iklas menjalani

iklas menjalani
27


__ADS_3

Bangun pagi hari tubuh Ani remuk redam susah untuk berdiri sedangkan kamar masih ada muntahan Bahri yang semalam, dengan terpaksa Ani bangun untuk membersihkan nya takut bila Padli sang anak masuk melihatnya.


Beruntung besok hari Minggu Ani tidak ke kantor bisa istirahat sejenak, untuk makan Ani pesan online, dia tidak kuat untuk memasak karena kondisi tubuh masih lelah dan takut mempengaruhi kehamilan nya.


Untuk hari-hari berikutnya Ani selalu coba bersabar dengan perlakuan Bahri yang sering meminta berbagai macam pekerjaan yang harus di kerjakan apa itu soal masak, membersihkan rumah dan lebih parah lagi waktu harus melayani suaminya di atas tempat tidur.


Ani selalu berusaha bertahan dan bersabar. Ani tidak dapat menceritakan apa yang menimpa dirinya ke pada orang tuanya takut menjadi pikiran orang tua nya.


Ani melihat perutnya yang mulai terlihat membesar dan putranya yang masih membutuhkan kasih sayang seorang ayah.

__ADS_1


Nasib Ani yang mujur di kantor mendapatkan pekerjaan yang lebih meningkat di bandingkan sebelumnya. Ani telah menjadi salah satu staf tetap di bagian keuangan dan teman satu ruangan tidak banyak hanya terdiri dari tiga orang, yang satu laki-laki sebagai kepala keuangan sedangkan temen Ani yang satunya perempuan yang cukup dewasa dan memiliki keluarga, suami dan dua orang anak. Teman Ani ini sering di panggil Atik untuk nama panggilan sehari-hari.


Dengan peningkatan kinerja Ani dan bagian yang lebih baik maka gaji yang diterima Ani juga semakin bertambah, hal ini membuat Bahri salah mengartikan uang yang bertambah di pikiran Bahri di dapat dengan bermain dengan bos di kantornya Ani.


Sampai saat ini Bahri tidak pernah percaya bahwa Ani seorang wanita baik-baik di pikirannya malam pertama mencerminkan bahwa Ani wanita yang tidak benar.


Bahri tidak pernah bertanya dan tidak mau mendengarkan penjelasan dari Ani apa yang menyebabkan dia tidak suci lagi waktu menikah dengan Bahri.


Walaupun telah sekian tahun masih juga Bahri mengungkit peristiwa itu dan lebih parah kedua anaknya dinyatakan bukan anak Bahri melainkan anak dari hubungan Ani dengan laki-laki lain.

__ADS_1


Ani sebagai karyawan cukup disiplin dan memiliki otak yang cerdas apalagi menangani pembukuan bisa di andalkan, maka bos perusahaan masih membutuhkan orang yang cakap untuk memberikan laporan keuangan yang valid.


Maka dengan kehamilan Ani tidak mempengaruhi hasil kinerja Ani.


Dia masih bisa diandalkan untuk bekerja.


Kesempatan ini tidak di sia-siakan oleh Ani, dia menunjukkan dedikasi yang tinggi dalam menyelesaikan segala tugas yang diberikan kepada nya.


Ani tak ingin kehilangan pekerjaan yang baik ini dan demi kelangsungan hidup keluarganya kelak terutama untuk ke dua anaknya. Bila ingat perlakuan Bahri sang suami yang terus menyiksa Ani lahir dan batin dari awal pernikahan sampai ia perkawinan masuk lima tahun.

__ADS_1


Di saat Ani putus asa, dia melihat Padli anaknya dan juga mengelus perutnya yang memberi kekuatan untuk selalu kuat dan bersabar menjalani hidup ini. Dalam pikiran Ani bagaimana nasib ke dua anaknya kelak kedepannya bila dia tidak ada sedangkan ayahnya tidak perduli dengan Padli, apalagi anak yang masih di dalam kandungan Ani. Terasa sedih dan pilu memikirkan masa depan anak-anak nya nanti.


__ADS_2