
"Maaf tuan aku memang suka berteman dengan Haikal, tapi maaf tuan aku tidak bisa melepaskan impian yang sudah aku gapai dengan kerja keras ku selama ini" Qian.
''ini kartu nama ku, jika kau berubah pikiran kau bisa menghubungi ku kapan saja ... aku selalu siap menerima mu" Ganesha.
Qian mengambil kartu nama itu dan pergi meninggalkan Ganesha.
"Apa yang dia katakan pada mu kak? kenapa kau murung?" Haikal.
"Tidak ada dia hanya ingin kita berteman baik agar kau tidak kesepian" Qian.
Haikal tersenyum dan lanjut memakan es krimnya. Qian duduk disamping Haikal dan ikut makan es krim.
"Kak apa kau selalu sendirian?" Haikal.
"tidak juga aku sering ditemani oleh pegawai ku saat sedang bekerja distudio foto, tapi aku selalu kesepian jadi apakah itu termasuk sendirian?" Qian.
"Ku rasa begitu... dirumah ku juga ada banyak orang tapi aku selalu merasa kesepian, saat dulu masih ada papa dan kak William aku tidak pernah kesepian meraka selalu menghibur ku" Haikal.
"Kau sepertinya sangat menyayangi mereka..." Qian.
"meski aku hanya anak angkat tapi dia sangat mencintai ku lebih dari hidupnya sendiri... bagi Papa aku adalah segalanya, hanya saja aku kehilangan segalanya setelah dia tiada" Haikal.
__ADS_1
"Haikal apa kita bisa berteman?" Qian.
"Eum..." Haikal.
"Kalau begitu ambilah ini sebagai tanda pertemanan kita" Qian memberikan salah satu gelangnya pada Haikal.
"Gelang ini sama dengan milik mu" Haikal.
"Gelang ini biasanya diberikan sebagai tanda persahabatan, kita sudah berteman sekarang jadi kau harus menjaga gelang ini dengan baik agar hubungan kita selalu baik" Qian
Haikal tersenyum dan mengangguk.
"Danis cari tau dimana lokasi studio foto milik Qian, dan cari informasi tentang masa lalunya... apapun caranya aku akan menjadikan dia sebagai pengasuh Haikal" Ganesha.
"Jika aku tidak bisa membuatnya bahagia setidaknya aku akan memberikan dia alasan lain untuk bahagia, aku akan melakukan apapun demi bisa membuat senyuman itu terus terukir diwajahnya" Ganesha.
Qian dan Haikal bermain pasir pantai dan mereka membuat banyak bentuk lucu.
"kak apa kau bisa membuat bentuk bintang? kenapa bintang buatan ku jelek sekali?" Haikal.
"Biar aku coba'' Qian.
__ADS_1
keduanya bermain hingga bari mulai sore.
"kak bisakah kau mengantarkan aku pulang?" Haikal.
"Tentu saja tapi apa kau tidak keberatan naik motor dengan ku? maaf aku tidak punya mobil..." Qian.
"Aku sama sekali tidak keberatan kak, aku suka naik motor... oh iya apa besok kau ada acara kak?" Haikal.
"Besok aku tidak acara sih... memangnya kenapa?" Qian.
"Tidak ada aku hanya ingin bermain dengan mu lagi kak" Haikal.
"Baiklah besok aku akan menjemput mu kita pergi main ke taman bermain, kita bisa naik biang lala, kereta kuda, dan main lempar bola" Qian.
"Eum... aku akan menunggu mu" Haikal.
Qian beranjak dan menghampiri Ganesha.
"Tuan aku minta izin untuk mengantarkan Haikal pulang, dia ingin aku yang mengantarkannya pulang dan juga aku ingin meminta izin besok mengajak Haikal ke taman bermain" Qian.
"Baiklah kau boleh mengantarkan dia pulang, dan tentang besok aku juga akan mengizinkan mu tapi kalian akan ditemani oleh bodyguard karena biar bagaimana pun aku harus menjaga keamanan Haikal" Ganesha.
__ADS_1
"Aku mengerti tuan Terimakasih sudah mengizinkan" Qian tersenyum bahagia.