iklas menjalani

iklas menjalani
92


__ADS_3

Orang tua Ani sudah ada ruang tamu. sang ayah Ani berkata " sebaiknya kita bicara di ruang keluarga ''.


Maka mereka semua berjalan menuju ruang keluarga. Tiba di ruang keluarga Gito mengutarakan maksudnya untuk datang ke rumah orang tua Ani.


Gito berkata '' ayah dan ibu ijinkan saya meminang Ani untuk pendamping hidup saya dalam suka dan duka sampai maut memisahkan ''


Ayah terkesan dengan ucapan Gito yang tidak berbelit-belit langsung pada maksudnya.


Gito memang tidak ingin basa basi lagi dia ingin mempersunting Ani secepatnya.


Kedua orang tua Ani akhirnya menyetujui permintaan Gito untuk menikah dengan Ani.


Maka mereka semua merencanakan hari dan bulan untuk melangsungkan pernikahan.


Dalam pernikahan ini Ani tidak ingin mewah hanya selamatan sederhana mengundang temen-temen terdekat saja.


Hasil kesepakatan telah dibuat, semua menyetujui rencana yang akan diadakan satu bulan kedepan.


Padli dan Putri terlihat bahagia sebab sebentar lagi mereka memiliki ayah yang sudah lama diimpikan.


Selesai semua apa yang harus di kerjakan untuk pernikahan nanti Gito dan Ani serta kedua anaknya pulang kembali kerumah.

__ADS_1


Dari kesepakatan itu pernikahan tetap di laksanakan di rumah orang tua Ani.


Tiba di rumah Ani setelah berada di ruang tamu Gito berkata '' Ani dan anak-anak hari minggu depan kita pergi ketempat orang tua saya,


saya ingin memperkenalkan kalian dengan kedua orang tua saya ''.


'' baik mas '' ucap Ani.


'' hore, paman dimana tempat tinggal orang tua paman ! '' ucap Putri.


'' di kota Z '' Gito berkata.


'' itu dimana paman Putri tidak tahu, karena belum pernah ke sana jauh tidak paman !'' ucap Putri.


'' baik anak-anak sekarang kalian masuk ke dalam dan membersihkan diri lalu kita makan bersama !'' ucap Ani.


Ani pergi ke dapur untuk memasak makanan sedang Gito diminta Ani untuk di ruang keluarga sambil menunggu Ani selesai memasak Gito menonton televisi.


Beberapa saat kemudian Padli dan Putri telah selesai membersihkan diri dan bergabung dengan Gito di ruang keluarga.


Ani keluar dari dapur dan berkata

__ADS_1


'' makanan telah siap, namun ibu mandi dulu ya ''


Mereka bertiga menganggukkan kepala menyatakan setuju.


Tidak begitu lama Ani telah kembali lagi ke ruang keluarga.


'' mari kita semua makan !'' ucap Ani.


Gito dan anak-anak berjalan ke meja makan sedangkan Ani menuju tempat perlengkapan makan untuk mengambil peralatan makan seperti piring, sendok dan gelas untuk minum.


Semua telah tersedia di meja makan maka Padli memimpin doa makan lalu mereka berempat mulai menyantap makanan yang telah dihidangkan oleh Ani. Mereka terlihat seperti keluarga yang lengkap ada ayah dan ibu serta anak-anak.


Acara makan telah selesai di meja makan mereka tidak ada yang bicara, ini kebiasaan Ani tanamkan kepada anak-anak. Maka selesai makan mereka baru diperbolehkan bicara.


'' silahkan mas ke ruang keluarga, apa mas mau dibuatkan teh atau kopi ! '' ucap Ani.


'' terima kasih Ani, tidak usah mas biar ngobrol sama anak ayah yang cakep ini aja '' berkata Gito.


'' baiklah kalau begitu '' ucap Ani.


Lalu Padli dan Gito keruang keluarga ingin berbincang-bincang.

__ADS_1


Sedangkan Putri membantu sang ibu membersihkan meja makan dan membawa semua perlengkapan makan ruang kotor ke tempatnya, nanti Ani sang ibu yang mencucinya. Ani memang belum boleh Putri untuk mencuci perlengkapan makan karena khawatir akan barang pecah belah akan melukai Putri nanti bila Putri telah sekolah di SMP baru diperbolehkan melakukannya.


__ADS_2