Hot Duda Vs Janda Perawan

Hot Duda Vs Janda Perawan
NOVEL BARU


__ADS_3

Assalamu'alaikum semuanya ❣️


Hari ini Othor datang untuk memberikan rekomendasi novel on going yang saat ini sedang berjalan, Othor harap kalian bisa mampir kesana dan jangan lupa berikan dukungannya 🤗 Terima kasih untuk yang sudah bersedia menemani Othor dari awal sampai sekarang, tanpa kalian semua, Othor tidak akan menjadi apa-apa 🌹


Semoga kalian semua sehat selalu, dalam lindungan Allah, dan murah rezeki 🤲 Segala urusan juga dimudahkan oleh Allah ❣️



Blurb:


Pernikahan atas dasar cinta memang sangat diinginkan oleh siapapun. Bahagia? Tentu saja, tetapi kebahagiaan itu tidak terjadi lama bagi pasangan Aji Pranata dan Evi Andriana. Kecelakaan yang mereka alami membuat nyawa Evi terenggut, dirinya harus pergi untuk selama-lamanya meninggalkan suami dan seorang anak laki-laki bernama Aris Pranata.

__ADS_1


Kesedihan terus menyelimuti hati Aji hingga dia enggan untuk dekat dengan wanita manapun, sampai pada akhirnya, adik kandung Evi— Lusiana Andriani, datang dan mampu mengubah hidup Aji juga putranya. Namun, saat mereka sedang dalam fase pendekatan, tanpa di duga datanglah seorang wanita yang wajahnya sangat mirip dengan Evi.


Siapakah kira-kira wanita itu? Apakah Aji akan tetap bersama Lusiana atau lebih memilih wanita tersebut?


Simak kelanjutannya hanya di "DILEMA PERNIKAHAN" 🌹


Halo teman-teman, disini Othor akan menyatukan dua season sekaligus 😊 S1 (Dilema dalam pernikahan) dan S2 (Romansa cinta segitiga) 😚


Seketika air mata Lusi menetes, dadanya sangat sesak mendengar ucapan Aji barusan. Berat? Tentu saja, pria itu pasti sangat berat kehilangan Ibu dari anaknya.


"Mas, aku mohon jangan berlarut-larut dalam kesedihan seperti ini. Tidak baik, Mas."

__ADS_1


"Pergilah, Lusi! Aku ingin sendiri, jangan menggangguku." Aji menempelkan pipinya di batu nisan milik Evi, air matanya menetes dengan perlahan tetapi dia segera menghapusnya secepat mungkin.


Lusi memejamkan mata, hatinya sungguh tidak tega melihat Aji seperti ini. Bahkan, dia sejujurnya juga merasa sangat terpuruk kehilangan saudari yang sangat menyayanginya.


"Mas, bukan kamu saja yang sedih dan merasa kehilangan. Kami semua sama sepertimu, kita merasakan hal yang sama. Tetapi, ini semua sudah kehendak Yang Maha Esa. Kita tidak bisa melawan maut, Mas. Bukan ini yang kak Evi inginkan, ketegaran, keikhlasan, dan doa darimu lah yang dia butuhkan." Lusi berjongkok di sebelah Aji yang ternyata sudah menangis dalam diam, pria itu sudah menahannya sekuat mungkin tetapi tidak bisa.


Aji hanya diam, dia memeluk nisan Evi sambil menciuminya. "Aku sangat merindukanmu, Evi. Aku mohon kembalilah, kenapa kamu tega meninggalkan aku dan anak kita? Mana janjimu? Kamu berkata ingin hidup denganku selama-lamanya, kamu ingin kita mengurus Aris bersama. Tapi kenapa kamu pergi secepat ini?" Aji menangis sesenggukan, ini tidak bisa dia terima.


"Mas, aku mohon jangan menangis. Sudahlah, kamu harus kuat. Ada Aris yang masih butuh semangatmu," Lusi mengelus pundak Aji secara lembut.


Monggo mampir 🤗 Terima kasih sekali lagi untuk yang sudah mendukung karya-karya recehan dari Othor. Love you all ❣️❣️❣️

__ADS_1


__ADS_2