iklas menjalani

iklas menjalani
34


__ADS_3

Satu minggu Ani telah pulang kerumahnya sendiri bersama dengan ke dua anaknya Padli dan Putri.Baru Bahri pulang ke rumah dari desanya, dia bersikap biasa aja tidak berpikir sudah lama di desa, dia tidak merasa rindu kepada Ani juga anak-anaknya.


Ani melihat kelakuan Bahri hanya dapat mengelus dada.


Ke dua anaknya pingin mendekati sang ayah dan mendapat pelukan dan kasih sayang, tetapi Bahri tidak ingin memeluk apa lagi di peluk oleh anaknya. Melihat ini agar anaknya tidak kecewa dengan perlakuan Bahri terhadap ke dua anaknya, maka Ani berkata " anak-anak ! ayah baru pulang masih capek biar ayah istirahat dulu ya "


Ani bertambah terasa hatinya teriris-iris melihat ke dua anaknya sangat membutuhkan pelukan kasih sayang ayahnya.


Ani berdoa dalam hati semoga sang suami terbuka hatinya untuk mengasihi ke dua anaknya, seperti anak-anak lainnya, yang sering dilihat oleh anaknya di lingkungan tempat tinggalnya dan juga di sekolah Padli.


Ani membawa anaknya ke meja makan dan memberikan mereka makanan kesukaan nya sehingga bisa menghibur hati anaknya agar tidak merasa kecewa dengan sang ayahnya.


Bahri langsung masuk ke kamarnya dan beristirahat.

__ADS_1


Pagi menjelang Ani di sibukkan dengan aktivitas pagi yang biasa dilakukan nya, namun pagi hari ini Ani melihat ada Bahri sang suami meminta agar mengantarkan anaknya pergi ke sekolah.


" kak, tolong antar Padli ke sekolah ya !" kata Ani


Ani sengaja melakukan hal ini agar sang anak bisa terbalaskan kekecewaan kemarin yang tidak bisa memeluk sang ayah.


" kamu aja yang mengantar ! selama ini kamu kan yang mengantar " ucap Bahri


Ani berkata " sekarang ada kakak, tolong dong antar sekali kali Padli ke sekolah "


Tetapi tetap kekeh Bahri tidak mau mengantar Padli ke sekolah.


Akhirnya Ani mengalah dia yang mengantar ke sekolah Padli sekalian pergi kerja.

__ADS_1


Kegiatan ini terus berlangsung hari ke hari, Minggu ke Minggu dan satu bulan telah berlalu.


Padli bertanya kepada Ani sang ibu.


" bu..... apa pekerjaan ayah sebenarnya ?" kata Padli


Ani menjawab " ayah kamu kerja sebagai ojek online nak !"


Ani tidak ingin membahas lebih detil tentang pekerjaan Bahri karena takut nantinya Padli mengetahui bahwa ayahnya tidak perduli terhadap nya, karena sebagai seorang driver waktu kerja tidak terikat, tergantung pesanan penumpang itupun bisa diatur mau ambil atau tidak tergantung drivernya.


Padli untungnya seorang anak yang penurut apa yang di katakan oleh sang ibu mengikuti tanpa membantah. Ani sangat bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan anak-anak yang baik tingkah laku nya dan sopan santun terhadap orang tua, ini yang memberikan kekuatan untuk Ani menjalani hidupnya demi sang anak.


Padli setiap kali pulang sekolah di jemput oleh orang tua Ani yaitu sang ibu dan membawanya ke rumah ibu Ani, sebab Ani takut bila Padli sendirian di rumah sedangkan Bahri terkadang pergi mengambil order ojek. sedangan putri di titipkan di rumah sang ibu tetapi ada orang yang mengasuh, tugas ibu Ani cuma melihat aja sambil menunggu Padli pulang sekolah.

__ADS_1


Ke dua anak Ani memang sudah terbiasa tinggal di rumah orang tua Ani, bila pulang dari kerja Ani akan menjemput anak-anaknya dulu baru pulang ke rumah Ani.


Ani beruntung masih memiliki orang tua sehingga Ani bekerja tidak was-was karena ada yang mengawasi anak-anak yaitu sang ibunda tercinta.


__ADS_2