
Riziel pun langsung mandi pagi yang sangat segar lalu Riziel setelah mandi langsung mengambil baju sekolah dan memakainya lalu membaca buku komik di dalam kamarnya.
Lalu setelah selesai membaca komik yang sudah cukup lama melihat jam baru jam 05:45 Riziel memutuskan untuk melihat ke ruangan makan apakah yang lain sudah kumpul.
"Kak sedang apa bersembunyi begitu memperhatikannya?" Sakira yang melihat Riziel sembunyi sembunyi.
"Tidak ada kok dan tumben sudah bangun jam segini?" Riziel yang sudah tertangkap basah oleh sakira.
"Di bangunkan oleh ibu agar tidak terlambat" sakira berbicara kepada Riziel yang langsung duduk di kursi.
"Ohh iya nak bagaimana kerjamu lancar?" Kirota yang bertanya kepada Riziel.
"Lancar kok ayah tidak ada gangguan" Riziel yang melihat handphonenya.
"Kak makanan aiko hampir habis tinggal sedikit lagi" sakira yang memberitahukan kepada Riziel.
"Baiklah nanti kalau pulang sekolah mungkin kakak beli" Riziel pun berjanji kepada aiko dan sakira lalu aiko diam di bawah kaki Riziel.
"Hap tertangkap aiko hehe" Sakira lalu turun dari kursinya setelah itu mengambil aiko yang berada di sebelah kaki Riziel langsung di tangkap oleh sakira yang ingin bermain.
"Gog gog hah" aiko yang sangat senang bermain dengan sakira.
"Anjing kecil tapi rakus makannya dasar hewan" Riziel langsung mengusap kepala anjingnya dan sangat senang.
"Bermainnya jangan dekat ibu nanti terganggu saat masak makanan" kirota yang mengingatkan kepada sakira.
"Baik ayah" sakira lalu menurunkan aiko dan bermain agak menjauh.
Setelah beberapa lama sinta pun selesai memasak dan Riziel pun mengajak sakira makan tapi membiasakan diri setelah bermain mencuci tangan sekaligus memberikan makan pagi aiko.
"Ayo cepat makan agar tidak telat lagi sekolahnya" sinta yang menyiapkan makanan di atas meja.
"Ya bu tunggu sebentar" Riziel dan sakira selesai mencuci tangan lalu mengangkat badan sakira ke atas kursi untuk makan bersama.
"Baiklah selamat makan" sakira yang langsung makan dengan lahap seperti orang kelaparan.
Keluarga Riziel pun makan dengan sangat senang dengan bersama suatu hari nanti pasti akan merindukan hal itu sendiri di dalam diri Riziel.
Setelah selesai makan bersama Riziel dan ayahnya berpisah dengan kegiatan masing masing lalu sakira akan di antar oleh ayahnya yaitu kirota yang sedang tidak sibuk hari ini.
__ADS_1
Riziel pamit kepada sinta dan kirota untuk berangkat menuju sekolah lalu Riziel mengambil tasnya di dalam kamar yang sudah di membawa barang yang di yang di butuhkan di sekolah.
Riziel yang pergi dari rumah menuju sekolah tanpa halangan apapun dan juga tidak ada tanda tanda sakura yang ikut menumpang jadi Riziel menyebutkan motornya dan sampailah di sekolah tanpa ada gangguan.
"Sekolah yang membosankan lagi dan semoga sekolah pulang cepat" Riziel yang baru saja menyimpan motornya di parkiran lalu berjalan sampai ke kelas sendiri.
Riziel yang masuk ke dalam kelasnya yang sudah banyak teman satu kelasnya tetapi teman satu bangkunya yaitu clovis belum datang dan Riziel langsung memasang earphone lalu menyalakan lagunya sambil bersandar dekat jendela kelas.
Guru pelajaran pertama pun datang mengajar lalu Riziel melepas earphone dan clovis belum datang salah satu murid di kelas Riziel pun memberitahukan bahwa clovis izin ada urusan keluarga dan bel istirahat berbunyi.
Riziel langsung pergi ke kantin untuk membeli makanan di kantin dan Riziel membeli nasi bungkus yang murah saja.
Riziel lalu duduk di salah satu meja kantin yang kosong dan pada saat Riziel makan seorang perempuan yang Riziel kenal yaitu sakura.
"Boleh aku duduk disini Riziel?" Sakura yang bertanya kepada Riziel yang sesang makan.
"Boleh saja tidak ada yang melarang" Riziel berbicara dengan santai.
"Baiklah dan sepertinya kau sangat tidak senang memangnya ada apa?" Sakura yang bertanya lagi kepada Riziel.
"Tidak ada hanya hanya bosan saja dan kau membawa bekal sendiri?" Riziel yang memperhatikan sakura membawa bekal.
"Huh sombong dan aku sih gak peduli dengan itu" Riziel yang berbicara jujur tidak peduli.
Riziel pun setelah habis makanannya lalu pergi membeli minum 2 botol dan setelah membayarnya 1 botol minuman memberikannya kepada sakura yang sedang makan dan minuman di tempelkan pada pipi sakura.
"Dingin tau dan ini untuk siapa?" Sakura yang sedikit iutek karena jawaban Riziel sebelumnya membuat kesal.
"Untukmu lah mana ada makan gak minum?" Riziel berbicara kepada sakura.
"Ah iya lupa minumnya kelupaan di kelas dan terimakasih sudah membelikannya" sakura yang tersenyum lagi membuat Riziel bosan lalu Riziel memalingkan mukanya ke arah lain.
"Ya sama sama" Riziel yang kembali membuka botol minumnya.
"Ohh iya memangnya kenapa kau tidak bekal Riziel?" Sakura bertanya tentang itu membuat Riziel terkejut menyebabkan tersedak pada saat minum.
"Uhuk uhuk itu karena aku tidak suka di perhatikan oleh orang lain atau menjadi pusat perhatian sepertimu" Riziel langsung memukul dadanya agar tidak tersedak lagi.
"Makannya pelan oelan minumnya jadi tersedak dan apa maksudmu aku selalu jadi pusat perhatian?" Sakura berhenti makan untuk sementara.
__ADS_1
"Karena kau cantik satu sekolah dan lihat tatapan mata murid lain membuat aku muak" Riziel berbicara sesungguhnya.
"Ya sih tapi aku tidak meghiraukannya" sakura yang berbicara sejujurnya juga.
"Yasudah aku ingin ke kelas dahulu" Riziel berdiri dari kursi lalu berbicara kepada sakura.
"Tunggu aku dong" sakura lalu merapikan bekal makanannya.
Riziel dan sakura pun pergi bersama menuju kelasnya masing masing lalu berjalan lorong yang ramai dengan murid banyak yang memperhatikan sakura dan Riziel.
"Hahhh mereka memang begini yah membuat kesal saja" Riziel yang terus mengeluh.
"Kalau tidak suka yaudah aku pergi sendiri saja hmph" sakura yang langsung mempercepat langkahnya.
"Tunggu dulu bukannya aku tidak suka berjalan bersamamu berdua hanya hari ini aku sangat malas entah kenapa" Riziel yang berbicara jujur hari ini sangat malas dan sakura yang kabur langsung menangkap tangannya sakura.
"Huh sama saja tau dan itu belarti kau malas berbicara denganku hari ini" sakura yang masih saja kesal kepada Riziel.
"Yasudah tuh sampai di depan kelasmu aku pergi dahulu ke kelas sendiri" Riziel yang memberitahukan kepada sakura.
"Ya" sakura langsung belok masuk ke dalam kelasnya.
Lalu Riziel yang berjalan sendiri di lorong sekolah yang banyak murid belum maduk kelas dan Riziel muak dengan tatapan merrka hingga Riziel mengambil earphone di saku celananya dan memasangkan di telinganya lalu menyalakan lagu kesukaannya sambil berjalan menuju kelasnya.
Riziel pun sampai di depan kelasnya lalu masuk ke dalam kelasnya untuk melanjutkan pelajaran terakhir.
Bel pulang sekolah berbunyi semua murid pun pulang menuju rumah masing masing lalu Riziel sedang berjalan mengambil motornya.
Riziel yang menyalakan motornya lalu pergi dan melewati gerbang sekolah dan seorang wanita cantik menunggu disana.
"Kenapa belum pulang?" Riziel yang bertanya kepada sakura yang sedang menunggu seseorang.
"Aku menunggumu disini dari tadi" sakura yang berbicara kepada Riziel.
"Naiklah dan memangnya sudah tidak marah kepadaku?" Riziel berbicara kepada sakura yang sedang menaiki motornya.
"Sebenarnya masih sedikit kesal tapi ayahku tidak bisa menjemput mau dengan siapa lagi?" Sakura yang baru selesai naik ke motornya Riziel.
"Hoh terserahlah" Riziel yang menjawabnya dengan singkat dan menyalakan motornya lalu pergi.
__ADS_1