
Pulang dari kantor urusan agama pasangan suami istri ini mulai merencanakan siapa calon istri muda suami Ani.
Mereka berdua sepakat untuk bicara dengan keluarga besar dari Ani dan Bahri rencana ini, Ani ingin tidak ada yang di tutupi sehingga nanti Ani dan anak-anak nya tidak di kecilkan dari keluarga.
Ani sebenarnya berat dengan keputusan ini namun dia berusaha ikhlas karena faktor kekurangan Ani yang tidak mampu memberikan nafkah batin kepada sang suami.
Ani dan Bahri mencari waktu untuk membicarakan tentang akan beristri lagi dan mencari wanita yang cocok untuk Bahri.
Anehnya Bahri di sarankan oleh Ani untuk menikahi janda yang selama ini melakukan hubungan dengannya, tetapi Bahri menolak. Dia ingin wanita yang lain.
Berjalannya waktu sudah satu bulan dari keputusan kantor agama Bahri belum juga mendapat kan wanita yang ingin di nikahi, dia masih berhubungan dengan wanita yang janda itu.
Ani bingung dengan sikap Bahri yang seperti ini bagaimana dia akan memberitahukan kepada ke dua belah keluarga mereka bila calon wanitanya belum ada.
Dengan hati sedih Ani berusaha mencari seorang ulama yang lebih mengetahui hukumnya apa bila membiarkan suami melakukan maksiat, apa yang harus dilakukan Ani sebagai istri.
__ADS_1
Mendapatkan penjelasan dari ulama, Ani ada sedikit lega dan mendapatkan saran untuk bersabar dan berdoa semoga hati sang suami dibukakan mendapatkan hidayah dari Allah SWT untuk jalan yang terbaik bagi keluarga kecilnya.
Hari ini Bahri pulang dari berkerja dan mengajak Ani bicara berdua di dalam kamar.
Bahri ingin menikah dengan seseorang yang telah dipilihnya. Ani mendengarkan dengan baik dan menarik nafas
" sebaiknya bila kakak sudah menikahi wanita itu saya tidak ingin tinggal satu rumah dengan saya dan anak-anak !" kata Ani
Bahri awalnya marah yang menyetujui agar dia menikah lagi Ani, tetapi mengapa tidak boleh tinggal satu rumah.
Dengan mempertimbangkan anak-anaknya Bahri menyetujui.
Untuk sementara waktu Bahri tidak ingin pernikahan ke duanya di perkenalkan dengan keluarganya.
Bahri ingin menjalaninya secara diam-diam tanpa sepengetahuan keluarga besarnya.
__ADS_1
Ani akhirnya menyetujui apa yang di inginkan Bahri, yang di harapkan Ani adalah Bahri meninggalkan kebiasaan yang tidak baik.
Wanita yang ingin dinikahi Bahri diperkenalkan Bahri kepada Ani dan anak-anaknya, tetapi di depan anaknya tidak mengatakan akan menjadi istri ke dua, sengaja hal ini mereka bertiga tidak mengatakan sebenarnya untuk menjaga perkembangan mental Padli dan Putri.
Istri ke dua Bahri seorang wanita yang masih muda jauh dengan Ani usianya.
Dalam hati Ani berkata
" pantas Bahri tidak menginginkan janda itu rupanya dia pintar mencari daun muda untuk dijadikan istri kedua "
Ani memaklumi akan hal ini, bagi Ani ini lebih baik, dimana wanita muda pasti lebih semangat dan kuat untuk melayani suaminya.
Ani berbicara dengan wanita muda itu yang bernama Sonia seorang gadis yang tidak memiliki orang tua lagi hidup sebatang kara tidak memiliki keluarga di dunia ini dan juga Sonia tidak tamat sekolah, dia hanya sampai sekolah dasar saja.
Mengetahui riwayat hidup Sonia perasaan Ani cukup lega, bahwa suaminya memilih wanita yang perlu mendapat perlindungan dan perhatian dari seseorang karena hidup Sonia yang sebatang kara di dunia ini.
__ADS_1
Setelah bicara tentang kapan pelaksanaan pernikahan akan dilakukan dan di mana, lalu Bahri mengantar Sonia pulang ke rumahnya.