HAIKAL MAU PULANG

HAIKAL MAU PULANG
Tanggung Jawab


__ADS_3

Haikal menatap Mahendra lalu berjalan dibelakang Mahendra sembari menggandeng tangannya. saat makan seperti biasa Mahendra akan memisahkan duri ikan dari dagingnya karena dia tidak mau Haikal tersedak duri ikan nantinya.


"Makan yang banyak okay..." Mahendra


"om juga makan jangan kasih kala terus..." Haikal


"iya ini om makan, kala pelan pelan aja makannya" Mahendra


Setelah makan Mahendra membawa Haikal pulang, entah karena lelah atau pengaruh obat yang tadi diminum Haikal tertidur. Mahendra mengangkat Haikal dengan hati hati dan menidurkannya dikamar, dia membuka sepatu Haikal dan menyelimutinya.


''tuan ada tamu'' Mina


''siapa?'' Mahendra


''Nyonya Lisa'' Mina


Mahendra keluar dari kamar Haikal di ikuti oleh Mina dibelakangnya. Lisa adalah tunangan Mahendra mereka saling mencintai dan akan segera menikah, Lisa baru tau tentang Mahendra yang mengadopsi Haikal beberapa hari lalu dan segera memutuskan untuk menemui Mahendra hari ini karena sebelumnya dia ada diParis untuk urusan pekerjaan.


"Mahen" Lisa


keduanya saling berpelukan melepas rindu. kemudian mereka duduk diruang tamu dan Mina menyajikan minuman dingin untuk mereka.


"aku masih bingung Hen kenapa kamu tiba tiba mengadopsi anak? ini terlalu mendadak apa lagi kita udah mau nikah" Lisa


"aku ngerti Lis tapi jujur aja aku sayang sama Haikal, sejak awal aku lihat dia aku sayang sama dia... dia bikin aku inget sama Raya" Mahendra


"Mahendra dia sama Raya itu beda... Raya adik kamu dan dia itu cuma orang asing!" Lisa


"Bisa gak kamu kecilin suara kamu? Haikal lagi tidur kalau dia bangun dan denger kamu ngomong kaya gini dia bisa sedih" Mahendra menegur Lisa karena dia khawatir Haikal akan mendengar perdebatan mereka.


"Kamu lebih mikirin anak itu dari pada pernikahan kita?" Lisa


"Gini ya Lis aku capek, kita bahas ini lain kali aja sekarang mendingan kamu pulang aku mau istirahat" Mahendra.


Lisa pergi dengan marah dari rumah Mahendra. melihat itu Mahendra hanya bisa menahan dirinya agar tidak terbawa emosi, Mahendra kemudian kembali ke kamarnya untuk mandi dan istirahat.

__ADS_1


Setelah mandi Mahendra membuka ponselnya untuk sekedar membaca artikel terbaru dan menonton vidio.


*tok tok tok


*Ceklek


"Maaf tuan mengganggu malam malam tapi itu tuan em..." Mina


"ada apa bi?" Mahendra


"tuan muda menangis tuan katanya sakit perut, saya sudah hubungi dokter dan katanya itu wajar terjadi karena efek samping obat...


tuan muda juga gumoh terus tuan gak bisa minum susu" Mina terlihat khawatir saat menjelaskan keadaan Haikal ada Mahendra.


"Bi buatin susu hangat lagi didot terus bawain juga air putih hangat, saya akan tenangin Kala" Mahendra menaruh ponselnya sembarang dan pergi ke kamar Haikal.


"Kala..." Mahendra


"Om hiks hiks hiks om perut kala sakit hiks hiks" Haikal


Mahendra memangku Haikal dan mengusap wajahnya lembut.


Mahendra menyuapi Haikal air putih hangat dengan sendok.


"uhuk uhuk uhuk" Haikal tersedak karena minum sambil menahan tangisnya, Mahendra menepun dada Haikal pelan untuk meredakan batuknya.


Haikal menyandarkan kepalanya didada bidang Mahendra. dengan lembut Mahendra mengusap pipi Haikal.


"minum susu dulu ya habis itu kala harus tidur" Mahendra


"Perut kala masih gak enak om... rasanya aneh kala gak suka" Haikal


"Iya nanti kalau kala tidur perutnya akan sembuh kok hm" Mahendra


Haikal menurut dia minum susu dari dotnya awalnya semuanya baik baik saja. Haikal juga mulai terlelap sambil terus meminum susu dari dot yang dia pegang, tapi tiba tiba Haikal tersedak bukan hanya terbatuk tapi dia juga sampai muntah.

__ADS_1


Muntahan Haikal mengenai badan Mahendra tapi dia tidak marah Mahendra malah dengan sigap mendudukan Haikal ditempat tidur dan melepaskan bajunya yang terkena muntahan Haikal, lalu dia menggunakan piyama yang dibawakan Mina.


Mahendra kembali memangku Haikal dengan duduk dikusi yang ada dikamar Haikal. Mahendra menepuk nepuk pelan punggung Haikal hingga anak itu terlelap didalam pangkuannya, saat Mahendra melirik ke arah jam dinding ternyata sudah pukul 04.33.


''emhh" Haikal menggeliat tak nyaman saat Mahendra berhenti mengusap punggungnya, Mahendra yang sebenarnya juga lelah dan mengantuk berusaha untuk tetap terjaga.


"tuan sepertinya tuan muda sudah tidur lebih baik baringkan saja ditempat tidurnya" Mina


mendengar saran Mina segera Mahendra beranjak dan ingin membaringkan Haikal ditempat tidur tapi lagi lagi Haikal terbangun dan terisak.


"Hiks hiks hiks kala gak mau sendirian hiks hiks hiks'' Haikal menangis dengan mata yang masih tertutup. Tanpa pikir panjang Mahendra kembali menggendong Haikal dan menenangkannya.


pada pukul 07.02 Haikal baru benar benar terlelap, Mahendra membaringkannya dan Haikal tidak terbangun lagi. Mahendra kemudian turun ke dapur untuk minum dia benar benar lelah karena semalaman menggendong dan memangku Haikal yang rewel.


Tapi ada perasaan bahagia dihati Mahendra dia tersenyum jika mengingat bagaimana menggemaskannya Haikal menangjs dan merengek didalam gendongannya.


"Mahen"


Mahendra langsung melihat ke sumber suara itu. Ternyata itu adalah Lisa yang datang membawakan sarapan untuk Mahendra, Lisa kaget melihat Mahendra yang terlihat kacau dan lelah.


Mahendra saat ini memiliki lingkaran hitam dibawah matanya, baju tidur yang ia gunakan juga berbeda warna antara baju dan celananya, bahkan sendal santai yang digunakan Mahendra saat ini bersebelahan.


"Mahendra apa apaan ini?! kamu habis ngapain sih yang?!" Lisa


"Tadi malam Haikal sakit dia jadi rewel banget ya gitu lah aku harus jagain dia" Mahendra menjawab dengan santainya sambil meminum air digelas yang dia pegang.


Lisa yang mendengar itu terlihat tidak senang.


"Hen cukup ya! kamu udah gila apa gimana sih? kamu begadang sampai berantakan kaya gini karena ngejagain anak yang gak jelas itu?!" Lisa


"Lisa aku lagi capek sekarang... aku gak mau berantem sama kamu okay? lebih baik sekarang kamu pulang" Mahendra


"kamu ngusir aku dan lebih milih belain anak itu?! hebat ya... aku ini calon istri kamu Hen seharusnya kamu itu dengerin aku bukannya ngusir aku" Lisa


"Aku akan dengarin kamu kalau yang kamu omongin itu penting, masalahnya adalah kamu itu ngajakin aku berantem karena hal yang gak penting dan masuk akal Lis" Mahendra

__ADS_1


"Gak masuk akal gimana? disini bukan aku yang gak masuk akal Hen tapi kamu! kamu yang tiba tiba ngadopsi anak yang gak jelas asal usulnya terus kamu rawat dia sampai kayak gini?! disini bukan aku yang salah tapi kamu!" Lisa


"Salahnya dimana? aku mengadopsi dia artinya aku harus bertanggung jawab penuh atas dia, ini bukan hanya soal aku yang mengadopsi dia terus dah gitu aja... gak sesederhana itu Lisa dia itu sekarang udah jadi tanggung jawab ku" Mahendra


__ADS_2