
Waktu operasi persalinan Sonia telah selesai dan Alhamdulillah Sonia serta bayinya dalam keadaan baik-baik tidak kurang apapun.
Bayi Sonia berjenis kelamin perempuan dengan berat tiga kilo dua ons.
Bayi Sonia di azani oleh Bahri sang ayah, disaat Ani melahirkan jangankan meng azani bayi untuk menjadi suami siaga aja tidak pernah dilakukan oleh Bahri.
Melihat kejadian di depan mata bagi Ani mengenang masa pahit. Di mana Ani tidak ada perhatian dan perduli dari Bahri sehingga membuat Ani terasa bagai di tusuk-tusuk hatinya melihat pemandangan yang berbeda dengan nasibnya waktu akan persalinan.
Ani tidak sadar meneteskan air mata menyaksikan adegan yang dimainkan oleh Bahri kepada Sonia yang berbeda seratus delapan puluh derajat dengan yang Ani alami sampai memiliki anak dua orang.
Bahri bahagia melihat Sonia dan anaknya dalam keadaan sehat.
Bahri memberi bayinya dengan nama Suciyanti yang di panggil Suci.
Ani setelah melihat keadaan bayi dan Sonia selama lalu dia pulang ke rumah.
Bahri tetap di rumah sakit menunggu Sonia dan anaknya, Ani tidak ingin menunggu Sonia dan anak Bahri di rumah sakit, Ani khawatir dengan ke dua anaknya di rumah tanpa ada orang dewasa bila malam hari tiba.
Ani juga tidak pernah meninggalkan ke dua anaknya di manapun dan kapan pun Ani berusaha bisa dekat dengan anaknya karena bagi Ani hartanya sekarang adalah ke dua anaknya yang tidak bisa digantikan dengan apapun di dunia ini.
__ADS_1
Ani ingin memberikan yang terbaik untuk ke dua anaknya.
Saat ini mereka belum mengetahui bahwa memiliki adik tiri, sebab belum di beri tahu Ani kepada Padli dan Putri.
Sebisa mungkin Ani menutupi akan hal tersebut untuk menjaga lingkungan sekolah dan lingkungan di rumah akan mem buily mereka karena orang tua nya mempunyai istri dua orang, apa lagi sekarang memiliki seorang anak.
Ani telah sampai di rumah dan memberikan alasan yang tepat untuk ke dua anaknya agar tidak curiga.
Di dalam rumah ke dua anak Ani sedang menonton acara di televisi.
Melihat ke dua anaknya Ani berkata dalam hati
" sampai kapan mereka tidak mengetahui perbuatan ayahnya"
berucap Ani sang ibu " oh,,, anak-anak ibu lagi nonton film apa ini ?"
Padli menjawab " film kartun ibu, lucu-lucu ''
Ani duduk di tengah-tengah antara Padli dan Putri serta ikut menonton film hingga berakhir filmnya.
__ADS_1
####
Hari-hari berlalu dan kini sudah satu minggu Sonia melahirkan dan hari ini dia pulang dari rumah sakit.
Bahri mengajak Sonia pulang ke rumah Ani dengan alasan ada yang bisa mengasuh suci sebab Sonia belum bisa mengasuh anaknya karena baru operasi sesar.
Di rumah Ani terkejut bunyi pintu dik ketuk
tok..
tok..
tok..
Ani membuka dengan terpukau melihat sepasang suami istri yang berdiri di depan pintu rumah nya.
Ani berkata " mengapa ke sini kak, bukankah kalian punya rumah sendiri !"
Bahri menjawab '' Sonia baru melahirkan dengan jalan sesar, siapa yg akan mengurus bayinya, kamu kan tahu Sonia hidup sebatang kara siapa lagi yang akan membantu mengurus bayi ini bila bukan kamu Ani "
__ADS_1
" kak, bagaimana dengan saya kan kerja jadi tidak ada waktu untuk mengurusnya " jawab Ani
" iya,,,kan bisa pulang sekolah dan malam hari bantu untuk menjaga mengaduh suci '' ucap Bahri.