iklas menjalani

iklas menjalani
85


__ADS_3

Waktu cepat berlalu pengadilan agama memanggil Ani dan juga Bahri pada panggilan pertama pihak pengadilan meminta mereka untuk bermeditasi terlebih dahulu, bila tidak berhasil maka akan diteruskan pada tahap pemanggilan yang kedua.


Kedua pihak diharapkan untuk hadir dan untuk pemanggilan ketiga penggugat yaitu Ani harus mencari saksi untuk dimintai kesaksiannya di pengadilan.


Semua ini di lalui oleh Ani dengan tekat yang kuat dan bersabar.


Sewaktu di panggilan kedua Bahri tidak ingin berpisah dengan Ani.


Sampai pak hakim ikut berpendapat bahwa suami itu boleh lebih dari satu istri, hanya syaratnya bisa adil.


Ani mengatakan kepada pak hakim bahwa Bahri tidak bisa bersikap adil kepada Ani.


Maka pak hakim meminta saksi untuk di panggilan ketiga.


Penantian Ani akhirnya terjawab, hari ini di panggilan ke tiga dari pengadilan telah memutuskan bahwa Ani diputuskan untuk berpisah dengan Bahri. Sejak hari ini maka Ani sah menjadi seorang janda. Ani menarik nafas dalam-dalam merasa lega hatinya.


Walaupun status nya sekarang akan membuat Ani risih tidak nyaman bila masyarakat mengetahui akan mencibir dan memang di masyarakat tempat Ani menyandang status janda adalah suatu aib. Masyarakat di sekitar tempat Ani tinggal dan bekerja akan menjadi bahan gunjingan dan terkadang jadi orang yang perlu diwaspadai oleh ibu-ibu yang memiliki suami.


Ani sudah siap dengan segala kemungkinan yang akan terjadi dan Ani merasa di perkuat dengan dukungan kedua anaknya dengan keputusan berpisah dengan Bahri.

__ADS_1


####


Hari baru bagi Ani dan kedua anaknya di mulai dan mereka menjalani dengan suka cita. Padli dan Putri sudah terbiasa hidup bertiga dengan sang ibu.


Seiringnya waktu berlalu masyarakat dilingkungan rumah dan kantor Ani sudah tidak berpengaruh dengan status nya menjanda. Sikap Ani juga tidak berubah dan Ani menjaga segala tingkah lakunya agar tidak menimbulkan resah di masyarakat.


Ani mengetahui batasan-batasan yang boleh dia lakukan.


Berjalannya sang waktu sekarang Padli sudah masuk sekolah menengah atas atau SMA.


Ani sekarang menyibukkan diri dalam bekerja agar mendapatkan penghasilan yang lebih dan menunjang karir nya.


'' maaf, saya tidak sengaja pak '' ucap Ani.


orang yang ditabrak '' tidak apa Bu ''


Mereka saling bertatapan dan melihat wajah masing-masing seakan pernah mengenal.


'' bukankah kamu Ani anak ekonomi dulu waktu kuliah di Z ''

__ADS_1


berkata bapak itu.


'' iya, ini siapa ya. maaf saya lupa !''


ucap Ani.


'' saya Gito anak teknik sipil yang pernah kita sama-sama ambil beasiswa '' berkata Gito.


'' maaf ya mas, saya lupa '' ucap Ani.


Setelah selesai berbelanja semua keperluan Ani di tunggu oleh Gito di halaman parkir.


Kemudian Gito mengajak Ani untuk menikmati minuman di sebuah kafe yang tidak jauh dari tempat supermarket.


Gito berkata '' Ani sudah lama kita tidak bertemu sejak terakhir kita wisuda, bagaimana kabarmu sekarang !''.


'' saya baik, dan mas sendiri sekarang sedang apa di sini !'' ucap Ani.


Mereka berbincang-bincang menceritakan perjalan hidup masing-masing setelah wisuda hingga sekarang bekerja, tetapi Ani tidak menceritakan keadaan rumah tangganya sudah berpisah hanya menceritakan memiliki dua orang anak yang masih bersekolah. Begitu juga Gito telah memiliki seorang anak.

__ADS_1


Dalam pikiran Ani pasti mas Gito memiliki seorang istri.


__ADS_2