Ghost Of Thusilent

Ghost Of Thusilent
35. Pertarungan


__ADS_3

Riziel yang terjatuh dari ketinggian menuju daratan yang sangat menyakitkan karena di serang oleh 3 manusia yang sudah berubah menjadi iblis.


"Ckck dasar manusia rendahan sama saja seperti iblis" Riziel yang berdiri sambil membersihkan arahnya di mulutnya.


"GRR TUTUP MULUTMU UTUSAN TUHAN!" Suara laki laki yang berbicara keras.


"Cih kalian yang hidup hanya mengandalkan kekuatan hanya untuk di akui dasar tidak tau malu" Riziel yang mengulur waktu untuk melakukan persiapan.


"KAU JUGA SAMA BAJINGAN!" 3 orang itu berbicara bersama.


"Aku berbeda dan aku tidak peduli dengan kehidupanku sendiri lalu aku hanya ingin membuat dunia damai dengan tanganku sendiri" Riziel yang sudah selesai.


"KAU TIDAK MENGERTI YANG HANC--" Riziel langsung melesat dengan cepat lalu menendangnya menuju tanah lagi dengan lebih keras.


Riziel pun langsung di atas langit Riziel langsung mengambil sabitnya di punggungnya lalu bersiap menyerang 3 iblis itu secara langsung.


"GROARGH" 2 iblis langsung menyerangnya kepada Riziel dengan cepat.


"Blue Spirit : Thunter Scyte!" Sabit milik Riziel langsung mengeluarkan energi listrik lalu melemparkannya kepada 2 iblis dan mengakibatkan luka lumayan fatal.


Lalu Riziel langsung melesat ke arah bawah untuk melepaskan ikatan iblis dan manusia dan Riziel yang sampai di daratan tanpa gangguan lalu Riziel memisahkan ikatannya dengan iblis.


"GRA GRR" Iblis yang di dalam tubuhnya terlepas lalu iblis itu langsung mengamuk.


Lalu Riziel langsung menarik kembali sabitnya kembali dan 2 manusia setengah iblis itu langsung melesat lagi menyerang Riziel.


Riziel langsung memfokuskan diri kepada 2 orang lagi untuk memisahkan ikatan tubuhnya dengan iblis itu baru menyelesaikannya.


"Light Spirit : Holy Prison!" Riziel langsung membuat kurungan lalu tertangkap 2 orang itu.


"Chains Relic!" Riziel lalu mengikat 1 iblis yang sudah terpisah.

__ADS_1


Lalu Riziel langsung mempercepat proses untuk memisahkan 2 orang itu dari iblis dan setelah sekian lama akhirnya Riziel selesai dan 2 orang itu langsung pingsan dan 2 iblis yang terpisah lalu mengamuk hingga penjara hancur dan juga rantai yang di ikat lepas.


"Gawat aku tidak sem---" Riziel lalu terlempar lumayan jauh oleh dorongan ang sangat kuat dari 3 iblis itu.


"Uhuk uhuk" Riziel yang menabrak dinding hingga hancur hingga muntah darah.


Riziel langsung melesat pergi lagi menuju tempat semula lalu sampai di sana 3 iblis bersiap menyerang lagi.


"Red Spirit : Dimension Teleportasion!" Riziel langsung memindahkannya ke gunung agar tidak menganggu manusia yang tidak salah.


Riziel lalu setelah memindahkannya lalu Riziel bersiap menyerang lagi lalu mengambil kembali sabitnya yang mengeluarkan api neraka yang paling panas.


'Crescent Of Fire' senjatanya yang langsung berubah menjadi sangat panas.


"Baiklah mari kita mulai" Riziel lalu memegang sabitnya yang tidak merasakan panas lalu Riziel mengayunkannya kepada 1 iblis hingga tangannya menjadi debu secara langsung.


"GGRRAA GGRRHH" Iblis langsung mengamuk lagi lalu Riziel langsung melesat menyerang balik.


Riziel yang menyerang semua gerakan dari iblis sepenuhnya lalu Riziel melompat dan menebas leher iblis hingga putus dan berhasil dan berubah jadi debu.


"Green Spirit : Demonic Cruiser Blade!" Riziel lalu menebas dengan cepat dan akhirnya selesai juga dan juga sabitnya juga api Nerakanya lenyap.


"Hahh lumayan sulit juga dan lebih baik aku kembali dahulu untuk menghapus ingatannya dan kenapa masalah mereka ingin menginginkan kekuatan" Riziel lalu melesat kembali ke tempat yang sudah di hancurkan.


Riziel pun sampai melihat sudah banyak orang lalu Riziel menghapus ingatan 6 orang tentang keinginan kekuatan dan tentang ritualnya lalu menandai tubuhnya dengan sangat cepat.


"Hahhh syukurlah tepat waktu selesai langsung dan semoga saja mereka bisa hidup dengan aman dan aku tandai karena jika mereka ada masalah aku langsung terhubung dan bisa membantunya" Riziel yang sangat lelah lalu pergi kembali.


Lalu Riziel langsung pergi lagi menuju Nirwana karena hari mulai pagi juga dan sudah banyak orang yang berkumpul di tempat yang Riziel ledakan.


Riziel sampai di perbatasan lalu Riziel masuk ke dalam surga dengan tubuh yang penuh dengan luka.

__ADS_1


"Riziel kau tidak apa apa?" Felysia yang mendatangi Riziel yang penuh dengan luka.


"Hah hah aku baik baik saja" Riziel langsung menyembuhkan semua bekas lukanya dengan semua energi yang berasal dari setiap tebasan sabitnya.


"Greed spirit : recruitment!" Riziel langsung melakukan meditasi untuk menyembuhkan dirinya sendiri.


Lalu Riziel meditasi dan selama meditasi hanya Felysia yang bersamanya menunggu dan setelah sekian lama akhirnya Riziel berhasil sembuh sepenuhnya sekaligus pulih kembali energi spiritnya.


Riziel pun membuka matanya melihat Felysia yang menunggunya saking khawatir kepada Riziel yang kembali melihat Riziel sangat banyak luka.


"Riziel kau sudah pulih yah? Dan apa yang terjadi denganmu?" Felysia yang terlihat penuh khawatir terlihat dari mukanya.


"Aku hanya bertarung habis habisan dengan manusia yang berubah menjadi iblis saja dan tidak perlu khawatir" Riziel yang tersenyum lalu mengusap kepala Felysia.


"Aku kira apa dan apakah manusia setengah iblis itu lumayan kuat?" Felysia yang bertanya.


"Disebut kuat manusia dan iblis itu lemah tapi yang susah aku memisahkan jiwa Manusia dan iblis berpisahnya karena jika salah manusia menjadi korban dan menghilang menjadi debu lalu tidak akan ada di alam nirwana manapun bisa di sebut lenyap" Riziel yang menjelaskannya dan membuat Felysia juga terkejut.


"Lumayan berbahaya juga dan kau akan tinggal disini untuk beberapa waktu mungkin?" Felysia yang bertanya lagi.


"Ya begitulah dan sekarang sudah begini hanya bisa pasrah saja sesuai takdir" Riziel yang diam disana.


"Kalau ingat ingat tentang takdir itu semuanya tercatat di buku takdir yang tidak ada yang mengetahui keberadaannya dan Death Book adalah semacam buku takdir tapi itu fungsinya hanya untuk membunuh manusia yang melanggar peraturan dunia" Felysia yang berbicara tentang informasi belum di ketahui.


"Ada yang seperti itu juga yah dan dimana anjingku?" Riziel lalu menanyakan tentang anjingnya.


"Sudah pergi sebelum kau kembali karena melihat dunia manusia sudah menjelang pagi" Felysia memberitahukan kepada Riziel.


"Ah begitu baiklah dan aku akan menukar point tugas dahulu" Riziel lalu berbicara lalu membangunkan badannya.


"Baiklah aku akan lanjut berjaga" Felysia langsung berjaga lagi.

__ADS_1


Lalu Riziel pun langsung pergi untuk menukar hasil menyelesaikan tugas lalu setelah sampai di sana melihat tidak terlalu banyak astral lain yang berkeliling.


Riziel sampai disana lalu segera menukarkan menjadi point dan setelah selesai menukarkannya lalu Riziel lalu memutuskan untuk berkeliling di dalam surga sana dan mungkin Dante juga sudah mengambil alih perannya di dunia manusia.


__ADS_2