iklas menjalani

iklas menjalani
67


__ADS_3

Ani dan ke dua anaknya telah sampai ke tempat taman tersebut.


Padli dan Putri gembira sekali melihat keadaaan taman yang begitu indah apalagi ada berbagai macam permainan.


Seharian mereka melakukan berbagai macam wahana permainan, jelang sore hari Padli dan Putri baru ingin pulang.


Ani dengan sabar mengikuti keinginan Padli dan Putri, dia maklum jarang sekali memberikan waktu yang banyak kepada anak-anak ini kesempatan Ani bersama anak-anaknya.


Ani sadar waktunya lebih banyak untuk pekerjaannya sehingga waktu dengan Padli dan Putri kurang.


Ani dan kedua anaknya menghabiskan waktu liburan dengan berbagai kegiatan dan tidak terasa hari libur telah usai. Mereka di haruskan kembali ke rumah dan melakukan aktifitas seperti biasanya.


Ani permisi dengan kedua orang tua nya.


'' ayah, ibu, kami permisi mau pulang '' ucap Ani.


'' baiklah nak, jaga cucu ayah baik-baik '' berkata ayah Ani.


'' baik, yah '' ucap Ani.


Lalu bertiga Ani meninggalkan rumah orang tua nya.


Setiba di rumah Ani terkejut melihat Bahri dan Sonia ada dalam rumah.


'' sejak kapan Abang ada di rumah '' ucap Ani.


'' baru tadi pagi '' berkata Bahri.

__ADS_1


'' anak-anak ibu yang pintar sekarang kalian masuk kamar lalu mandi dan beristirahat '' ucap Ani.


Padli dan Putri lalu masuk ke kamarnya masing-masing.


'' bang, saya sudah bilang jangan bawa Sonia ke rumah '' ucap Ani.


'' kami baru datang belum dapat tempat tinggal '' berkata Bahri.


Ani kesal pergi meninggalkan Bahri dan Sonia di ruang keluarga.


Ani ingin marah ke pada Bahri dengan seenaknya membawa kembali Sonia dan anaknya kerumah. Namun Ani menahan amarahnya takut kedua anaknya mendengar dan nanti bertanya mengapa Ani marah.


Hari sebelumnya hati Ani begitu bahagia menghabiskan waktu libur bersama ke dua anaknya dan tau-tau hari ini menjadi hari yang mengecewakan baginya. Perasaan bahagia menjadi hilang dengan waktu sekejap karena kehadiran Sonia dan anaknya.


Ani coba untuk istirahat di dalam kamar untuk menenangkan hatinya dan tidak di sadari Ani terlelap tidur.


Menjelang sore Ani di bangunkan oleh Putri


Ani terbangun akibat panggilan Putri.


'' maafkan sayang ibu ketiduran '' berkata Ani.


Maka begegas Ani bangun dan menuju ke ruang dapur, namun Ani sadar di dapur belum mengisi bahan-bahan makanan karena pergi liburan.


'' Putri bagaimana kita sekarang ke supermarket untuk membeli keperluan di dapur dan sekaligus makan di luar saja '' ucap Ani.


'' horeeee, Bu Putri ingin beli es krim ya '' ucap Putri

__ADS_1


'' boleh, sana Putri panggil kak Padli lalu kita berangkat '' berkata Ani.


Putri menuju ke kamar Padli dan mengetuk pintu.


tok...


tok...


Dari dalam terdengar suara Padli


'' masuk, tidak di kunci ''


Putri membuka pintu dan berkata


'' kakak diajak ibu makan di luar, sekarang !''


'' baiklah '' ucap Padli


Putri meninggalkan Padli yang sedang bersiap-siap untuk berangkat.


Mereka bertiga sudah siap mau berangkat tiba-tiba dari arah belakang terdengar Bahri bicara


'' kalian mau kemana ?''


Ani berkata '' mau keluar cari makanan ''


'' kebetulan saya juga ingin makan dari siang belum terisi perut sebab di rumah tidak ada yang bisa di makan '' berkata Bahri.

__ADS_1


Kemudian Bahri dan Sonia beserta anaknya ikut dengan Ani untuk makan di luar rumah.


Ani sebenarnya kesal tidak ingin mengajak Bahri dan Sonia, namun di depan sang anak Ani tidak bisa berbuat apa-apa karena sepengetahuan mereka Sonia adalah teman atau tamu bagi Ani.


__ADS_2