
Pagi ini Ani dan anak-anaknya akan kembali ke rumah di kota karena hari libur telah selesai dan esok hari kedua anaknya Ani masuk sekolah.
Kepulangan mereka membuat sedih hati kakek dan nenek yang menyadari akan sulit lagi melihat cucunya.
Ani dan kedua anaknya tidak akan ke desa selagi ada Sonia dan bayinya. Ani berusaha untuk tidak mengungkap kenyataan bahwa ayahnya memiliki dua istri.
Mertua berkata '' cucu-cucu kakek yang pintar dan cakep-cakep jangan lupa sama Kakek dan nenek di sini ya ''
" baik kek, kami akan kembali ke sini bila nanti liburan tiba '' ucap Padli
Dengan hati berat mertua Ani melepaskan mereka, Ani bisa melihat air mata yang menggenang di pelupuk mata ditahan sampai Ani dan anak-anaknya masuk ke dalam kendaraan. Setelah Ani dan anak-anaknya di dalam kendaraan, Ani melihat mertuanya meneteskan air mata dan menghapusnya dengan telapak tangannya.
Padli dan Putri tidak mengetahui apa yang terjadi. Mereka biasa saja menghadapi semua kejadian ini.
*****
Sampai di rumah Ani dan ke dua anaknya tidak melihat Sovia dan bayinya bahkan Bahri pun tidak ada padahal ini hari libur dan sudah mulai menjelang sore.
Ani meminta Padli dan Putri untuk membersihkan diri dan Ani pun masuk ke kamar untuk membersihkan diri.
Setelah ani selesai membersihkan diri maka dia ke dapur untuk mempersiapkan makan malam.
__ADS_1
Tetapi Ani terkejut di dapur tidak ada bahan makanan semuanya kosong.
Ani berkata dalam hati
'' mengapa semua ini sudah habis dan tidak dibeli lagi bahan-bahan untuk di dapur bagaimana mereka makan ''
Ani tidak habis pikir mengapa Bahri dan Sovia tidak mau membeli bahan makanan untuk persediaan di dapur.
Ani melihat ke dua anak berkata
'' Padli dan Putri kita makan diluar saja ya sekaligus ibu mau membeli bahan makan ''
Padli dan Putri bersorak
'' makan ayam goreng ya Bu '' ucap Putri
''iya kita makan di restoran, terserah Padli dan Putri mau makan apa !'' ucap Ani
Ibu dan anak ini keluar dari rumah untuk ke restoran dan supermarket.
Padli dan Putri antusias bisa makan di luar yang telah lama tidak Ani lakukan sejak ada Sovia di rumah mereka.
__ADS_1
Selesai makan ibu dan anak ini ke supermarket untuk belanja keperluan dapur.
Ini uang ditunggun-tunggu oleh Padli dan Putri bisa meminta makanan dan keperluan sekolah.
Sedangkan Ani sibuk dengan memilih-milih bahan makan yang perlu di beli untuk keperluan sehari-hari.
Semua apa yang ingin Ani beli sudah ada di keranjang.
Ani terbelalak melihat ke dua anaknya mendorong keranjang yang penuh dengan makanan ringan.
Ani berkata '' Padli dan Putri mengapa makan ringan sebanyak ini apa kalian ingin buka toko dirumah ''
Padli dan Putri tersenyum
'' ibu kami ingin bawa ke sekolah untuk di bagikan ke teman-teman '' ucap Padli
'' memangnya kenapa biasa tidak bawa ke sekolah '' ucap Ani
'' ibu lupa ya kan besok saya ulang tahun '' kata Putri
'' maaf anak ibu yang cantik, maaf ibu lupa putri. Berarti anak ibu udah mulai besar ini sebentar lagi gadis '' berkata Ani
__ADS_1
Pada akhirnya Ani menambah belanjaan untuk Putri bawa ke sekolah agar di berikan ke pada guru-guru.
Putri bertambah bahagia karena ibu nya bersedia memberikan apa yang Putri inginkan.