Ghost Of Thusilent

Ghost Of Thusilent
27. Bola ingatan


__ADS_3

Riziel yang terbaring di atas tanah yang panas di dalam neraka sambil tubuhnya di sembuhkan luka bekas pertarungannya bersama dengan asmodeus dan iblis lainnya.


"Tubuhmu sudah boleh bergerak Riziel karena semua luka dan stamina sudah pulih" asmodeus lalu menghilangkan bunga di badan Riziel.


"Terimakasih banyak asmodeus berkat kau aku bisa bergerak lagi" Riziel berterimakasih lalu berdiri.


"Sama sama dan sekarang waktunya menyembuhkan luka semua iblis lainnya yang di siksa sebelumnya" asmodeus lalu menyembuhkan satu persatu iblis lukanya.


"Baiklah aku pergi dahulu ingin ada yang tempat harus di kunjungi sebentar" Riziel lalu melakukan pemanasan tubuh.


"Baiklah sampai jumpa" asmodeus yang langsung menyembuhkan luka pada tubuh Iblis.


"Ohh ya sebelum itu apakah dari kalian semua mengetahui muka ezra?" Riziel menahan kakinya lalu bertanya kepada semua iblis termasuk asmodeus dan astaroth.


"Aku bisa memperlihatkannya" Ternyata azazel berbicara kepada Riziel lalu mengeluarkan asap putih dari mulutnya.


"Apa itu?" Riziel bertanya tidak mengerti.


"Itu adalah bola ingatan dan kau bisa melihat masa lalu ezra masih ada disini lalu kau bisa melihat wajah ezra di dunia manusia siapa tau bisa bertemu" azazel berbicara kepada Riziel.


"Baiklah terimakasih banyak informasinya azazel" Riziel lalu menyentuh bola ingatan lalu bola ingatan langsung masuk ke dalam pikirannya.


"Riziel aku ikut denganmu" zhiru yang berbicara kepada Riziel.


"Baiklah ayo pergi bersama" Riziel dan zhiru lalu menaiki cerberus.


"RROOARR" cerberus langsung pergi dari sana dan pergi menuju surga tempat dimana dewa Arthur berada.

__ADS_1


Zhiru dan Riziel pun pergi sambil menunggangi seekor cerberus menuju tempat dewa Arthur berada untuk mengecek keadaan disana.


Pada saat di perjalanan menuju ruangan dewa Arthur dan keadaan di dalam surga juga tidak terlalu kacau balau seperti neraka.


Lalu Riziel sampai di depan pintu ruangan dewa Arthur yang terbuka lalu mereka langsung masuk ke dalam ruangannya.


"Ada urusan apa kalian datang kemari?" Raphael bertanya kepada Riziel dan zhiru.


"Hanya datang memeriksa keadaan dewa Arthur apakah baik-baik saja?" Riziel yang langsung bertanya.


"Dewa arthur sedang pemulihan di dalam bersama malikat lainnya" Raphael berbicara kepada Riziel.


"Bolehkah kami masuk untuk melihat keadaannya?" Zhiru yang mulai angkat bicara.


"Baiklah kalian boleh masuk karena aku tidak merasakan energi yang menunjukan kalian punya urusan tersembunyi" Raphael langsung mempersembahkan masuk Riziel, zhiru dan seekor cerberus.


"Membutuhkan waktu berapa lama untuk memulihkan keadaan dewa arthur?" Varane bertanya kepada Uriel.


"Yo bagaimana biar kami bantu" Riziel yang menyapanya dan membuat semua malaikat terkejut.


"Kau hanyalah energi campuran tidak bisa memulihkan kondisi dewa Arthur" Gabriel yang tidak mempercayai kepada Riziel.


"Biarkan dia mencoba karena Riziel mempunyai kemampuan pemberian dewa arthur dan juga Riziel pasti ingin mengembalikannya" zhiru yang memberitahukan rahasia Riziel.


"A-APA!" Semua malaikat terkejut.


"Ehem silahkan mencobanya" Uriel yang terkejut lalu mempersilahkan Riziel memulihkan kondisi dewa Arthur.

__ADS_1


"Terimakasih pengertiannya" Riziel menuruni badan cerberus lalu berjalan mendekati dewa Arthur yang tertidur tidak akan sadarkan diri.


Riziel lalu duduk di dekat dewa arthur sambil menempelkan tangannya di badan dewa arthur lalu duduk memfokuskan pikiran dan diri sehingga dirinya pergi ke alam bawah sadarnya bertemu dengan Ego Of Secret.


"Hei nak kau memangnya sudah siap untuk menerima takdir yang telah di perlihatkan sebelumnya?" Ego Of Secret bertanya kepada Riziel.


"Aku akan menerima kenyataan pahitnya asalkan bisa membuat dunia damai" Riziel yang berbicara dengan tegas.


"Bagus tetaplah berusaha dan tingkatkan kekuatan lalu setuju dengan tujuanmu akan aku tinggalkan meskipun sedikit mungkin akan berguna" lalu Ego Of Secret pun menghilang dari alam bawah sadarnya dan meninggalkan secercah cahaya putih kecil.


Energi di dalam tubuh Riziel pun langsung mengalir menuju tubuh dewa arthur melalui tangannya dan Riziel pun langsung membuka matanya.


Setelah beberapa lama Riziel terbangun dan membuka mata lalu setelah itu dewa arthur langsung terbangun dengan kondisi tubuh yang sudah pulih dalam segi energi dan juga fisik.


"Hah hah hah ternyata aku masih lemah" Riziel yang mengeluh.


"Kau tidak lemah Riziel hanya membutuhkan peningkatan kekuatan dan energi saja" zhiru yang menyemangati Riziel.


"Tapi kau hebat dan berani meskipun itu beresiko kepadamu" Uriel berbicara kepada Riziel.


Riziel hanya bisa tersenyum ikhlas saja lalu berdiri dan berjalan menjauh pergi bersama seekor cerberus menuju dunianya kembali.


"Dia memang penyelamat dan juga berani dalam mengambil resiko" Maitimo yang sangat kagum dengan sikap Riziel.


"Riziel memang begitu makanya aku menyuruh menjadi guardian dan menyetujuinya secara langsung" zhiru berbicara.


"Biarkan Riziel pergi untuk mencari motivasi menjadi lebih kuat dan kalian tinggalkan kami berdua dan lakukan tugas masing masing" dewa arthur yang memberikan perintah kepada semua malaikat untuk pergi.

__ADS_1


"Baiklah kami undur diri" semua malaikat langsung berjalan keluar ruangan dan melanjutkan tugas masing masing.


Riziel dan seekor cerberus pun pergi menuju rumahnya sendiri karena ingin istirahat dan mengembalikan energi spiritnya yang sudah di pakai.


__ADS_2