iklas menjalani

iklas menjalani
56


__ADS_3

Pagi ini Ani berusaha bicara dengan Bahri untuk membawa Sonia dan bayinya ke luar dari rumah.


Karena sudah cukup menurut Ani tinggal dirumahnya sudah dua bulan lebih.


Bahri sang suami yang memang keras kepala sulit sekali dijelaskan untuk mengerti keadaan Padli dan Putri yang masih dibawah umur.


Ani mencoba bicara dengan Sonia agar dia mengerti keadaan anak-anak Ani dan dampak bagi ke dua anak Ani bila harus mendengar yang sebenarnya tentang apa yang terjadi di dalam rumah tangga ke dua orang tua Padli dan Putri.


Ani ingin memberikan pengertian kepada ke dua anaknya bila telah cukup umur sehingga Padli dan Putri tidak akan membenci Bahri.


Sonia yang mendengar penjelasan dari Ani menjawab


'' mbak, dalam hal ini saya tidak bisa bantu semuanya keputusan Abang Bahri. saya sih ikut aja ''


Ani merasa percuma bicara dengan Sonia yang tidak mau membantu nya untuk memberikan pengertian ke pada Bahri.


Ani menganggap Sonia seorang istri yang penurut apa yang di katakan oleh suaminya.


Ani berpikir apa lebih baik dia pulang kampung kebetulan ada tanggal merah anak-anak juga libur sekolah dan Ani merasa sudah terlalu lama tidak pulang desa tempat mertuanya.


Pagi hari Ani bicara sama Bahri

__ADS_1


'' besok hari libur dan tanggal merah saya ingin pulang ke desa bersama anak-anak sudah lama tidak ke sana bang '' ucap Ani


Bahri menjawab ''ada apa memang di desa, padahal kamu kalau lebaran aja susah di ajak ke desa ?''


Ani membuat alasan yang bisa di terima oleh Bahri.


Ani mencoba membawa nama anak-anaknya yang ingin suasana baru dan sudah kangen sama Kakek dan nenek di desa.


Dengan kegigihan Ani memberikan berbagai alasan membuat Bahri akhirnya menyetujui untuk Ani dan anak-anaknya pulang ke desa.


Selesai bicara ke dua anak Ani sudah siap di meja makan untuk sarapan pagi dan mau ke sekolah.


Setiap lebaran Ani mengajak ke dua anaknya untuk mengunjungi ke dua orang tua Ani.


Sebab Bahri selalu membawa Sonia ke desa dan Ani tidak ingin mereka bersama-sama takut suatu saat ada yang mengatakan bahwa Bahri memiliki istri dua.


Ani selalu membuat anaknya jangan sampai mendengar ayahnya beristri lagi.


Padli dan Putri berangkat ke sekolah bersama Ani, mereka terlihat ceria menunggu hari esok untuk ke desa.


Padli berkata

__ADS_1


'' bu, pasti kakek dan nenek senang kita datang ke rumahnya ''


'' iya, kita sudah lama ya tidak ke sana, Padli dan Putri mau bawa apa untuk kakek dan nenek ?''


ucap Ani


'' terserah ibu aja Padli dan Putri tidak tau mau membawa apa ''


jawab Padli


Sepakat Ani yang akan membeli buah tangan untuk ke dua mertuanya.Ani akan membelinya saat pulang kerja nanti sore.


Ani menurunkan Padli dan Putri di sekolah. Ani berkata


'' belajar yang rajin ya agar pintar, anak-anak ibu, yang ganteng dan cantik !"


Padli dan Putri menganggukkan kepala sambil tersenyum dan melambaikan tangan melihat Ani sang ibu untuk pergi ke kantor.


Ani bersyukur sekali di berikan ke dua anak-anak yang pintar dan tidak pernah menyusahkan dirinya. Dan membuat Ani bahagia mereka percaya apa yang dikatakan Ani.


Padli dan Putri tidak mau menjawab atau membantah apa yang dikatakan oleh Ani.

__ADS_1


__ADS_2