
🍁 Happy Reading 🍁
Kalimantan.
Saat Sitha, Neva dan Farel berada di mall, Juna sudah sampai di kontrakan Neva. Tapi sayangnya ia tidak menemukan Sitha maupun Neva di kontrakan itu. Karena tidak tau mau menyusul Sitha dan Neva kemana, Juna pun memilih untuk menunggu Sitha dan Neva disana.
Sedangkan di mall, begitu mendengar curhatan Sitha yang capek berkeliling mencari pekerjaan tapi selalu di tolak, Farel pun berinisiatif menawarkan pekerjaan pada Sitha.
"Jadi besok kamu dateng aja ke kantor sama temen kamu ini." ucap Farel.
Kini Sitha, Neva dan Farel sudah berada di satu meja. Sedangkan asisten Farel dan dua karyawannya yang lain Farel suruh pulang duluan.
"Neva Pak, nama saya Neva." timpal Neva.
"Ah iya. Maaf kalau saya gak tau nama kamu, maklum aja karyawan saya kan banyak jadi saya gak bisa hapal satu persatu nama karyawan saya." balas Farel.
"Iya Pak, gak pa-pa. Tapi saya harap mulai sekarang Bapak ingat nama saya." balas Neva dan di balas dengan senyuman oleh Farel. Melihat Farel tersenyum, Neva pun ikut tersenyum sambil menundukkan wajahnya.
Sitha mengernyitkan keningnya saat memperhatikan gestur Neva saat bicara dengan Farel.
Ini anak tumben berani kayak gini. Centil lagi. Gumam Sitha dalam hati.
"Ya udah sekarang kalian mau kemana? Mau pulang? Biar saya anter kalau gitu." tanya Farel.
"Gak usah Rel, kita masih mau keliling-keliling lagi." tolak Sitha halus.
"Ya udah, aku temenin kalau gitu, kebetulan waktu aku udah kosong sekarang." balas Farel.
__ADS_1
"Tapi Neva bawa motor, kalau-"
"Kalau soal motor, nanti supir aku yang bawa motornya Neva." potong Farel.
Sitha melirik Neva, ia takut Neva tidak nyaman atau canggung kalau jalan bersama bos'nya.
Tapi ternyata Sitha salah, raut wajah Neva malah memancarkan kesenangan saat Farel menawarkan diri ingin ikut mereka dan mengantar mereka pulang.
Dengan kode matanya, Neva menyuruh Sitha untuk tidak menolak tawaran Farel. Sitha pun menghela nafasnya kasar.
Lagi puber kayaknya nih anak. Gumam Sitha dalam hati.
"Ya udah deh terserah kamu aja." akhirnya Sitha mau menerima tawaran Farel.
"Ya udah yuk, kita ke supermarket cari susu ibu hamil untuk kamu." ucap Neva sambil berdiri dari duduknya.
Sitha dan Farel pun berdiri lalu pergi dari restoran ayam goreng itu.
🍁 🍁 🍁
Kini Sitha, Farel dan Neva sudah sampai di area tempat tinggal Neva.
Karena kontrakan Neva masuk kedalam gang, jadi mobil Farel berhenti sampai di depan gang dan mereka pun berjalan sedikit ke kontrakan Neva. Farel juga ikut mengantar Sitha dan Neva sampai ke kontrakan Neva karena penasaran dimana tempat tinggal Sitha.
"Terus aja Pak sampai rumah yang ada handuk hijau di depan teras." ucap Neva pada supir Farel yang membawa motor Neva.
Neva berjalan di paling depan, sedangkan Farel dan Sitha berjalan di belakang Neva.
__ADS_1
"Kayaknya udah bisa deh kamu buka blokiran kamu." ucap Farel. Karena sampai saat ini Sitha masih memblokir nomor Farel.
"Mmm... nanti aku buka blokirannya. Tapi janji yah jangan kasih tau Erick aku disini. Biar aku sendiri yang kasih tau mereka." balas Sitha.
"Oke." balas Farel.
"Jadi besok apa aja yang harus aku bawa?" tanya Sitha.
"Ya seperti berkas-berkas mau lamaran kerja pada umumnya lah." jawab Farel.
"Oke." balas Sitha.
Di tempat lain. Tepatnya di warung yang ada didekat kontrakan Neva, melihat Sitha yang sedang berjalan bersama seorang laki-laki menuju kontrakan itu Juna pun langsung pergi dari warung itu. Dari jauh Juna tidak begitu jelas melihat siapa laki-laki yang bersama Sitha.
"Bu, saya pergi dulu yah, makasih atas tumpangannya." ucap Juna pada si ibu warung karena sudah mengizinkannya menunggu Sitha hampir dua jam di warungnya.
"Iya Mas, sama-sama." balas si ibu warung.
Juna pun cepat-cepat berjalan menghampiri Sitha. Begitu sudah dekat dengan Sitha, Juna melihat jelas kalau ternyata laki-laki yang berjalan bersama Sitha adalah Farel.
"Sitha!!" panggil Juna.
Spontan Sitha, Farel dan Neva pun menoleh ke arah suara.
Mata Sitha pun membulat lebar saat melihat Juna, ia kaget bukan main melihat ayah dari anak yang ada dalam kandungannya ada di Kalimantan.
Kenapa dia bisa ada disini? Siapa yang memberitahunya? gumam Sitha dalam hati.
__ADS_1
🍁 🍁 🍁
Bersambung...