
Sore hari ini Ani pulang kerja ingin menjemput anaknya di rumah orang tuanya namun dia melihat Bahri di sebuah kafe dengan seorang wanita cantik yang dulu pernah Ani lihat bersama Bahri.
Ani penasaran tidak jadi menjemput anaknya, dia akan mengikuti ke mana lagi Bahri akan membawa wanita cantik itu.
Selang lima belas menit Ani melihat Bahri dan wanita itu pergi meninggalkan kafe dan menuju sebuah rumah di seberang kafe.
Mereka masuk ke dalam rumah tersebut Ani berpikir bagaimana caranya dia mengetahui itu rumah siapa.
Ani berjalan mengendap-endap untuk mencari tahu, kebetulan pada waktu itu rumah yang sebelahnya terbuka ada seorang wanita yang keluar, segera Ani menghampiri wanita itu dan menanyakan siapa pemilik rumah disebelahnya.
" maaf dek saya mau tanya siapa yang tinggal di rumah itu !" kata Ani sambil menunjuk ke arah rumah yang di masuki Bahri dan wanita nya.
" oh itu rumah teman saya Dewi mbak " jawab wanita itu
Ani bertanya " dengan siapa dia tinggal di sana !"
" sendirian mbak, sebab orang tua nya tinggal di desa " wanita itu menjawab
Ani mendapatkan informasi tentang Dewi wanita simpanan Bahri, dari teman Dewi sendiri.
Ani pergi ke kafe sambil menunggu berapa lama Bahri ada di dalam rumah tersebut. Selesai magrib Bahri baru keluar dari rumah Dewi, Ani melihat Bahri keluar dia bersembunyi agar tidak terlihat oleh Bahri.
__ADS_1
Bahri tidak nampak lagi, Ani pergi mendatangi rumah Dewi dan mengetuk pintu
tok
tok
tok
pintu terbuka tetapi Dewi berkata " mengapa kembali lagi apa ada yang tertinggal mas !"
dan terkejut Dewi melihat di depan pintu bukannya Bahri tetapi seorang wanita yang menjadi tamu. Dewi tertegun dan berkata
Ani berkata " mencari kamu !"
Dewi tidak habis pikir mengapa Ani mencarinya sedangkan dia tidak mengenal Ani.
Ani memperkenalkan namanya dan ingin berbicara dengan Dewi sebagai seorang wanita.
Dewi mempersilahkan Ani untuk masuk ke dalam rumahnya.
Di dalam rumah Dewi, Ani duduk dan bertanya
__ADS_1
" adik kenal dengan Bahri berapa lama !"
Dewi menjawab " sekitar dua tahun mbak "
Ani bertanya mereka sudah berapa lama menjalankan hubungan lebih akrab, di jawab Dewi satu tahun terakhir.
Dewi penasaran memangnya kenapa dengan Bahri karena selama ini Dewi memang tidak mengetahui bagaimana kehidupan Bahri, yang dia tau Bahri seorang ojek online sedangkan kehidupan pribadi Bahri tidak pernah Dewi usik, sebab sebatas teman untuk saling membutuhkan dan menyalurkan hasrat mereka. Dan lagi apa urusan bagi Dewi hanya seorang pedagang, tidak mau menanyakan secara detil kehidupan pembelinya yang terpenting Dewi mendapatkan bayaran sesuai dengan kesepakatan.
Dari penjelasan Dewi, akhirnya Ani menyadari selama ini kemana uang hasil kerja Bahri.
Ani juga menanyakan apakah hubungan antara Dewi dan Bahri sampai disitu aja atau ingin ke jenjang yang lebih serius.
Dari jawaban Dewi, dia tidak bisa memaksakan kehendaknya karena dia sadar sebagai wanita panggilan tidak mungkin menuntut ke pada si pemakai jasanya.
Hampir dua jam Ani berada di rumah Dewi tidak terasa jam sudah menunjukkan sembilan malam. Ani mohon diri ke pada Dewi dan mengucapkan terima kasih atas semua pengakuan Dewi ke pada Ani.
Pulang dari rumah Dewi, Ani bergegas ke rumah orang tua nya untuk menjemput ke dua anaknya, Ani khawatir sudah malam kedua anaknya telah tidur.
Sampai di rumah orang tua Ani, benar saja anaknya telah tidur, namun Ani tetap membawa mereka pulang ke rumah.
Ani ingin bertemu dengan suaminya dan bicara tentang keadaan rumah tangga mereka.
__ADS_1