi kejammu sangat menakutkan aku memperhatikanmu" sakura yang tidak percaya dengan tenaga asli Riziel.


"Ahh itu aku sering berolahraga mau itu di gym ataupun di rumah" Riziel yang berbicara kepada sakura.


"Mungkin saja sih kalau kau suka berolahraga dan apa yang di katakan ayahmu itu benar" sakura yang berbicara kepada Riziel.


"Sepertinya kau banyak mendengarkan ceritaku dulu dari ayahku" Riziel yang sedikit kesal ada yang tau hidupnya bagaimana.


"Begitulah" sakura yang mulai mengantuk.


Lalu sampailah di depan rumah sakura yang ibunya sakura yang menunggu di depan rumah.


"Ah ternyata kalian baik baik saja ibu sangat khawatir" ibu sakura yang sangat khawatir dan melihat sakura dengan Riziel datang sangat senang.


"Maafkan saya tidak melihat waktu jadi pulangnya malam" Riziel yang meminta maaf kepada ibu sakura.


"Ini Riziel jaketmu terimakasih aku sudah ssmpai di rumah" sakura yang melepaskan jaketnya lalu memberikannya kepada Riziel.


"Ya sama sama sampaikan salamku kepada ayahmu sakura dan aku pergi dahulu" Riziel lalu pergi menuju rumahnya.


Riziel di perjalanan menuju rumahnya sendiri tanpa hambatan lalu ssmpai juga di rumah lalu Riziel menyimpan motornya di garasi lalu masuk rumah.

__ADS_1


__ADS_2