iklas menjalani

iklas menjalani
47


__ADS_3

Usia pernikahan Bahri dan Sonia telah satu tahun lamanya, tetapi Bahri masih menutupi pernikahan keduanya. Dari kedua belah pihak keluarga Ani dan Bahri tidak ada satupun yang mengetahui bahwa Bahri memiliki istri dua.


Namun hati kecil Ani bertanya mengapa Sonia diam saja, apa karena dia belum hamil sehingga tidak perlu pengakuan.


Penasaran sore hari sepulang dari kantor Ani ke rumah Sonia. Kebetulan Sonia ada di rumah sendirian tidak ada Bahri karena belum pulang kerja.


Ani berkata " Sonia mengapa kamu belum hamil !"


jawab Sonia " mbak ini aneh bagaimana saya mau hamil sedangkan saya KB "


Ani terkejut mendengar ucapan Sonia dan mengatakan mengapa KB, Sonia mengatakan Bahri melarang nya karena waktunya belum tepat dan Bahri berkata bahwa anaknya sudah dua, nanti aja dia ingin memuaskan kebutuhannya dulu takut Sonia hamil dan memiliki anak pasti sibuk mengurusi anaknya.


Ani pulang dari tepat rumah Sonia langsung ke rumah karena biasanya Bahri telah menjemput anak-anaknya. Di rumah setelah membersihkan diri Ani pergi ke dapur untuk memasak makan malam.

__ADS_1


Waktu makan malam selesai Ani bergurau dengan sang anak.


" Padli dan Putri mau ga bila punya adik !" kata Ani


dengan kompak sang anak menjawab " mau, mau "


" minta sama ayah tu agar mau memberikan adik !" kata Ani


Bahri terkejut dengan perkataan Ani apa maksudnya, tetapi dia pintar mengelak dan berkata " minta ibu mu untuk mau bikin adik sama ayah sering-sering "


Makan malam bersama terasa lebih hangat di keluarga kecil ini, seperti tidak ada masalah yang terjadi.


Usai makan keluarga ini berkumpul di ruang tengah sambil melihat anak-anak tadi di sekolahnya belajar apa dan juga apa ada pekerjaan rumah.

__ADS_1


Ke dua anak Ani belajar dengan tekun dan ke dua orang tua nya memperhatikan.


Selesai belajar mereka pergi tidur.


Kini tinggal Ani dan Bahri di ruangan itu maka mereka masuk kamar, Ani melangkah ke meja dan berkata " kak... tolong untuk bersikap adil pada anak-anak, beri perhatian dan kasih sayang juga, dan saya tidak ingin mereka curiga dengan keadaan rumah tangga kita"


Suami dan istri ini mulai membicarakan jalan yang tebaik dan bagaimana agar ke dua belah pihak tidak saling dirugikan.


Ani tidak ingin anak-anaknya kurang kasih sayang dari ayahnya karena menikah kembali.


" maaf kak... mengapa Sonia ikut KB ! apa kakak tidak ingin punya anak sama Sonia !" kata Ani


" bukan tidak mau punya anak, tetapi pernikahan kami belum di ketahui oleh pihak keluarga, dan saya masih ingin ber bulan madu terus,....kan dengan kamu sudah punya anak mengapa harus tergesa-gesa " kata Bahri

__ADS_1


Ani hanya menghembuskan nafas dan ke tempat tidur untuk beristirahat. Ani tidak bisa berbuat apa-apa sebab Bahri orangnya kasar Ani tidak begitu berani melawan nya bila sudah hilaf dia akan bermain tangan bahkan lebih.


Bahri berdiri meninggalkan Ani yang mulai terlelap tidur, dia pergi ke rumah Sonia untuk memenuhi kebutuhan biologis Bahri, walaupun malam makin larut Bahri tidak perduli akan hal itu yang terpenting dia mendapatkan apa yang diinginkan tidak ada satu malam pun Bahri alpa dari kegiatan senam malam. Sungguh stamina dan tenaga yang ekstra kuat.


__ADS_2