iklas menjalani

iklas menjalani
16


__ADS_3

Setiba di rumah Ani sepulang dari kuliah kerja nyata, bingung mau cerita dari mana karena dua hari lagi orang tua Bahri akan datang meminang dan langsung menentukan kapan pernikahan akan di laksanakan.


Malam hari setelah makan malam Ani berkata " bapak dan ibu lusa ada tamu mau berkunjung ke rumah kita "


ibu menjawab " ya tidak apa kita ber Silaturahmi untuk menambah saudara "


Ani tidak menceritakan sesungguhnya niat orang tua Bahri mau berkunjung.


Hari yang mendebarkan datang, Ani dan keluarga mempersiapkan hidangan seadanya cukup sederhana, sebab Ani tetap tidak jujur pada orang tuanya.


Ani berpikir kalau dia berkata akan melamar Ani, padahal sepengetahuan orang tua Ani masih bertunangan dengan Edi, apa reaksi orang tuanya.


Ani menjadi salah tingkah dan untuk menjelaskan ke pada orang tua hubungannya dengan Edi telah berakhir, dengan hati yang gundah gulana Ani menjelaskan ke pada orang tuanya.

__ADS_1


Ke dua orang tua Ani memahami keputusan Ani untuk berpisah dengan Edi namun tidak mengetahui apa penyebab mereka putus.


Pukul dua sore rombongan orang tua Bahri datang membawa satu mobil yang berisi delapan orang, terdiri dari keluarga inti dan dua orang saksi pemuka agama desa.


Orang tua Ani terkejut sebab yang datang bukan Bahri dan orang tua saja, tanpak tetua juga.


Hal ini bikin penasaran dan bertanya ada apa ini gerangan.


Ibu dan ayah bergegas ke depan pintu menyambut mereka dengan ramah serta mempersilahkan mereka untuk masuk ke dalam.


Ke dua orang tua Ani terkejut, namun keputusan di berikan ke pada Ani menerima atau tidak.


Ani tidak menjawab pertanyaan yang ditujukan ke padanya, hanya menganggukkan kepala saja.

__ADS_1


Yang menandakan Ani menyetujui pernikahan nya.


Maka ke dua belah keluarga ini lega dan menentukan hari pernikahan langsung tidak ada pertunangan, hasil kesepakatan dua bulan mendatang melangsungkan pernikahan dan Ani di kampus tinggal menyelesaikan skripsi nya aja, jadi tidak perlu setiap hari ke kampus, kecuali melakukan bimbingan skripsi.


Terjadi penetapan tanggal maka ke dua keluarga ini berbincang bincang tentang keluarga masing-masing untuk saling mengenal lebih dalam.


Ani dan Bahri di persilahkan untuk berbicara berdua di ruang tengah agar lebih dekat dan saling mengenal kepribadian masing-masing.


Pukul lima sore acara telah selesai, keluarga Bahri minta ijin untuk pulang ke desanya. Dan akan datang satu minggu sebelum menikah untuk memberikan mahar pernikahan sesuai kesepakatan perundingan.


Setelah keluarga Bahri pulang ke desa, ayah dan ibu memberikan nasehat ke pada Ani, apa yang Ani putuskan tadi tidak bisa di anggap bercanda karena orang tua Ani tidak ingin ke jadian yang lalu terulang kembali, malu muka keluarga mau di letakkan dimana apa kata tetangganya bila ini gagal kembali.


Ani coba menyakinkan orang tua nya bahwa keputusan Ani sudah bulat untuk menerima Bahri sebagai suaminya, walaupun segi pendidikan Ani lebih tinggi di bandingkan Bahri yang cuma tamatan sekolah menengah atas.

__ADS_1


Hal ini tidak menjadi beban bagi Ani yang penting dia sekarang menikah tidak berpacaran takut kejadian yang berlalu putus di tengah jalan. Sebab pasangan Ani tidak terima dengan keadaan Ani yang tidak perawan lagi.


__ADS_2