iklas menjalani

iklas menjalani
18


__ADS_3

Malam hari seluruh para undangan sudah pulang dan keluarga besar Ani banyak yang sudah pulang ke rumah masing-masing, kini rumah Ani sepi.


Mereka semua masuk ke dalam kamar merek masing-masing untuk menghilangkan rasa letih seharian bekerja untuk menyukseskan acara pernikahan Ani dan Bahri.


Sepasang pengantin ini juga tidak mau ketinggalan turut istirahat walaupun hanya duduk dan berdiri bersalaman dengan para undangan, terasa pegal juga lakinya.


Ani dan Bahri setelah membersihkan diri dan memakai pakaian tidur langsung membaringkan diri di tempat tidur, lalu mereka terlelap dalam tidur.


dan melewatkan malam pertama.


Pagi hari Ani bangun dan melihat Bahri lagi tidur dia mengucap syukur bahwa tidak terjadi malam pertama, Ani troma walaupun sekarang sudah menikah tetapi takut setelah melakukan hubungan suami istri apa Bahri mau menerima kekurangan nya atau seperti yang lain akan mencampakkannya.


Ani bergegas ke dapur untuk membantu ibu menyiapkan sarapan pagi.


ibu berkata " mengapa pengantin pagi-pagi udah pergi ke dapur, sana layani keperluan suami dulu Ani biar ibu yang membuat sarapan "


jawab Ani " tidak apa Bu ! Abang Bahri lagi tidur, mungkin masih letih karena kemarin banyak acara dan juga ada tragedi kecelakaan yang membuatnya banyak berpikir"

__ADS_1


" baiklah setelah siap sarapan kamu pergi ke kamar, lihat apa suami mu sudah bangun " ucap ibu


Ani menganggukkan kepala


Selesai memasak ibu dan anak menyiapkan hidangan di meja makan, lalu Ani pergi ke kamar untuk melihat suaminya apa sudah bangun, ternyata masih tidur.


Ani diam di dalam kamar ingin bangunkan tidak berani.


Hampir satu jam Ani menunggu suaminya baru bangun, namun Ani diam saja hanya tersenyum saja.


" pukul sembilan bang !"


" wow, kesiangan abang ya dek, mengapa tidak membangunkan Abang !" kata Bahri


" tidak apa, mungkin Abang terlalu letih jadi bangunnya kesiangan " ucap Ani


Bahri berjalan ke kamar mandi membersihkan diri sedangkan Ani mengambil pakaian ganti untuk dikenakan suaminya.

__ADS_1


Selesai berpakaian mereka berdua keluar dari kamar dan menuju ruang makan untuk sarapan.


Di ruang tengah duduk sang ibu dan ayah karena sudah terlebih dahulu sarapan. ke dua orang tua Ani masih bersantai karena baru saja melangsungkan acara pernikahan ingin menghilangkan letih.


Sepasang pengantin baru menyelesaikan sarapan pagi, lalu bergabung dengan ke dua orang tua Ani.


Mereka semua terlibat pembicaraan mengenai resepsi kemarin siapa saja yang hadir dan ada juga kerabat yang berhalangan tidak dapat hadir.


Namun dari hasil penglihatan mereka hampir sembilan puluh persen seluruh para undangan bisa hadir di acara resepsi pernikahan Ani dan Bahri.


Bahri membicarakan satu Minggu yang akan datang akan membawa Ani ke desa dan sekaligus mengadakan syukuran.


Bagaimana pun orang tua Bahri ingin mengadakan pesta di desa, karena orang tua Bahri seorang kepala desa, jadi ingin membagi kebahagian ke pada warganya.


Apa lagi kepala desa bangga mendapatkan menantu seorang mahasiswa yang sebentar lagi menjadi sarjana. Hal ini menambah semangat pak kepala desa dan juga warga desa atas pernikahan Ani dan Bahri.


Ke dua orang tua Ani mengikuti apa yang menjadi rencana keluarga Bahri dan tidak ingin membuat mereka kecewa satu desa, maka kedua orang tua Ani juga mempersiapkan buah tangan yang pantas untuk di bawa waktu ke desa nanti.

__ADS_1


__ADS_2