
"Biar aku perkenalkan diriku sekali lagi namaku Tradis Ezra sang pengacau dunia” Pria tersebut dengan menunjukkan tatapan serius saat mengatakannya.
"Ezra apa jangan-jangan kau orang di masa lalu lenyap karena kekacauan di dunia atas dulu saat keluargamu di tangkap para Iblis bagaimana mungkin kau bisa mendapatkan kekuatan itu?”
Riziel tenggelam dalam kebingungan.
"Ah itu benar diriku dan kau mengetahui cerita yang menyedihkan diriku di masa lalu”
"Apa sebenarnya tujuanmu melakukan ini sampai mengirim gadis ini memata-matai diriku?”
"Bukan cuma itu lho, aku juga mengirim Beberapa orang yang sudah kau bunuh saat telah mengambil buah pohon dunia”
"Jadi kau melakukan ini semua untuk balas dendam kepadanya dengan cara membunuhku dulu bukan!” Riziel dengan mengeratkan pegangan senjatanya.
"Bukan membunuh hanya merebut kekuatan itu darimu namun karena dirimu sudah terlalu banyak ikut campur maka tidak ada pilihan lain selain membunuhmu” Pria tersebut langsung muncul di depan wajah Riziel sangat cepat sampai Riziel lengah.
Bam!
Pria tersebut sambil menghantam Riziel di bagian perutnya hingga terdorong ke belakang.
"Ugh.. sial*n kau!”
"Oh bagus ternyata fisikmu juga kuat ini benar-benar akan semakin menyenangkan” Pria tersebut cukup senang dengan Riziel merasa terhibur.
"Ha! Ini baru saja di mulai!” Riziel dengan tersenyum puas menemukan lawan sebanding dengannya.
Lalu Riziel langsung berpindah dengan cepat berada di belakang Pria tersebut dan segera melancarkan serangan dengan senjatanya.
"Terlalu mudah!” Pria tersebut langsung menahan senjata Riziel.
Bam!
Riziel langsung memutar tubuhnya lalu menendangnya cukup kuat hingga berhasil mengenainya.
"Bagus sekali namun terlalu lemah!”
‘Gravity Hole..!’
Lalu tekanan Gravitasi langsung menekan Riziel hingga tubuhnya terasa sangat berat meskipun dengan wujud spiritual Form miliknya kalah kuat.
"Padahal kau kuat namun kau terlalu percaya padanya karena bersikap baik padamu untuk menutupi kebenaran tentang dirimu sebenarnya kau ketahui sendiri!”
Pria tersebut langsung menendang wajah Riziel cukup keras sampai terasa ke tubuh aslinya.
Buagh! Pra-trang!
Riziel terpisah dengan senjatanya terlempar jauh namun dekat dengan gadis tersebut.
__ADS_1
"Sebenarnya aku masih kesal kepadamu sudah menggagalkan rencanaku selama ini dari Sekte penyembah Iblis sampai merebut buah pohon Yggdrasil dariku!!”
Pria tersebut langsung menginjak-injak Riziel beberapa kali dengan perasaan kesal.
"Kau bilang Sekte penyembah iblis yang membiarkan manusia memakan mayat manusia yang sudah mati itu!!” Riziel mendengarnya langsung membuat matanya terbuka menunjukkan tatapan penuh amarah.
"Benar akulah penyebabnya sampai bangkitnya dewa Iblis bego itu dan membunuh manusia yang menjadi iblis untuk makanannya hahah-”
Riziel dengan amarahnya bergejolak langsung membuat matanya menjadi merah mata penuh tatapan amarah.
"JIKA BEGITU KAU HARUS KUBUNUH SEKARANG JUGA!”
Riziel langsung menghantam pria tersebut di wajahnya ke arah lain hingga membuatnya menghantam gedung sebelahnya.
BLAM!
Lalu Riziel dengan tidak sadarkan diri karena dirinya yang sekarang di kendalikan oleh iblis dalam dirinya Riziel dan juga Riziel langsung mendekati pria tersebut yang di hantam oleh dirinya.
Namun tiba-tiba Pria tersebut muncul di belakang Riziel sambil berkata.
"Ini Sakit tau!”
Pria tersebut langsung membalasnya hantaman sebelumnya yang berasal dari Riziel.
Srakk! Srekk! Bam!
"Orang seperti dirimu pantas untuk di hukum Ezra!” Riziel berbalik kepada Pria tersebut sambil memegang erat kedua senjatanya.
"Papa! Jangan!!” Suara seseorang yang sangat di kenal Riziel.
"Yu.. ssy... Putriku...” Setengah kesadaran Riziel kembali tersadar terlihat dari pupil matanya sebelah berubah menjadi coklat kehitaman.
"Papa kembalilah menjadi papa! Aku mohon” Yussy yang berhasil mendekati sekaligus memeluk Riziel.
"Yussy maafkan papa” Riziel kembali tersadar sepenuhnya berkat Yussy.
Lalu Riziel yang lengah rantai-rantai yang mengikat Pria tersebut mulai kembali mengendur sehingga dia berhasil kabur dari sana.
"Riziel aku-akui kemampuanmu hebat namun jika bukan karena sesuatu dalam dirimu pasti kau akan kalah saat ini dan juga kau beruntung bisa sadar kembali berkat buah pohon Yggdrasil tersebut namun suatu saat kita akan bertemu lagi lalu aku akan merebut keduanya darimu” Suara Pria tersebut berbicara di atas langit.
"Ha! Coba saja ambil jika kau bisa dan sebelum aku bertemu denganmu pasti aku akan bisa menguasainya sekaligus menjadi kuat lebih darimu” Riziel langsung menunjukk kepada Pria tersebut.
"Jika begitu akan aku nantikan perkembanganmu Riziel!”
"Saksikanlah mulai saat ini kekacauan dunia yang di sebabkan oleh para siluman neraka ini!”
Pria yang bernama Ezra tersebut di atas langit langsung menghilang cepat dan di saat bersamaan munculnya begitu banyak ratusan Siluman neraka.
__ADS_1
"(Ezra bajing*n akan kupastikan aku membunuhmu!)” Riziel bicara dalam hatinya.
"Papa apa kita akan pulang?” Yussy Dengan bertanya kepada Riziel.
"Iya dan kau mulai saat ini di bawah kendaliku jadi jangan berfikir untuk kabur!” Riziel langsung mengatakannya kepada gadis tersebut.
"Ba-baik aku mengerti” gadis tersebut dengan menundukkan kepalanya.
"Ah iya jangan beritahukan siapapun soal kejadian saat ini pura-puralah tidak tau dan juga beitahu aku aku informasi selama ini kau alami oleh Pria tadi yang bernama Ezra itu” Kagami langsung menepuk kepala gadis tersebut.
Tujuannya untuk memasukkan mantra kendali sementara agar gadis ini tidak bisa melarikan diri dari Riziel.
"Ba-baik senior” Gadis tersebut dengan masih tidak sadar dengan perbuatan Riziel.
Lalu Riziel langsung pergi dari sama kembali menuju tempat kerja dimana pak Zhifan Sedang mencari yang Riziel yang tiba-tiba toko tidak ada yang menjaga.
Namun semua itu selesai dengan mudah karena alasan yang Riziel beritahukan soal Yussy pergi keluar langsung menghilang karena mengejar gadis di sebelahnya karena takut dengan penampilan Riziel seperti preman.
Untungnya pak Zhifan percaya dan juga menerima gadis tersebut untuk kerja di tempatnya bersama Riziel meskipun gadis tersebut mendapatkan uang perhari karena dirinya hidup sendiri di sebuah apartemen dekat sini.
Di malam hari yang sangat melelahkan dan juga harus pulang menuju rumahnya sendiri menggunakan motor.
"Um.. se-senior bolehkah aku meminta kontak WhatsApp senior?” gadis tersebut dengan malu-malu.
"Ini scan lah dan chat kontakku jika terjadi apa-apa denganmu” Riziel langsung memberikan kode barcode kontaknya kepada gadis tersebut.
"Iya terimakasih dan namaku Belinda Seira mohon bantuannya untuk kedepannya Senior” Seira dengan mengatakannya sopan.
"Namaku Riziel dan jangan sok akrab denganku kedepannya karena aku tidak mau menyakiti seseorang” Riziel mengatakannya dengan tersenyum pahit.
"Iya maaf” Gadis tersebut langsung meminta maaf.
Lalu Riziel langsung menyalakan motornya sambil memegangi Yussy agar tidak jatuh dari motor hingga akhirnya sampai ke rumah.
"Papa apa baik-baik saja?” Yussy dengan kembali angkat bicara.
"Ya luka-lukanya sudah pulih meskipun masih terasa sedikit sakit” Riziel sambil mengendarai motor dengan satu tangan.
Saat sudah sampai rumah Riziel langsung memasukkan motornya ke dalam garasi lalu masuk ke dalam rumah sambil mengunci kembali pintu.
Dan saat membuka handphone menunjukkan pukul 22:30 atau sudah hampir tengah malam keluarga Riziel juga sudah tidur semua kecuali Riziel dan Yussy terlihat sangat mengantuk.
Lalu Riziel pergi menuju kamarnya dan menempatkan Yussy di atas kasurnya, Riziel pun langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan badannya sambil memikirkan kejadian tadi.
Setelah membersihkan badannya dan saat keluar dari kamar mandi melihat Yussy yang tidur dengan tenang membuat Riziel cukup lega melihatnya mekipun sebelumnya Riziel merasa khawatir.
"Sepertinya besok mungkin mereka akan menyadari kekacauan dunia manusia pasti akan memintaku untuk melakukan pembersihan para siluman jika tidak pasti akan terjadi sesuatu” Riziel langsung menghela nafas panjang sambil mengganti pakaiannya.
__ADS_1
Lalu di malam itu Riziel mencoba tidur dengan tenang sambil mencoba tidak memikirkan kejadian sebelumnya dan tidur berdua bersama seorang anak kecil satu tempat tidur dengan Riziel.