Hubungan Panas Setelah Reuni

Hubungan Panas Setelah Reuni
59. Bali


__ADS_3

🍁 Happy Reading 🍁


Bali.


Kini Juna dan Sitha sudah berada di Bali. Dengan menggunakan taksi bandara, Juna dan Sitha pergi ke resort dekat pantai yang sudah Juna pesan via online.


Tak sampai setengah jam, kini taksi yang membawa Juna dan Sitha sudah sampai di resort itu. Juna dan Sitha pun keluar dari mobil dan berjalan memasuki bangunan resort.


Sesampainya di meja resepsionis, Juna langsung menunjukkan bukti reservasi satu kamar dengan fasilitas VIP dan single bed dari ponselnya.


Setelah melihat bukti reservasi, resepsionis itu pun mengantar Juna dan Sitha ke kamar yang di pesan Juna itu.


"Ayo." Juna menarik tangan Sitha dan membawa Sitha berjalan mengikuti resepsionis.


Setelah pintu kamar terbuka, Juna dan Sitha pun masuk ke dalam kamar lalu menutupnya.


Sitha pun berjalan mengelilingi area kamar yang cukup luas. Ruang tamu dan ruang tidur tidak di dekat dinding atau pintu jadi membuat kamar itu terlihat luas. Ada juga teras kecil di luar kamar itu dimana langsung terhubung ke pantai.


"Loe bawa gue kesini, tunangan loe tau gak?" tanya Sitha sambil melihat pemandangan pantai dari pintu kaca akses untuk ke teras.


"Tau." jawab Juna yang juga mensejajarkan posisinya di sebelah Sitha.


Sitha menoleh kearah Juna dan menatap Juna penuh tanda tanya. Juna yang merasa mendapat tatapan dari Sitha pun menoleh kearah Sitha.

__ADS_1


"Kila udah tau hubungan kita." ucap Juna.


"Serius?" tanya Sitha tak percaya.


"Iya, gue serius. Seminggu yang lalu Kila nekat melakukan percobaan bu.nuh diri karena gue mau mengakhiri hubungan gue sama dia. Dia tahu kalau alasan gue mau mengakhiri hubungan gue sama dia karena udah ada perempuan lain yang membuat gue nyaman, dan dia tahu kalau perempuan itu loe." jawab Juna.


"Terus loe membenarkan semua kata-kata Kila?" tanya Sitha.


Juna menganggukkan kepalanya.


"Dan dia bilang dia izinin gue buat selingkuh asal jangan mengakhiri hubungan kami. Tapi gue bilang gak bisa karena perasaan gue udah hambar buat dia. Dia gak terima dan... ya begitulah!" jawab Juna.


Sitha terdiam dan memalingkan wajahnya dari Juna.


Padahal waktu Juna tidak masuk kerja waktu itu, Sitha berpikir kalau Juna dan Kila sedang bersenang-senang. Ternyata Juna sedang berusaha mengakhirinya hubungannya dengan Kila demi dirinya.


"Gue gak punya pilihan lain selain mempertahankan hubungan kami. Pertama, karena gue pernah mengucapkan janji untuk selalu menjaga Kila di depan orangtua gue dan gue juga yang ngotot ingin Kila menjadi pasangan hidup gue saat orangtua gue gak setuju dengan hubungan kami. Sekarang orangtua gue udah sayang banget sama Kila dan mereka gak terima kalau gue mutusin Kila hanya karena perasaan gye udah hambar untuk Kila. Kedua, karena hanya gue lah satu-satunya yang bisa Kila harapkan. Dia itu anak angkat, orangtua angkat Kila memang kaya raya, tapi mereka mengangkat Kila agar saat Kila dewasa Kila bisa memberikan benefit untuk mereka. Mereka selalu menuntut Kila untuk bisa ini dan itu tanpa ada sedikit pujian kalau Kila berhasil melakukan apa yang mereka mau. Mereka juga gak mau tau saat Kila terpuruk, sakit atau lelah, hanya gue yang ada untuk Kila disaat-saa Kila melewati masa-masa terberatnya. Hanya gue harapan Kila dan itu yang membuat gue memutuskan untuk tetap meneruskan hubungan gue sama Kila walau sebenarnya ini berat banget buat gue, Sit." jawab Juna.


Sitha kembali terdiam.


"Sit..." Juna mengambil tangan Sitha lalu menggenggamnya erat-erat.


"Maaf kalau gue gak bisa milih loe. Bukannya gue gak mau, hati kecil gue pengen banget milih loe, tapi gue gak bisa Sit. Makanya, sebelum hubungan kita benar-benar berakhir, gue mau mengukir kenangan indah kita selama dua hari ini. Dua hari ini hanya ada loe dan gue, dua hari ini loe adalah ratu gue dan gue adalah raja loe. Mari kita ukir kenangan bahagia yang gak akan pernah terlupakan Sit selama dua hari ini." ucap Juna.

__ADS_1


Sitha melepaskan tangannya dari tangan Juna.


"Enak banget loe ngomong! Loe ngejaga perasaan Kila tapi loe nyakitin perasaan gue, Jun! Loe mikir gak gimana perasaan gue setelah dua hari itu berakhir? Gak kan?!" tolak Sitha.


"Terus gue harus gimana Sitha? Apa loe jadi yang kedua? Toh juga Kila gak jadi masalah kalau gue selingkuh." tanya Juna.


"Gue gak mau jadi yang kedua!" jawab Sitha tegas.


"Kalau loe gak bisa jadiin gue yang pertama dan loe juga gak bisa ngelepas Kila, ya udah kita akhiri hubungan kita yang gak bener ini tanpa perlu ada kenangan yang indah, gampang kan?" ucap Sitha.


"Gue gak bisa Sitha! Gue ingin nunjukin ke loe kalau perasaan gue ke loe ini bener-bener perasaan sayang, kalau gue udah jatuh cinta sama loe, bukan sekedar hawa naf.su seperti yang selalu loe bilang. Gue pengen loe ngerasain seluruh cinta yang gue punya untuk loe, Sit, gue gak mau menyesal karena gue gak bisa mencurahkan seluruh rasa sayang dan cinta yang gue punya untuk loe." balas Juna.


"Dan gue juga yakin kalau loe punya perasaan yang sama kan ke gue? Loe hanya jadiin laki-laki itu sebagai tameng buat nutupin perasaan loe ke gue, iya kan?" Tanya Juna.


"Sok tau!" balas Sitha.


Juna merangkum wajah Sitha dengan kedua tangannya.


"Lihat mata gue dan bilang kalau memang loe gak punya perasaan apa-apa sama gue?" tantang Juna.


🍁 🍁 🍁


Bersambung...

__ADS_1


Hai semua, Miss udah update lagi, jangan lupa komen, vote dan hadiahnya yah. Mau kasih kursi pijat juga boleh 🤭


Maaf yah kalau Miss kelamaan liburnya. 🙏


__ADS_2