Ghost Of Thusilent

Ghost Of Thusilent
22. Pengumpulan kekuatan


__ADS_3

Sakura yang masuk ke dalam rumah bersama ibunya lalu sakura duduk sofa karena lelah lalu sakura melihat handphonenya berdering lalu melihatnya ternyata dari Riziel yang mengirimkan fotonya pada saat disana.


"Ohh putri ayah ternyata sudah pulang ternyata dimana Riziel" pak ridwan berbicara kepada sakura yang sedang istirahat.


"Ayah ternyata dan Riziel sudah pulang kok dan lihat foto fotonya bagus tidak ayah?" Sakura yang memperlihatkan foto fotonya kepada ayahnya.


"Fotonya bagus dan Riziel apakah dipaksa oleh putri ayah berfoto berdua?" Tanya pak ridwan kepada sakura.


"Soalnya Riziel tidak mau di foto terus jadi aku memaksanya ayah" sakura yang berbicara kepada ayahnya karena sangat senang.


"Tapi sepertinya putri ayah sangat senang hati ini berbeda seperti dulu yang tidak ceria" pak ridwan yang membandingkan sakura sikapnya yang dulu.


"Jangan di samakan ayah dan besok ayah jadi membelikan hewan untuk aku kan?" Sakura yang bertanya kepada ayanya.


"Ya jadi dan Riziel adalah anak yang sangat baik jangan sampai buat Riziel kecewa karena Riziel itu sudah mempunyai teman dan banyak hal yang ayah dengar dari ayahnya Riziel" pak ridwan yang berbicara kepada sakura sambil mengingatkannya.


"Ya ayah sakura tau itu sekarang ingin istirahat dahulu lelah berjalan jalan dengan Riziel tadi" sakura lalu membawa handphonenya lalu pergi menuju kamarnya untuk istirahat.


*****Riziel POV*****


Riziel pun masuk ke dalam rumah yang sudah menunggu di ruang tamu ayah dan ibunya sedang menunggu Riziel.


"Riziel ayah ingin bicara sebentar duduk disini" kirota yang berbicara kepada Riziel.


"Huh masalah datang lagi deh" Riziel yang berbicara di dalam hati lalu duduk di sebelah kirota.


"Ceritakan bagaimana kamu bisa kenal dengan anaknya teman kerja ayah?" Kirota yang bertanya kepada Riziel.


"Hah jadi aku memang mengenal sakura tapi tidak akrab dan banyak murid yang bicara tentang aku bisa melihat arwah orang yang meninggal terus sakura datang ke kelasku dan minta tolong ingin bertemu dengan kakaknya yang sudah meninggal sejak kecil dan setelah itu sakura yang malah akrab denganku" Riziel yang menceritakannya secara singkat.


"Baiklah jadi kau tidak macam macam kepada sakura anaknya teman ayah?" Kirota yang masih saja bertanya.


"Tidak ayah dan malah aku selalu melindunginya kalau kelihatan bersamaku terus di ganggu okeh murid lain aku malah menolongnya" Riziel yang mengatakan sejujurnya.


"Baiklah kalau kau tidak berbuat macam macam dan ayah ingin anak ayah yang baik ini selalu berbuat kebaikan jangan buat ayah kecewa karena sesuatu hal yang kecil" kirota yang mengingatkan kepada Riziel.


"Ya ayah Riziel tau itu dan jangan samakan aku dengan anak anak jaman sekarang" Riziel yang berbicara kepada kirota.


"Yasudah nak sekarang makan dulu pasti belum makan dan ibu sudah siapkan untukmu di meja makan" sinta yang berbicara kepada Riziel.


"Terimakasih bu dan maaf merepotkan ibu" Riziel berbicara kepada sinta yang karena telah merepotkannya.


"Tidak apa apa kamu itu anak ibu jadi tanggung jawab ibu juga" sinta yang mengingatkan kepada Riziel tentang tanggung jawab ibunya.

__ADS_1


Riziel pun langsung pergi ke meja makan lalu makan malam sendiri sambil mengeluarkan handphonenya lalu mengirim foto sebelumnya kepada sakura melalui whatsapp setelah Riziel selesai makan lalu mencuci piringnya bekas makan dan menyimpannya kembali setelah itu Riziel pergi ke kamarnya untuk istirahat.


"Hahhh gara gara awalnya masalah kakaknya sekarang jadi rumit begini" Riziel yang mengeluh karena hidupnya.


Riziel pun tertidur di atas kasurnya lalu spiritnya keluar dari tubuh dan pergi menuju alam Nirwana tempat hanya orang mati, dewa dan dirinya yang tau saja.


Riziel yang sampai di Alam Nirwana sangat ramai dengan astral yang berkeliling disana maupun penghuni neraka ataupun surga disana lalu Riziel hanya berjalan jalan.


Riziel berjalan menuju neraka banyak prnghuni neraka yang memperhatikan Riziel dengan tatapan tidak suka kehadirannya di neraka hingga salah satu iblis ada yang menyerang langsung kepada Riziel.


"Pergi dari sini bajing*n!" Iblis itu menyerang kepada Riziel dari belakangnya.


"Seharusnya kau saja karena aku bosan" Riziel langsung menghilang dari hadapan iblis dan muncul di belakang iblis lalu menjatuhkannya.


BAM! JDUAR! (suara ledakan Riziel menjatuhkannya iblis dengan kekuatan skala besar)


"Berhenti kalian tidak boleh bertarung di sini" suara dewa Arthur mengeluarkan sedikit aura kekuatannya hingga semua iblis diam.


"Huh dasar iblis lebih baik pergi saja" Riziel yang menghiraukan perkataan dewa arthur lalu pergi menjauh.


"Hei tunggu jangan bertindak sesuka hatimu disini" iblis yang cukup berani berbicara kepada Riziel.


"Aku tidak salah dan dia yang salah menyerangku dahulu jadi aku hanya melindungi diri saja" Riziel berbicara dengan santai kepada iblis itu.


"Tidak tau dan tidak peduli" Riziel berbicara hingga melanjutkan langkahnya.


"Aku adalah pageran neraka peringkat 5 yaitu astaroth lalu aku membenci adanya penghuni surga dengan kekuatan setengah malaik--" astaroth yang mulai kesal lalu Riziel menghilang lalu memukul astaroth hingga terlempar cukup jauh.


"PERCUMA SAJA BICARA TIDAK ADA GUNANYA PERINGKAT TIDAK BERGUNA LALU SUATU HARI KAU AKAN MENYESAL DENGAN PERKATAANMU SEBELUM SEMUANYA HANCUR LEBUR!!" Riziel yang berbicara sambil memukul wajah astaroth yang hampir pingsan dengan pukulan Riziel sebelumnya.


Riziel yang terus menerus menggunakan energi spiritnya dengan besar hingga terdengar ledakan cukup besar hingga Malaikat dan juga iblis temannya datang membantu.


"Sudah cukup yang kalian lakukan dan juga Riziel ikut dengan kami" lucifer dengan malaikat lainnya mengamankan Riziel.


"Sekarang kekuatanmu akan di segel untuk beberapa lama Riziel karena sudah mengganggu kenyamanan hidup" Gabriel yang mulai menyegel kekuatan Riziel.


"Baiklah maaf kecerobohanku" Riziel yang mulai merasa bersalah.


Riziel pun mulai dibawa menjauh dari surga dari sisanya di neraka di urus oleh iblis lainnya lalu Riziel bersama para malaikat ke suatu tempat yang lumayan familiar.


"Bawa masuk Riziel dan kalian bisa pergi" zhiru yang memberikan perintah kepada semua malaikat.


"Hei tunggu lepaskan ini dahulu!" Riziel yang kesal.

__ADS_1


"Maafkan saya hehe" Gabriel yang berbicara kepada Riziel lalu mendekati Riziel lalu melepaskan segel yang membuat energi spiritnya tidak dapat di gunakan.


Setelah selesai melepaskan segel Riziel pun langsung di bawa masuk ke dalam ruangan dewa Arthur yang cukup familiar.


"Ayo masuk Riziel dewa Arthur menunggu di ruangannya" zhiru yang berbicara kepada Riziel.


"Baiklah" Riziel yang berbicara lalu memasuki ruangan bersama zhiru.


"Kemari Riziel ada yang ingin saya katakan sesuatu" dewa arthur berbicara kepada Riziel.


"Ahh iya lalu sebenarnya ada apa sih?" Riziel yang bertanya kepada zhiru dan dewa Arthur.


"Begini Riziel apakah sudah melihat mimpi yang kau lihat dunia hancur itu?" Zhiru bertanya kembali kepada Riziel yang duduk di sofa putih.


"Ahh itu aku ingat kejadian dunia seperti kiamat" Riziel mengingat kejadian sebelumnya.


"Nah iya itu apakah kau sudah menemukan jati dirimu Riziel?" Dewa Arthur bertanya kepada Riziel.


"Ba-bagaimana bisa tau tentang itu?" Riziel yang ingin tau kenapa dewa Arthur di ketahui.


"Itu karena aku yang mempunyai ide dan aku menyuruh kepada kekuatan dewa Arthur menyampaikannya kepadamu" zhiru yang menjelaskannya kepada Riziel.


"Aku sampai shock mimpi buruk dan keluargaku sampai terkejut lalu akan tunjukan jati diriku yang baru" Riziel lalu menunjukan jati dirinya di hadapan zhiru dan dewa Arthur.


"Kalau tentang itu maafkan saya tidak berfikir tentang itu dan melihat penampilan jati diri sebenarnya lumayan kuat juga" dewa arthur yang mengomentari tentang urusannya.


"Ya bagus sekali coba tingkatkan lagi menuju yang lebih kuat lagi dan masalah sebelumnnya jangan di fikirkan lagi" zhiru yang berbicara begitu membuat Riziel terkejut.


"Memangnya kenapa? Bukannya bagus kalau di lakukan sekarang dan mencari kekuatan untuk nanti?" Riziel yang bertanya kepada zhiru yang tidak percaya.


"Bukan seperti itu maksudku itu semuanya sudah di atur tinggal berjalan dan coba lihat sekarang dewa Arthur sudah tidak kuat lagi" zhiru yang memperjelas perkataannya.


"Ya benar sih kekuatan dewa Arthur sangat lemah di sebelumnya lalu apakah aku harus mengembalikan energi dewa Arthur didalam tubuhku ini?" Riziel yang memberikan keputusan yang aneh.


"Jangan hiraukan saya lalu simpan saja kekuatan itu untukmu apabila nanti kau membutuhkannya" dewa Arthur berbicara kepada Riziel dengan tubuh yang lumayan melemah.


"Baiklah suatu hari aku akan mengembalikannya kepadamu dan mengembalikan kekuatan ke masa kejayaannya" Riziel yang berjanji kepada dewa Arthur dan zhiru.


"Baiklah terimakasih kau boleh kembali ke tempatmu semula" dewa Arthur berterimakasih kepada Riziel.


"Sama sama tapi ada yang harus ku temui dahulu sebentar" Riziel yang mulai berjalan menjauh.


"Hati hati jangan sampai berurusan dengan iblis kasihan dewa Arthur" zhiru yang mengingatkan kepada Riziel.

__ADS_1


"Ahh ya" Riziel langsung pergi ke luar ruangan lalu mencari tempat di dalam surga yang tidak terlalu ramai.


__ADS_2