HAIKAL MAU PULANG

HAIKAL MAU PULANG
Memaafkan.


__ADS_3

Setelah mengatakan itu pada Haikal, King mendekati Haikal.


"Dengarlah anak muda paman mu adalah orang yang baik, dia menjadi pembunuh karena aku... aku memaksanya dengan mengancam akan melukai adiknya tercinta yaitu ayah mu.


Tapi diam diam aku juga melindungi mereka berdua karena keduanya saling terikat satu sama lain. disaat aku datang dan ayah mu terbunuh saat itulah aku marah pada diri ku sendiri karena tidak bisa menepati janji ku untuk melindungi keluarganya Ganesha" King.


"Kenapa kau melakukan ini? kau bisa keluar dari organisasi itu kan?" Haikal.


"Kau anak baik bahkan setelah yang aku lakukan pada keluarga mu kau masih memikirkan ku, tapi nak akulah yang membangun organisasi ini... aku tidak bisa meninggalkannya tapi aku akan menghancurkannya" King.


Haikal tersenyum dan mengangguk dia mengerti maksud perkataan King.

__ADS_1


"Ayah... tolong jangan pernah katakan pada ibu tentang hari ini, aku ingin dia bahagia tanpa mengingat ku'' Qian


"Aku mengerti... Ganesha sekarang aku akan pergi ku harap kita jangan bertemu lagi, berbahagialah" King.


"Tunggu! sebelum kau pergi bisakah kau membuka topeng itu dan menunjukan wajah mu pada ku?" Ganesha.


"Maaf aku tidak bisa... hanya istri dan anakku Qian yang boleh melihat wajah ku, biarlah identitas ku tetap menjadi rahasia. Kau bertemu dengan ku sebagai King maka biarkan aku tetap menjadi King saat aku pergi" King kemudian melambaikan tangannya dan pergi.


"Paman bisakah kau jelaskan semuanya pada ku sekarang?" Haikal menatap Ganesha penuh harap.


Disaat kami kebingungan William datang dan dia mengungkapkan identitas aslinya. William adalah salah satu dari pemimpin tertinggi diantara sembilan pemimpin diorganisasi, dia ditugaskan oleh King untuk mengawasi dan menjaga mu dan Mahendra.

__ADS_1


Setelah itu dia menyuruhku untuk menempati posisinya dengan cara aku harus membunuhnya. Dengan begitu selain bisa menduduki posisi sebagai pemimpin mata Elang aku juga bisa menyelamatkan kan kalian.


Tapi ternyata tangan Emas dan Merpati tidak mau melepaskan kita dengan mudah bahkan setelah kematian William. akhirnya tragedi itu terjadi dimana tiba tiba Tangan Emas berusaha menyakiti mu, Mahendra berusaha menyelamatkan mu dan terbunuh...


itu semua sama sekali bukan yang kami rencanakan. Aku menyesal..." Ganesha menangis dengan menggengam kedua tangan Haikal.


Haikal Tersenyum dan menghapus air mata Ganesha. sentuhan tangan lembut Haikal membuat hati Ganesha semakin terluka, rasa penyesalan itu seakan semakin menusuk didalam hatinya. Melihat itu Haikal memeluk Ganesha erat.


"Jangan menangis lagi paman... semua yang sudah terjadi tidak bisa diulang kembali, tapi aku senang kau akhirnya jujur pada ku setelah dua tahun akhirnya kau mau mengatakan kebenarannya...


Aku tidak lagi membenci mu... aku sudah ikhlas dengan apa yang terjadi. Sekarang mari kita membuka lembaran baru dalam hidup ini, mengubah semua kesedihan yang telah lalu menjadi bahagia dimasa kini" Haikal.

__ADS_1


Ganesha Membalas pelukan Haikal dan meraih tangan Qian. Ganesha memeluk Qian dan Haikal bersamaan.


"Ayo kita masuk semua tamu sedang menunggu kita, jangan kecewakan mereka... ayo kita buat acara ini menjadi acara yang paling bersejarah dan akan dikenang semua orang" Qian.


__ADS_2