
Sejak itu kehidupan Ani seluruh nya di berikan ke pada dua orang anak nya yaitu Padli dan putri.
Ani lebih memfokuskan kehidupan demi membesarkan ke dua anaknya, Ani menyadari bahwa kedua anaknya memerlukan dua untuk kelangsungan hidupnya.
Delapan tahun usia Padli kini sudah masuk sekolah dasar tetapi perlakuan Bahri mm asih tetap sama kasar terhadap Ani tidak berubah sedikit pun begitu juga dengan kebutuhan lahir terserah Bahri malah terkadang uang yang di berikan untuk beli susu anaknya tidak cukup untuk satu mingguan, begitu juga nafkah batin hanya sebulan sekali Ani mendapatkan dari Bahri. Dengan sekuat tenaga Ani berusaha untuk tetap kuat dan sabar demi anak-anak.
Orang tua Ani tidak mengetahui keadaan rumah tangga anaknya, sebab Ani tidak ingin menceritakan aib keluarga sekalipun ke pada orang tua sendiri maupun ke dua mertua. Teman di kantor juga tidak mengetahui keadaan rumah tangga Ani, yang mereka mengetahui bahwa Ani dan keluarga nya baik-baik saja. karena dari awal sampai memiliki dua orang anak mereka bersikap sama tidak ada yang berubah biasa aja, tidak terlalu mesra di depan umum namun acara penting maka mereka pergi bersama sehingga lingkungan tidak mengetahui keadaan rumah tangga Ani.
__ADS_1
Hari raya ldul Fitri tiba Ani dan keluarga menjelang tiga hari sebelumnya telah ada di desa.
Ke dua mertua nya bahagia menyambut kedatangan Ani dan ke dua anaknya. karena sudah lima tahun Ani habis lebaran baru pulang ke desa, hal ini disebabkan anak Ani masih kecil waktu itu.
Bahri sang ayah tidak begitu perduli dengan ke dua anak nya, semua di serahkan kepada Ani untuk mengasuh dan mengurus anaknya.
Bapak dan ibu mertua antusias melihat kedua cucu mereka sudah mulai besar, mereka sungguh sayang dengan ke dua anak Ani.
__ADS_1
Segala sesuatu kebutuhan hidup dan pengasuhan anak dilakukan oleh kedua mertua dan adik ipar Ani, belum lagi penduduk kampung yang begitu baik dan ramah terhadap Ani dan juga anak-anak nya.
Melihat hal ini membuat Ani bisa bertahan dan kuat untuk menghadapi suaminya. dan juga Ani tidak ingin mempermalukan ke dua mertuanya yang merupakan ke pala desa di sana kelakuan anaknya di kota, Ani sebisa mungkin menutupi kelakuan Bahri agar keluarga nya tidak mengetahuinya.
Ani tersenyum bahagia saat hari raya ldul Fitri di desa karena masih terlihat suasana desa yang tradisi nya masih ada terlihat di waktu hari-hari besar ke agama an contoh masak-masakan tradisional di hidangkan ini salah satu kegemaran Ani dan anak-anaknya, di mana setelah sholat Idul Fitri satu desa di masjid akan bersama-sama makan dan berbaur semua hidangan yang ada, karena seluruh penduduk desa membawa hidang dari rumah setelah terkumpul di masjid hidangan di kumpulkan jadi satu, waktu bersantap mereka semua tidak mendapat kan yang di bawa melainkan dari berbagai penduduk desa lainnya. di sana beragam masakan yang terhidang tinggal kita yang mau memilih makanan apa, ini tradisi yang sangat unik bagi Ani dan ke dua anaknya. Makan satu desa di hari besar.
Selesai menyantap makanan mereka semua saling memaafkan antara satu dan yang lain sehingga pada hari itu juga satu desa telah saling memaafkan dan pada hari kedua begitu juga seluruh desa pagi hari bersama-sama ke tempat pemakaman umum mengirimkan doa ke pada sanak keluarga yang telah meninggal dunia.
__ADS_1
Maka hari ke dua Idul Fitri pemakaman desa di banjiri oleh penduduk desa, tidak lupa Ani beserta ke dua anaknya ke pemakaman mendoakan leluhur mereka yang telah dahulu menghadap yang pencipta.