
Ani kini sadar bahwa kak Edi tidak lagi perduli padanya, ingin Ani bertemu dengan kak Edi menyelesaikan masalah pertunangan mereka, setidaknya Ani tidak lagi mengharapkan kak Edi lagi.
Berat hati Ani menemui pemilik butik yang kebetulan ada di ruangan nya. Ani memberanikan diri mengetuk pintu
tok
tok
tok
Terdengar dari dal ruangan mempersilahkan masuk.
Ani berbicara pada poin nya langsung dia tidak enak sama pemilik butik yang masih saudara dengan kak Edi.
Pemilik butik tidak pernah mendengar bahwa Edi akan membatalkan pertunanggannya, hanya mengetahui bahwa Edi coba berusaha untuk buka butik sendiri dan mengira akan menikah dengan Ani maka buka usaha sendiri.
Ani dengan rasa tidak nyaman memberikan cincin tunangan ke pada pemilik butik dan meminta maaf atas segala yang terjadi untuk di sampaikan kepada kak Edi.
Ani berkata " maaf pak bukan saya ingin memutuskan hubungan ini, tetapi kak Edi tidak ada kabar atau telepon selama ini menghilang tanpa memberi penjelasan dan juga kak Edi tidak mencari saya untuk menjelaskan hubungan ini "
__ADS_1
Pemilik butik mengerti keadaan Ani, namun dia tidak memberikan keputusan apa hubungan ini terputus, pemilik bukti memberi saran untuk bertemu langsung dengan Edi.
Namun tekad Ani telah bulat bahwa kak Edi tidak ingin berjumpa dengan nya lagi sebab sudah sebulan lebih tidak ada kabar.
Akhirnya Ani meninggalkan pemilik butik tersebut karena hari mulai sore, Ani harus pergi bekerja.
Perasaan Ani cukup lega dengan mengalikan cincin pertunangan nya. Ani merasa bila hati kak Edi masih mengharapkannya pasti memcari Ani di kampus atau tempat Ani bekerja.
Tiga bulan berlalu tidak ada kabar tentang kak Edi, dan kini Ani hanya terfokus dengan kuliah dan kerja.
Hal ini berlangsung hingga beberapa tahun kedepan.
Kuliah Ani saat ini memasuki kuliah kerja nyata di mana mahasiswa harus terjun ke masyarakat untuk pengabdian diri.
maka mereka mahasiswa harus berbaur dengan jurusan lain untuk menyukseskan kuliah kerja nyata, tugas mata kuliah terakhir yang wajib di ikuti oleh seluruh mahasiswa sebelum tugas akhir yaitu pembuatan skripsi.
Ani dan teman dari fakultas lain mendapatkan tugas di berbagai desa yang dari terdekat sampai terjauh dari propinsi.
Ani mendapatkan desa yang jauh dari kota maka pekerjaan Ani minta cuti selama kuliah kerja nyata.
__ADS_1
kebetulan pemilik toko memperbolehkan Ani untuk cuti.
Ani dan teman-temannya melakukan kegiatan berbagai macam untuk kemajuan desa tempat mereka melakukan Kukerta.
Ani yang sering bergaul dengan penduduk desa mendapat perhatian dari kepala desa di tepat Ani melakukan Kukerta.
Anak kepala desa ada yang masih belum menikah namun di tinggal tunangannya pergi ke kota tidak pernah pulang sudah hampir dua tahun, maka anak kepala desa ini agak pemurung tidak mau bergaul dengan teman sebayanya,
Melihat Ani pintar beradaptasi dengan lingkungan kepala desa memanggil Ani untuk meminta tolong agar berteman dengan anak kepala desa yang bernama Bahri.
Awalnya Ani keberatan karena dia troma dengan laki-laki yang hanya mempermainkannya, namun kepala desa menyakinkan bahwa itu tidak akan di lakukan bila Bahri bisa di ajak berkomunikasi dan bergaul kembali di masyarakat maka pak kepala desa akan menikah kan mereka tanpa lagi ada pacaran ataupun pertunangan ini yang di janjikan oleh kepala desa ke pada Ani.
Pada akhirnya Ani menyetujui apa yang di minta pak kepala desa.
Hari-hari berikutnya Ani menggunakan berbagai cara untuk mendekatkan diri pada Bahri, sudah dua bulan usaha Ani sia-sia dan menghadap pak kepala desa.
"maaf pak saya rasa gagal untuk membuat putra bapak Bahri untuk kembali berkomunikasi dengan masyarakat" tutur Ani .
Pak kepala desa berkata
__ADS_1
" kan masih satu bulan lagi nak Ani di desa ini mudahan dengan waktu satu bulan ke depan Bahri dapat membuka hatinya "
pak kepala desa memberikan motivasi ke pada Ani jangan pernah menyerah atau putus asa sampai batas kuliah kerja nyata Ani dan temen yang lain selesai di desa tersebut.