iklas menjalani

iklas menjalani
60


__ADS_3

Ani dan kedua anaknya akhirnya pulang ke rumah mereka.


Sampai di rumah mereka melihat Bahri dan Sonia sudah ada di rumah. Mereka duduk di ruang keluarga. Melihat Ani dan anak-anak sudah datang terkejut Bahri.


'' kalian sudah pulang dari desa rupanya !'' kata Bahri


'' iya, dari tadi sore sudah sampai dan kami pergi ke supermarket karena di dapur bahan makanan sudah habis '' ucap Ani


'' iya, maaf saya lupa membelinya '' ucap Bahri


Padli dan Putri masuk ke dalam kamar sedangkan Ani menuju ke dapur untuk meletakkan semua belanjaan yang baru di beli nya.


Ani menyusun semua kebutuhan dapur pada tempat nya di lemari dan ada yang di dalam kulkas.


Semua bahan makanan telah tersusun pada tempatnya maka Ani menuju ke kamar, namun di ruang tengah Ani melihat Bahri dan Sonia sedang duduk-duduk.

__ADS_1


Ani berkata '' Abang, saya ingin bicara dengan kalian berdua ''


Kebetulan Padli dan Putri sudah berada di kamar maka Ani ingin membicarakan dengan Bahri dan Sonia tentang apa yang Ani sepakati dengan orang tua Bahri di desa.


'' bang, waktu di desa saya sudah bicara dengan orang tua Abang untuk menerima Sonia dan bayinya tinggal di desa dan orang tua Abang telah setuju '' ucap Ani


'' apa, kamu mau mengusir kami dari rumah ini ya !!'' kata Bahri


'' maaf, bang bukan maksud saya untuk mengusir kalian dari sini, tetapi saya sudah tidak bisa mencari alasan apa keberadaan Sonia dan bayinya di sini karena telah terlalu lama, saya tidak ingin kekurangan Abang di ketahui oleh anak-anak ! ucap Ani


'' maaf sekali bang, saya tidak ingin di mata anak-anak Abang menjadi ayah yang tidak bertanggung jawab, dan apa mereka bisa menerima bila lingkungan bicara tentang ayahnya. saya tidak ingin mengganggu psikologi mereka yang masih anak-anak dan labil '' ucap Ani


Ani menjelaskan panjang lebar tentang semua kemungkinan yang akan di alami oleh ke dua anaknya bila sampai mereka mengetahui masalah yang ada di rumah tangga orang tua nya.


Dengan susah payah Ani memberikan pengertian ke pada Bahri yang masih juga tidak terima akan hal untuk membawa Sonia dsn bayinya ke desa, hal ini beda dengan Sonia yang mengerti akan keadaan ke dua anak Ani yang masih dalam proses pertumbuhan.

__ADS_1


Untung Sonia mau membantu Ani untuk Bahri menerima alasan mengapa harus ke desa.


Dengan berat hati Bahri akhirnya menyetujui akan usulan dari Ani untuk ke desa bersama Sonia dan bayinya.


Pembicaraan mereka bertiga sudah mendapatkan titik temu dan Bahri serta Sonia juga bayinya akan ke desa minggu depan.


Ani menarik nafas lega, sedikit bebannya teratasi dari pertanyaan kedua anaknya.


Bahri berkata '' selagi saya dan Sonia di desa belum dapat pekerjaan yang sesuai maka saya minta kamu memberikan uang untuk kami hidup di desa !!''


'' baiklah saya akan memberikan jatah bulanan ke pada kalian '' ucap Ani


Hal ini lebih baik Ani setujui karena selama Sonia melahirkan Ani lah yang membiayai kehidupan Sonia dan bayinya. Bagi Ani apa bedanya di desa dan di rumah sama saja.


Yang membuat Ani lega adalah tidak mencari alasan terus menerus jawaban untuk pertanyaan kedua anaknya tentang keberadaan Sonia dan bayi nya yang sudah terlalu lama di rumahnya.

__ADS_1


__ADS_2